1. BRILIO.NET
  2. »
  3. Life
Sabar Artiyono 27 Mei 2015 22:39

Kondisi lapar merupakan waktu terbaik untuk mengambil keputusan

Saat lapar, kamu bertindak dengan mengandalkan intuisi. Konsekuensinya, kamu tidak terlalu banyak waktu untuk berpikir.

Brilio.net - Sebelum melakukan suatu hal, keputusan harus bulat. Jika kamu ragu dengan keputusanmu sendiri, biasanya hasilnya tidak begitu memuaskan. Yang menjadi permasalahan adalah kapan waktu yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan? Jawabannya adalah tergantung kondisi perut kamu.

Dikutip brilio.net dari Men's Health, Rabu (27/5), saat lapar merupakan waktu yang tepat untuk mengambil keputusan. Penyebabnya adalah kondisi perut lapar memberikan kemampuan lebih baik dalam mengambil sebuah keputusan ketimbang saat kamu kenyang. Penelitian ini dilakukan oleh profesor psikologi asal Universiteit Utrecht, Belanda, Denise de Ridder.

Sang peneliti menjelaskan bahwa saat lapar, kamu bertindak dengan mengandalkan intuisi. Konsekuensinya, kamu tidak terlalu banyak waktu untuk berpikir. Denise juga menambahkan bahwa saat kamu menghadapi masalah yang rumit, mengandalkan perasaan lebih baik ketimbang harus terlalu banyak berpikir.

Meskipun begitu, kamu tidak perlu puasa sepanjang hari untuk menentukan pilihan dalam hidupmu. Lakukanlah tindakan ini saat kamu benar-benar berhadapan dengan hal yang besar, seperti membeli rumah. "Pengambilan keputusan saat lapar dipercaya memberikan hasil yang tak terduga dalam menghadapi persoalan yang sulit," ungkap sang peneliti.

Riset tersebut dilakukan oleh Denise dengan melibatkan mahasiswa. Untuk menguji bagaimana mereka mengambil keputusan di pagi hari, mahasiswa tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Grup pertama mereka yang belum sarapan alias perut kosong. Sedangkan grup lainnya mereka yang sudah sarapan.

Hasilnya adalah grup pertama menunjukkan strategi yang lebih baik dan menyukai kepuasan berjangka panjang dalam memutuskan sesuatu. Apakah kamu tertarik untuk membuktikannya?

(brl/pep)

WHAT DO YOU THINK

MORE STORIES


Show More Stories
TOP

Would you like to switch to the English Version?