Brilio.net - Perlakuan manusia terhadap hewan liar kembali bikin miris. Kali ini, seekor bayi lumba-lumba langka harus mati setelah beberapa turis menariknya keluar dari air hanya demi foto narsis.

Sebagaimana diberitakan Mirror yang dilansir brilio.net, Sabtu (28/1), peristiwa memilukan ini terjadi di pantai San Bernardo, Argentina.

Awalnya bayi lumba-lumba malang itu terlihat di perairan dangkal. Sejumlah wisatawan pun langsung menyeret mamalia itu ke tepi pantai dan mulai berkerumun di sekitarnya.

Mereka lantas menjadikan bayi lumba-lumba jenis La Plata itu objek selfie secara bergantian, membuat si lumba-lumba tercekik lantaran tak bisa bernapas dan kemudian mati.

bayi lumba-lumba ini mati setelah dipaksa ke darat untuk foto selfie © 2017 mirror.co.uk

Loading...

"Lumba-lumba itu seperti terdampar, para turis sebenarnya bisa mengembalikannya ke lautan. Tapi mereka mulai mengambil foto dan menyentuhnya. Hingga mereka mengatakan lumba-lumba itu sudah mati," ujar seorang saksi bernama Claudia.

Foto dan video saat peristiwa itu terjadi langsung menyebar dengan cepat di media sosial. Para netizen pun sangat menyayangkan dan mengecam aksi para turis tersebut.

Lumba-lumba la Plata memiliki nama latin Pontoporia blainvillei. Lumba-lumba jenis ini dapat hidup hingga 20 tahun. Mereka biasa berhabitat di daerah tepi pantai di Bolivia dan Argentina.

Meskipun termasuk dalam lumba-lumba air tawar, namun spesies ini dapat ditemui di tepian pantai air asin Samudera Atlantik dan di tepi selatan Amerika Selatan.