Brilio.net - Manajemen merupakan sebuah proses seseorang ketika mengatur sesuatu, baik yang dikerjakan secara individu maupun kelompok. Ilmu menajemen sangat dibutuhkan dalam berbagai pekerjaan. Ilmu manajemen kerap dikaitkan dengan kehidupan bisnis. Padahal ilmu ini bisa diterapkan dalam berbagai bidang dan memberikan banyak manfaat untuk kehidupan.

Kata manajemen bersumber dari bahasa Inggris yakni 'manage' yang memiliki arti mengatur, merencanakan, mengelola, mengusahakan dan memimpin. Manajemen merupakan suatu seni di dalam proses dan ilmu pengorganisasian. Dengan kata lain manajemen adalah sebuah seni untuk mengatur sesuatu, baik orang maupun pekerjaan.

Sedangkan secara etimologi atau bahasa kata manajemen diambil dari bahasa Prancis kuno, yaitu management, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif.

Di dalam ilmu manajemen kamu juga perlu mengetahui adanya manajemen pendidikan Islam. Yaps, sesuai dengan namanya. Ilmu ini untuk mengelola lembaga pendidikan Islam berdasarkan tuntunan agama Islam. Manajemen pendidikan Islam juga memiliki ciri yang membedakannya dengan yang lain. Begitu juga dengan fungsinya, ada manfaat tersendiri yang diberikan manajemen pendidikan Islam kepada masyarakat.

Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (23/4), berikut pengertian manajemen pendidikan Islam, fungsi dan juga cirinya.

Loading...
2 dari 4 halaman


Pengertian manajemen pendidikan Islam.

foto: unsplash.com



Manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif" dan efisien. Makna ini selanjutnya memiliki implikasi-implikasi yang saling terkait dan membentuk kesatuan sistem dalam manajemen pendidikan Islam.

Pengertian manajemen pendidikan Islam juga dijabarkan oleh beberapa pihak. Menurut menurut Prof Dr Mujamil Qomar, manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara islami. Cara ini dengan menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien.

Sedangkan pengertian manajemen pendidikan Islam menurut Ramayulis (2008:260) adalah proses pemanfaatan semua sumber daya yang dimiliki umat Islam, lembaga pendidikan atau lainnya. Manajemen pendidikan Islam tentu menjadi ilmu yang bergerak dengan pedoman Islam, dengan begitu ilmu ini memiliki karakteristik tersendiri yang bernuansa islami.  

Menurut Prof Dr Mujamil Qomar, istilah Islam itu dapat dimaknai sebagai Islam wahyu atau Islam budaya. Islam wahyu meliputi Alquran dan hadist-hadist nabi maupun hadist qudsi. Sementara itu, Islam budaya meliputi ungkapan sahabat, pemahaman ulama, pemahaman cendekiawan muslim dan budaya umat Islam.

3 dari 4 halaman


Fungsi manajemen pendidikan Islam.

Setiap ilmu akan ada fungsi dasar yang dimiliki, begitu pula salam manajemen pendidikan. Terfokus pada manajemen pendidikan Islam, memiliki 4 fungsi bagian. Keempat fungsi tersebut di antaranyya fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengarahan, dan fungsi pengawasan. Berikut penjelasan untuk masing-masing fungsi manajemen pendidikan Islam.

1. Fungsi perencanaan (planning).

foto: unsplash.com



Perencanaan menjadi pondasi awal dalam menentukan segala langkah. Melalui perencanaan matang, seseorang bisa menentukan tujuan dan strategi yang tepat. Dengan membuat perencanaan, kamu juga bisa meminimalisir kerugian yang dihadapi. Begitu juga dalam manajemen pendidikan Islam, diperlukan adanya planning atau perencanaan yang tepat.



2. Fungsi pengorganisasian (organizing).

foto: unsplash.com



Setelah melakukan perencanaan, fungsi selanjutnya adalah pengorganisasian. Fungsi ini juga meliputi penentuan fungsi, hubungan dan struktur. Fungsi berupa tugas-tugas yang dibagi ke dalam fungsi garis, staf, dan fungsional.

Hubungan ini terdiri atas tanggung jawab dan wewenang. Memperlancar strukturnya dapat horizontal maupun vertical.



3. Fungsi pengarahan (directing).

foto: unsplash.com



Dalam manajemen pendidikan Islam, fungsi pengarahan menjadi proses pembimbingan dengan menggunakan prinsip-prinsip religius kepada rekan kerja. Sehingga orang tersebut mau melaksanakan tugasnya dengan sungguh- sungguh dan bersemangat disertai keikhlasan yang sangat mendalam.

Sebagai contoh, hal ini bisa terjadi ketika atasan memberikan bantuan berupa bimbingan kepada anggotanya yang mengalami kesulitan dalam bekerja. Dengan arahan tersbut bisa menimbulkan suasana kerja yang semakin menyenangkan.



4. Fungsi pengawasan (controlling).

foto: unsplash.com



Ramayulis (2008:274) menjelaskan, pengawasan dalam pendidikan Islam mempunyai karakteristik seperti pengawasan bersifat material & spiritual. Hal in berarti monitoring bukan hanya manajer, tetapi juga Allah SWT.

Selain itu metode yang digunakan merupakan metode yang manusiawi yang menjunjung martabat manusia. Fungsi pengawasan juga melakukan penilaian dan pengawasan terhadap segala hal yang dilakukan anggota organisasi sehingga dapat diarahkan ke jalan yang benar sesuai tujuan.


4 dari 4 halaman


Ciri manajemen pendidikan Islam.

foto: unsplash.com



Di dalam ajaran Islam, tidak terdapat sistem pendidikan yang baku. Akan ada nilai moral dan etis di dalam sistem pendidikan tersebut. Beberapa komponen yang ada dalam ajaran Islam seperti berikut ini.

1. Dasar pendidikan yang islami.
2. Kesatuan kehidupan.
3. Kesatuan ilmu.
4. Kesatuan iman dan rasio.
5. Kesatuan agama.
6. Kesatuan kepribadian manusia.
7. Kesatuan individu dan masyarakat.