Brilio.net - Fungsi pelat nomor selain jadi identitas resmi kendaraan juga bisa buat personalisasi pemiliknya. Biasanya, pemilik kendaraan pesan pelat secara khusus dengan kombinasi huruf dan angka yang unik sesuai yang dia inginkan.

Untuk pesan pelat dengan nomor cantik ternyata nggak murah lho! Ada orang rela merogoh kocek hingga miliaran demi pelat yang diinginkan. Dilansir brilio.net dari dailymail.co.uk, ini dia delapan pelat mobil paling mahal di dunia.

1. WWW1.

Departemen Perhubungan Malaysia mengatakan kalau pelat nomor 'WWW1' berhasil terlelang sampai 520.000 ringgit atau sekitar Rp 1,56 miliar. Usut punya usut, pembeli plat nomor dengan harga tertinggi dalam sejarah Malaysia itu ternyata adalah Sultan Johor, Sultan Ibrahim ibni Almarhum Sultan Iskandar.

2. 9999.

Sebuah pelat nomor laku terlelang sampai 11 juta Baht atau sekitar Rp 3,2 miliar. Adalah keluarga Prasakorn Sakonsattayathorn pemilik hotel bintang lima Sukhothai yang membeli pelat dengan angka 9999.

3. VIP 1.

Loading...

Pelat cantik ini adalah milik pemilik klub Chelsea, Roman Abramovich. Pelat tersebut dibelinya pada tahun 2006 lalu seharga 285 poundsterling atau sekitar Rp 5,48 miliar.

4. S1.

Pelat ini pertama kali dipakai oleh Lord Kingsburgh, pemilik mobil pertama asal Skotlandia pada 1903. Pelat bekas Kingsburgh yang tulisannya 'S1' laku terjual seharga 404 ribu poundsterling atau Rp 7,76 miliar di suatu lelang.

Yuk lihat lagi empat pelat nomor lainnya...KLIK NEXT!


2 dari 2 halaman


5. 5.

Pelat nomor ini milik Talal Ali Mohammed Khoury yang dibelinya tahun 2007 seharga 25 Dirham atau sekitar Rp 52 miliar.

6. F1.

Pada 2008 lalu seorang pebisnis dari Bradford, Inggris, bernama Afzal Khan pesan pelat nomor tulisannya 'F1' seharga 440.625 poundsterling atau sekitar Rp 8,47 miliar.

7. 25 O.

Bintang rock papan atas dunia, Eric Clapton jadi pemilik pelat nomor cantik termahal selanjutnya. Pelat bertuliskan '25 O' dibeli seharga 518 ribu poundsterling atau Rp 9,96 miliar.

8. 1.

Rekor pelat nomor cantik termahal dijual seharga 7,25 juta poundsterling atau sekitar Rp 139,37 miliar tahun 2008 lalu. Pengusaha kaya raya asal Uni Emirat Arab, Saeed Abdul Ghaffar Khouri jadi sosok yang berani menebus dengan harga fantastis itu.