×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kisah Danilla Riyadi, sempat minder karena didiskriminasi

View Image

0

BRILIO » Musik

Kisah Danilla Riyadi, sempat minder karena didiskriminasi

Perempuan 28 tahun ini telah merilis 2 album indie.

05 / 06 / 2018

Brilio.net - Nama Danilla Riyadi pasti tidak asing lagi di kalangan penggemar musik indie. Perempuan 28 tahun ini telah merilis 2 album dengan judul Telisik (2014) dan Lintasan Waktu (2017).

Selama ini, Danilla sendiri dikenal sebagai pribadi yang cukup berani mengekspresikan diri. Namun, siapa sangka bahwa di balik sifatnya itu, ia sempat merasa minder karena mendapat perlakuan diskriminasi.

Kepada akun @proud.project, seperti dikutip brilio.net pada Selasa (5/6), ia mengatakan, "Di media sosial pernah ada yang komentar, 'Gendut lo, Cina!' Rasis, diskriminatif dan kasar."

 

“Di media sosial pernah ada yang komentar, “Gendut lo, Cina!” Rasis, diskriminatif dan kasar. Dan gara-gara komen itu, gua jadi mikir, “Kenapa gua dikata-katain cuman gara-gara gua ada keturunan Cina ya?” Jujur, gua juga jadi kepikiran banget. Gua sampe minder dan ga PD lah. Gua jadi makin kebuka juga kalo diskriminasi tuh ada. Gua sempet kepikiran untuk bales dengan kasarin balik. Tapi, setelah gua pikir-pikir, untuk apa juga gua kasarin balik? Hidup tuh ibarat kentang. Lo bisa milih untuk masak kentang goreng yang panas, garing dan kasar atau lu bisa masak jadi mashed potato yang adem dan teksturnya halus. Gua si milih bikin mashed potato yang halus. Ga enak men kasar-kasar. ” - Danilla Riyadi Singer #proudproject #breakwalls -------- DOUBLE TAP and REPOST this on your instastory!

A post shared by Proud Project #breakwalls (@proud.project) on

Komentar tersebut pun membuat dirinya merasa terusik. Danilla bahkan mengaku bahwa ia sempat berpikiran untuk membalas komentar tersebut dengan kasar.

Loading...

"Tapi, setelah gua pikir-pikir, untuk apa juga gua kasarin balik? Hidup tuh ibarat kentang. Lo bisa milih untuk masak kentang goreng yang panas, garing dan kasar atau lu bisa masak jadi mashed potato yang adem dan teksturnya halus. Gua si milih bikin mashed potato yang halus. Ga enak men kasar-kasar," terangnya lebih lanjut.

Pernyataan Danilla itu pun mendapat apresiasi positif oleh warganet.

"Proud of you," tulis @afgaryaldin.

"@danillariyadi stop racism attack fire with no fire. proud of you," sambung @availabels.

"Betul banget," tulis @rmdhnifebr.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    33%

  • Ngakak!

    33%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    33%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more