Brilio.net - Belum lama ini viral di media sosial sebuah kampung di Lebak, Banten yang dijuluki sebagai Negeri di Atas Awan. Julukan itu diberikan sebab memang pemandangan yang disuguhkan sungguh menakjubkan. Para pengunjung bisa mengabadikan momen sedang berdiri di daratan dengan awan-awan yang mengelilingi.

Kampung bernama Ciusul itu terletak di kawasan Gunung Luhur Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Dalam kurun waktu beberapa hari belakangan, banyak foto maupun video keindahan pemandangan Negeri di Atas Awan yang tersebar di dunia maya. Tak ayal jika kemudian keindahannya mampu membius siapapun yang melihatnya dan menjadi viral di media sosial.

Namun, salah satu pengguna Facebook bernama Erwin Ibon mengungkapkan kondisi Kampung Ciusul yang sebenarnya. Usai viral di media sosial, pengunjung destinasi wisata itu bertambah pesat. Dengan kondisinya yang penuh sesak dengan pengunjung, membuat hanya sedikit dari wisatawan yang bisa mengabadikan momen dikelilingi awan-awan.

negeri di atas awan memprihatinkan © Facebook/erwin.ponsel

Loading...

foto: Facebook/erwin.ponsel

"Buat teman teman dan adik adik yang mau ke Spot wisata baru Negeri Diatas Awan Citorek Lebak. Jangan terpancing viralnya. Beginilah Dibalik Semua video/photo yang indah. Hanya 10% wisatawan yang bisa mengabadikan dan menikmati awannya," tulis akun Erwin Ibon seperti brilio.net lansir dari unggahannya, Selasa (24/9).

Pada psotingan tersebut, pria ini juga mengunggah foto kondisi jalanan Kampung Ciusul yang macet oleh kendaraan bermotor. Tak hanya itu, seluruh jalan setapak juga dipenuhi antrean manusia yang sibuk mencari spot foto terbaik. Disebutkan juga kondisinya bakal lebih parah pada akhir pekan. Banyak rombongan komunitas motor yang touring ke sana. Juga antrean parkir mobil bisa mengular sampai 7-10 kilometer.

Meski demikian, tak tampak sedikitpun awan mengelilingi desa ini seperti yang viral di media sosial. Usut punya usut, di sana awan muncul hanya pada waktu tertentu saja. Erwin Ibon mengatakan kalau mulai sekitar pukul 8 pagi awan sudah tidak tampak lagi.

Hal ini juga dibenarkan oleh akun Twitter About Tangerang. Melalui postingannya, momen 'Negeri di atas Awan' di kawasan Gunung Luhur bisa dinikmati mulai pukul 05.00 WIB sampai 08.00 WIB.

"Untuk menikmati Negeri di Atas Awan di Gunung Luhur Kampung Ciusul Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten itu biasanya pada pkl 05.00 - 08.00 WIB. Jika sudah lewat, hanya pemandangan gunung serta debu dikarenakan saat ini dalam pembangunan jalan," tulis akun @AboutTNG.

negeri di atas awan memprihatinkan © Facebook/erwin.ponsel

foto: Facebook/erwin.ponsel

Kondisi Negeri di Atas Awan yang belakangan ini viral pun turut disesalkan oleh warganet. Hingga kini, postingan Facebook Erwin Ibon telah dibagikan lebih dari 32 ribu kali.

"Situasi citorek di foto jauh berbanding terbalik dengan situasi 4 bulan yang lalu," tulis akun Wiguna Ega.

"Buat pengalaman bagi yg blm tau,kan sekarang Uda tau,puaskan apa nyesekkk," kata akun Blackiss Ambune Amisse.

"sepengalaman saya ke sana sebelum viral kondisinya tak separah yang beredar akhir akhir ini," ungkap akun Cahya Nerazurri.