×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Tata cara sholat jamak qashar serta niat dan waktunya

View Image

0

BRILIO » Serius

Tata cara sholat jamak qashar serta niat dan waktunya

foto: pixabay

Tata cara sholat ini membuktikan bahwa Islam itu mudah. Ibadah wajib tak akan dipersulit

(brl/gib)

11 / 10 / 2019 00:11

Brilio.net - Sholat adalah hal yang sangat krusial bagi seorang muslim. Seperti diketahui bahwa sholat adalah Rukun Islam yang kedua dan juga tiang agama. Mengerjakan sholat adalah ibadah wajib yang harus ditunaikan sebagai seorang muslim yang taat.

Islam sendiri adalah agama yang mudah. Islam diturunkan di muka bumi sebagai rahmat bagi semesta alam. Maka dari itu Allah SWT memberikan kemudahan bagi umat muslim dalam menunaikan sholat wajib.

Contohnya saat kita sedang bepergian, kita pun diberikan keringanan dalam menjalankan sholat wajib yaitu dengan menggabungkan (jamak) dan meringkas (qashar) sholat wajib. Sehingga kita pun bisa bepergian dengan tenang tanpa meninggalkan sholat wajib.

Berikut adalah tata cara sholat jamak dan qashar, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber.

Pengertian sholat jamak.

Loading...

Tata cara sholat jamak qashar © 2019 brilio.net

foto: pixabay

Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa sholat jamak adalah sholat yang dilakukan dengan mengumpulkan atau menggabungkan dua sholat wajib ke dalam satu waktu dikhususkan bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau sedang bepergian.

Contohnya, seperti sholat Dzuhur dengan sholat Ashar dan sholat Maghrib dengan sholat Isya. Adapun pasangan sholat yang dapat dijamak adalah sholat Dzuhur dengan Ashar, kemudian sholat Maghrib dengan Isya. Tapi khusus untuk sholat Shubuh tidak ada penggabungan.

Di dalam sholat jamak terdapat 2 macam, yakni:

- Jama' Taqdim, penggabungan pelaksanaan dua sholat ke dalam satu waktu dengan cara memajukan sholat yang belum masuk waktu ke dalam sholat yang telah masuk waktunya atau didahulukan di waktu awal. Contohnya seperti penggabungan sholat Ashar dengan sholat Dzuhur yang dilakukan di waktu Dzuhur, kemudian penggabungan sholat Isya dengan sholat Maghrib yang dilaksanakan di waktu Maghrib.

- Jama' Ta'khir, penggabungan pelaksanaan dua sholat dalam satu waktu dengan cara mengundurkan atau mengakhirkan sholat yang sudah masuk waktu ke dalam waktu sholat yang berikutnya. Contohnya seperti penggabungan pelaksanaan sholat Dzuhur dengan sholat Ashar pada waktu sholat Ashar, atau pelaksanaan sholat Maghrib dengan sholat Isya di waktu sholat Isya.

Hukum menjamak sholat.

Dalam Mazhab Hanafi menjelaskan bahwa pelaksanaan penggabungan sholat tidaklah memiliki kekuatan hukum, baik dalam perjalanan atau tidak, dengan segala macam masalah kecuali dua kasus di Hari Arafah dan pada saat malam Muzdalifah dalam kondisi tertentu. Sedangkan pada Mazhab Syafi'i pelaksanaan penggabungan sholat diperbolehkan bagi para musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan jauh dan saat hujan serta salju dalam kondisi tertentu.

Dalil yang memperkuat diperbolehkannya penggabungan pelaksanaan sholat adalah hadits dari Muadz bin Jabal: " Bahwa Rasulullah SAW pada saat perang Tabuk, jika matahari telah condong dan belum berangkat maka menjamak sholat antara Dzuhur dan Ashar. Dan jika sudah dalam perjalanan sebelum matahari condong, maka mengakhirkan sholat Dzuhur sampai berhenti untuk sholat Ashar. Dan pada waktu sholat Maghrib sama juga, jika matahari telah tenggelam sebelum berangkat maka menjama' antara Maghrib dan 'Isya. Tetapi jika sudah berangkat sebelum matahari tenggelam maka mengakhirkan waktu sholat Maghrib sampai berhenti untuk sholat 'Isya, kemudian menjamak keduanya. "(HR. Abu Dawud dan At- Tirmidzi)

Syarat Sholat Jamak Taqdim.

1. Niat jamak diletakkan pada waktu sholat yang pertama

Sholat jamak taqdim yaitu pada sholat:

- Sholat Dzuhur dan Ashar dikerjakan dalam waktu Dzuhur

- Sholat Maghrib dan 'Isya dikerjakan dalam waktu Maghrib

2. Muwalah atau bersegera

Antara kedua sholat yang digabungkan tidak ada selang waktu yang dianggap lama. Apabila dalam jamak terdapat pemisah atau renggang waktu yang lama seperti melakukan sholat sunnah, maka tidak diperbolehkan melakukan jamak.

3. Masih berstatus musafir atau masih dalam perjalanan dan belum sampai tujuan.

Misal ketika sedang takbiratul ihram sampai sholat yang kedua masih dalam waktu syarat sahnya orang menjamak.

4. Tertib.

Jika musafir melakukan jamak sholat dengan jamak taqdim, maka ia harus mendahulukan sholat yang punya waktu terlebih dahulu. Contoh musafir akan menjamak sholat Maghrib dengan sholat 'Isya, maka Ia harus mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu baru kemudian sholat 'Isya.

Syarat Sholat Jamak Ta'khir.

1. Berniat melakukan jamak takhir jauh sebelumnya.

Misal dalam waktu Dzuhur dan Ashar, saat Dzuhur kita sudah harus berniat akan menjamak ta'khir sholat Dzuhur dalam waktu Ashar. Jika pada waktu Dzuhur ia tidak berniat akan menjamak sholat, maka jamak ta'khir tidak sah.

2. Masih dalam perjalanan saat menjamak sholat.

Contoh saat sedang takbiratul ihram sampai sholat yang kedua masih dalam waktu syarat sahnya orang menjamak.

3. Tertib.

Jika musafir melakukan jamak sholat dengan jamak ta'khir, maka ia harus mendahulukan sholat yang punya waktu terlebih dahulu. Misal jika pada sholat 'Isya, maka musafir melakukan sholat 'Isya terlebih dahulu baru kemudian sholat Maghrib.

Niat Sholat Jamak Taqdim.

1. Niat sholat Dzuhur jamak taqdim dengan sholat Ashar

"Ushollii fardhol dhuhri arba'a roka'aatin majmuu'an ma'al ashri jam'a taqdiimi lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Dzuhur empat rakaat digabung dengan sholat Ashar jamak taqdim karena Allah Ta'aala."

2. Niat sholat Maghrib jamak taqdim dengan sholat Isya.

"Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa roka'aatin majmuu'an ma'al isya'i jam'a taqdiimi lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat digabung dengan sholat Isya jamak taqdim karena Allah Ta’aala."

Niat Sholat Jamak Ta'khir.

1. Niat Sholat Ashar Jamak Takhir dengan Sholat Dhuhur.

"Ushollii fardhol ashri arba'a roka'aatin majmuu'an ma'al dhuhri jam'a takhiir lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Ashar empat rakaat digabung dengan sholat Dzuhur jamak ta'khir karena Allah Ta'aala."

2. Niat Sholat Isya Jamak Takhir dengan sholat Maghrib.

"Ushollii fardhol isya'i arba'a roka'aatin majmuu'an ma'al maghribi jam'a takhiiri lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu 'Isya empat rakaat digabung dengan sholat Maghrib jamak ta'khir karena Allah Ta'aala."

Pengertian Sholat Qashar.

Tata cara sholat jamak qashar © 2019 brilio.net

foto: pixabay

Sholat Qashar adalah melakukan sholat dengan mengurangi atau meringkas jumlah rakaat sholat yang bersangkutan. Sholat ini merupakan keringanan yang diberikan kepada seseorang yang sedang melakukan perjalanan (musafir). Ada tiga sholat yang dapat diqashar, yaitu sholat Dzuhur, Ashar, dan 'Isya, yang mana rakaat aslinya berjumlah 4.

Jika diqashar, maka jumlah rakaat yang semula empat raka'at menjadi dua raka'at saja. Jadi, sholat ini hanya diperbolehkan bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau bepergian.

Hukum mengqashar sholat.

Terdapat Dalil Naqli yang menyebutkan Sholat Qashar yaitu pada surat An- Nisaa' ayat 101 yang berbunyi:

"Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu meng-qashar salat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu."

Dalam hadits juga disebutkan tentang keringanan meringkas sholat bagi musafir yang berbunyi:

Dari 'Aisyah ra berkata: "Awal diwajibkan salat adalah dua raka'at, kemudian ditetapkan bagi salat safar dan disempurnakan (4 raka'at) bagi salat hadhar (tidak safar)." (Muttafaqun 'alaihi)

Jarak diperbolehkan Qashar.

Ibnu Abbas menjelaskan jarak minimal dibolehkannya meringkas sholat atau qashar adalah 4 burd atau 16 farsakh. 1 farsakh = 5.541 meter hingga 16 farsakh = 88,656 km. Begitulah yang dilaksanakan sahabat seperti Ibnu Abbas dan Ibnu Umar.

Sedangkan dalam hadits Ibnu Syaibah menyebutkan bahwa qashar sholat adalah perjalanan sehari semalam. Dan ini adalah perjalanan kaki normal atau perjalanan unta normal. Dan setelah diukur ternyata jaraknya adalah sekitar 4 burd atau 16 farsakh atau 88,656 km. Dan pendapat inilah yang diyakini mayoritas ulama seperti Imam Malik, Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad serta pengikut ketiga imam tadi. Sedangkan menurut ulama lain berjarak 81 km.

Lama Waktu Qashar.

Dalam hadits berkata Ibnul Qoyyim: "Rasulullah SAW tinggal di Tabuk 20 hari mengqashar sholat."

 

Dalam hadits lain juga disebutkan Ibnu Abbas dalam riwayat Bukhari: "Rasulullah SAW melaksanakan sholat di sebagian safarnya 19 hari, sholat dua raka'at. Dan kami jika safar 19 hari, sholat dua raka'at, tetapi jika lebih dari 19 hari, maka kami sholat dengan sempurna."

Namun menurut pendapat Imam Malik dan Imam Asy- Syafi'i, lamanya waktu qashar adalah 4 hari, selain hari masuk kota dan keluar kota. Sehingga jika sudah lewat dari 4 hari maka Ia harus melakukan sholat yang sempurna dan tidak boleh mengqashar.

Syarat Sholat Qashar.

1. Mengetahui bahwa sholat mana yang dapat diqashar.

Hanya diperbolehkan pada sholat yang berjumlah 4 raka'at yaitu Dzuhur, Ashar dan 'Isya.

2. Jarak perjalanannya mencapai batas yang diperbolehkan

Ada yang menyebutkan jika mencapai jarak 88 km dan ada pula yang berjumlah 81 km.

3. Memiliki tujuan yang pasti

Yang dimaksud di sini adalah kepergiannya atau perjalanannya memiliki tujuan yang pasti.

4. Tidak niat bermukim lebih dari 4 hari

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa lama diperbolehkannya mengqashar sholat adalah 4 hari, selebihnya mengerjakan sholat dengan sempurna.

5. Niat sholat qashar pada tiap-tiap sholat yang diringkas

Membaca niat sholat qashar sesuai dengan waktu sholat yang diqashar.

6. Masih dalam musafir ketika mengerjakan sholat

Ketika mengerjakan sholat qashar, yang diringkas waktunya sedang dalam perjalanan.

7. Tidak berimamkan imam yang sholatnya sempurna

Seorang musafir yang mengqashar sholatnya tidak ikut sholat atau menjadi makmum imam yang sholatnya sempurna.

8. Perjalanan yang dilakukan tidak untuk melakukan maksiat

Tujuan dari perjalanan musafir bukan untuk melakukan maksiat.

9. Dapat dilakukan dengan menjamak sholat dan secara berjamaah

Dalam satu waktu, musafir dapat menjamak dan mengqashar sholatnya. Dalam berjamaah, ketika menjadi imam atau makmum ada tambahan dalam bacaan niat sholat qashar sebelum membaca lafal "Lillahi ta'aala".

- Tambahan bacaan ketika menjadi imam adalah "Imaaman".

- Tambahan bacaan ketika menjadi makmum adalah "Makmuuman".

Niat Sholat Qashar

Bacaan niat sholat qashar Dzuhur

"Usholli fardhol dhuhri rok'atainii qoshron lillaahi ta'aala."

Artinya: "Aku niat sholat fardu dzuhur 2 rakaat qashar, karena Allah Ta'aala."

Bacaan niat sholat qashar Ashar

"Usholli fardhol ashri rok'atainii qoshron lillaahi ta'aala."

Artinya: "Aku niat sholat fardu Ashar 2 rakaat qashar, karena Allah Ta'aala."

Bacaan niat sholat qashar 'Isya

"Usholli fardhol isya'i rok'atainii qoshron lillaahi ta'aala."

Artinya: "Aku niat sholat fardu Isya 2 rakaat qashar, karena Allah Ta'aala."

Sholat Jamak sekaligus sholat Qashar

Seorang musafir diperbolehkan untuk menggabungkan dan meringkas sholat wajib. Berikut tata cara sholat jamak sekaligus sholat qashar, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber.

Niat Sholat Jamak Taqdim dengan Qashar

1. Sholat Dzuhur dan Ashar, dilakukan di waktu Dzuhur (jamak taqdim)

"Usholli fardhol dhuhri rok'ataini majmuu'an bil ashri jam'a taqdiimi qoshron lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Dzuhur dua rakaat digabungkan dengan sholat Ashar dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta'aala."

2. Sholat Maghrib dan 'Isya, dilakukan di waktu Maghrib (jamak taqdim)

"Usholii fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an bil isyaa'i jam'a taqdiimi lillaahi ta'aala."

Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat digabungkan dengan sholat 'Isya dengan jamak takqim, karena Allah Ta'aala".

Niat Sholat Jamak Ta'khir Dengan Qashar

1. Sholat Dzuhur dan Ashar, dilakukan di waktu Ashar (jamak takhir)

"Usholli fardhol Ashri rok'ataini majmuu'an bidh dhuhri jam'a ta'khiiri qoshron lillaahi ta'aala."

Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Ashar dua rakaat digabungkan dengan sholat Dzuhur dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta'aala."

2. Sholat Maghrib dan Isya, dilakukan di waktu Isya (Jamak Takhir)

"Usholli fardhol isya'i rok'ataini majmuu'an bil maghribi jam'a ta'khiiri qoshron lillaahi ta'aala".

Artinya: "Aku berniat sholat fardhu Isya dua rakaat digabungkan dengan sholat maghrib dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta'aala."

Berikut tata cara melakukan sholat jamak sekaligus qashar secara ringkas:

- Membaca niat sholat jamak dan qashar

- Melakukan sholat Dzuhur terdahulu dengan 2 raka'aat jika jamak taqdim

- Dilanjut dengan membaca niat sholat jamak dan qashar untuk sholat Ashar

- Baru melaksanakan sholat Ashar dengan 2 raka'at

Reporter: Hameda Rachma/Mgg





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more