Brilio.net - Hidroponik kini menjadi tren metode menanam yang cukup banyak digandrungi. Hal ini dikarenakan hidroponik lebih mudah perawatannya dan tidak membutuhkan lahan yang luas.

Ada banyak jenis tanaman yang bisa ditanam dengan metode hidroponik. Baik itu tumbuhan sayuran daun, sayuran buah, tumbuhan umbi ataupun tumbuhan buah.

Nah bagi kamu yang sekarang tertarik untuk menanam hidroponik bawang, nggak perlu khawatir. Cara penanamannya terbilang cukup mudah dan hasilnya bisa dikonsumsi sendiri bahkan dijual lho.

Menanam bawang merah, memberikan banyak manfaat selain mengirit agar tak perlu membelinya, ada pula khasiatnya untuk kesehatan dan kecantikan.

Cara menanam hidroponik bawang merah Berbagai sumber

foto: freepik.com

Di balik rasa dan aromanya yang tajam, bawang merah mampu menjadi solusi untuk berbagai penyakit. Mulai dari permasalahan kolesterol, jantung, diabetes, pernapasan, hingga atasi sembelit.

Bawang merah juga dapat dimanfaatkan untuk kecantikan lantaran kandungan vitamin, antioksidan, mineral, serta senyawa sulfur yang tinggi. Biasanya untuk bisa digunakan, bawang merah dihaluskan terlebih dahulu.

Yuk sekarang pelajari bagaimana cara menanam hidroponik bawang merah yang mudah. Berikut ulasannya dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (3/2).

1. Siapkan bahan yang diperlukan.

Pertama-tama, kamu harus siapakan dulu bahan-bahan yang diperlukan sebagai media tanam nantinya.

Berikut bahan-bahannya:
- Sterofoam
- boks air (bisa boks plastik) dengan ketinggian minimal 30 cm
- Gelas plastik bekas
- Tanah dan sekam bakar
- Bawang merah yang akan dijadikan sebagai benih
- Kain flanel dengan lebar 2-3 cm
- Cutter atau gunting
- Air
- Nutrisi hidroponik

2. Pembuatan media tanaman.

Setelah bahan disiapkan, maka selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah dengan membuat media tanaman.

Berikut caranya:
- Buat sterofoam tebal yang dibentuk seperti pot besar
- Kemudian buat tutup boks dengan sterofoam yang lebih tipis, sesuaikan dengan ukuran bagian atas boks air. Setelah itu buat lubang pada tutup boks, berdiameter 5 cm dengan jarak minimal antar lubangnya sekitar 10 cm
- Jangan lupa pula untuk membuat lubang kecil-kecil di bagian bawah gelas plastik sebagai jalan kain flanel nantinya
- Kemudian masukkan kain flanel ke dalam lubang bawah gelas plastik. Kain flanel digunakan sebagai perantara untuk menyalurkan air ke tanaman
- Isi boks air dengan larutan nutrisi. Kamu bisa menggunakan larutan nutrisi AB Mix yang dikhususkan untuk menutrisi tanaman hidroponik. Untuk menggunakannya, larutkan 5 ml untuk masing-masing Mix A dan Mix B dengan 1 liter air. Untuk lebih banyaknya, kamu bisa menambah dengan cara setiap bahan dikali lipatkan dengan perbandingan 1 : 5 : 5 untuk air, mix A dan mix B. Letakkan tutup boks yang telah dilubangi di atas boks air tersebut
- Kemudian, tanah dan sekam bakar dicampur dengan perbandingan 1 : 1 untuk setiap gelasnya.
- Terakhir, masukkan gelas-gelas plastik tersebut ke lubang-lubang tutup boks.

3. Proses penanaman.

Setelah semuanya selesai, sekarang memasuki tahap penanaman. Tanam benih bawang merah yang telah dipersiapkan. Caranya dengan membenamkan setengah bagian umbi ke sarana tanam.

Sebelum benih ditanam, lebih baik tanaman disirami lebih dulu memakai air biasa. Lalu letakkan di tempat teduh selama 3-4 hari atau hingga pucuk bawang merah ke luar.

Jika tunas telah berkembang kurang lebih 1 cm, isi tandon bersama cairan zat makanan AB Mix. Selanjutnya diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara penuh.