×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Disiram cat merah orang iseng, monyet ini ditinggal kawanannya

View Image

0

BRILIO » Duh

Disiram cat merah orang iseng, monyet ini ditinggal kawanannya

Monyet yang terkena cat akhirnya dijauhi oleh kawanannya.

11 / 04 / 2019 13:33

Brilio.net - Seekor monyet telah ditolak kawanannya setelah tubuh terkena siraman cat warna merah. Ada orang iseng dari Taiwan yang menyiram monyet tersebut dengan cat warna merah. Setelah ditolak kawanannya, monyet terlihat kesepian.

Monyet yang terkena siraman cat merah terlihat berkeliaran di taman. Hewan primata tersebut terlihat sendirian setelah diusir oleh rombongannya. Kera berjenis Formosan rock macaque ini merupakan endemik di Taiwan.

Kera berlumuran cat merah ini kemudian menjadi sorotan. Kera tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pengunjung di Renshan Botanical Garden di daerah Yilan, Taiwan bagian timur.

monyet dicat dailymail

foto: dailymail.co.uk

Loading...

Lu Cheng-lin sedang hiking di taman. Lu Cheng mengatakan bahwa ia melihat binatang yang menurutnya adalah spesies monyet berwarna merah cerah. Namun setelah diamati, Lu Cheng menyadari bahwa kera tersebut adalah hewan endemik yakni, kera jenis Formosan rock macaque.

Dilansir brilio.net dari dailymail pada Kamis (11/4), Lu melihat kera sendirian sementara hewan primata ini biasa hidup berdampingan bersama kawanannya. Lu Cheng mengatakan kalau Monyet itu tampak sedih dan kesepian.

Para ahli percaya bahwa kera mungkin mengalami trauma atau syok setelah berwarna merah. Pejabat Departemen Pertanian Kabupaten Yilan mengatakan penyebaran cat menunjukkan kera itu kemungkinan ditangkap dan sengaja disemprot atau disiram dengan cairan.

monyet dicat dailymail

foto: dailymail.co.uk

Menurut laporan, ada oknum yang menyiram cat merah kepada kera. Pihak setempat mengklaim hewan ditangkap oleh peternak lokal. Belum ada kepastian terkait kasus tersebut karena pihak berwenang sedang mengirim tim penyelidikan ke Renshan Botanical Garden.

Departemen Pertanian setempat mencatat bahwa para pelaku akan menghadapi denda hingga 300.000 TWD atau setara dengan Rp 138 juta karena telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Hewan Taiwan.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    10%

  • Sedih

    10%

  • Marah

    80%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more