Brilio.net - Kamu tentu tahu Istanbul, kan? Ya, ibu kota Turki itu kini menjadi salah satu kota yang menjadi tujuan para traveler. Dengan bangunannya yang etnik, istanbul menyuguhkan pemandangan yang sangat berbeda.

Sebenarnya, Istanbul itu sudah ramai sejak zaman dulu, lho. Dalam sejarahnya, nama Istanbul awalnya adalah Konstantinopel yang merupakan ibu kota dari Kekaisaran Ottoman. Nah, kalau ingin tahu bagaimana Konstantinopel zaman dulu, kamu bisa melihat kartu pos lawas ini. Kartu pos tersebut diproduksi menggunakan proses Photochrom pada akir abad ke-19.

Teknik ini memakai lapisan warna buatan untuk gambar hitam dan putih sehingga menampilkan hasil sangat bagus. Photochrom dikembangkan pada tahun 1880-an oleh seorang karyawan dari perusahaan percetakan Swiss dan melibatkan lapisan tablet kapur litograf dengan emulsi fotosensitif serta mengekspos ke cahaya di bawah foto negatif.

Nah, kamu penasaran Istanbul zaman dulu alias Konstantinopel? Yuk lihat saja lewat 17 foto yang dilansir brilio.net dari Mashable, Rabu (24/8):

1. New Mosque Istanbul.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

2. Galata Bridge.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

3. Fountain of Sultan Ahmed.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

4. Gambaran masjid dan pasar zaman dulu.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

5. Indaah banget ya...

Konstantinopel © 2016 brilio.net

6. Cemara di sepanjang jalan pemakaman.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

7. Tukang cukur zaman dulu.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

8. The Golden Horn waterway.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

9. Waw....indah banget ya?

Konstantinopel © 2016 brilio.net

10. Distrik Scutari.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

11. Fenerbahçe.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

12. Galata Bridge.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

13. The Bosphorus, Rumeli dan Anadali-Hissar.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

14. Hmmm...enak...enak...enak...

Konstantinopel © 2016 brilio.net

15. Keren banget deh!

Konstantinopel © 2016 brilio.net

16. Distrik Scutari.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

17. Pelabuhan Konstantinopel.

Konstantinopel © 2016 brilio.net

(brl/fen)

(brl/fen)