Brilio.net - Beranjak dewasa kehidupan memang menjadi semakin sulit. Terkadang kamu juga merasa bingung bagaimana harus menghadapinya. Seakan-akan ilmu yang telah dipelajari dan juga motivasi bukanlah jalan keluar.

Alhasil, kamu mulai stres dan juga depresi karena bingung dengan tujuan hidupku. Ditambah lagi, banyak teman-teman yang seumuran sudah sukses dengan jalannya masing-masing. Di situlah kamu tambah bingung dan mulai merasa was-was.

Akan tetapi cobalah kamu mulai intropeksi diri dengan situasi seperti ini. Jika belum ketemu, mungkin inilah penyebab yang membuatmu masih bingung dengan arah hidupmu, sebagaimana dikutip brilio.net dari Mindbodygreen, Sabtu (19/9):

1. Terbius dengan zona nyaman

Salah satu yang menyebabkan hidupmu stuck adalah karena kamu belum bisa move on dari zona nyamanmu. Biasanya hal ini terjadi karena kamu takut untuk menghadapi hal yang baru. Padahal, zona nyamanmu sudah membuat kamu terlalu nyaman dan tidak bisa berkembang lagi.

Loading...

2. Lingkungan yang tidak mendukung

Selain faktor dari diri sendiri, lingkungan pun bisa memengaruhinya. Tinggal di lingkungan yang tidak bisa memahami keinginanmu juga bisa menjadi masalah tersendiri. Kamu seakan-akan terkekang dengan lingkungan tersebut. Bahkan kamu merasa terancam saat ingin mengejar harapanmu.

3. Terlalu banyak pikiran hingga lupa untuk bertindak

Saat kamu dikuasai oleh pikiranmu, maka kamu sudah tidak berdaya untuk bertindak. Saat kamu sudah tahap ini, biasanya kamu juga akan dikuasai oleh pikiran-pikiran negatif yang membuat kamu semakin terbebani. Alhasil, kamu merasa terkungkung.

4. Kamu takut mengambil langkah menuju impianmu

Perubahan memang sangat menakutkan. Meski kamu meyakini bahwa jalan yang mendekatkan dengan impianmu sudah jelas, tetapi tetap ada rasa was-was. Hal inilah yang membuat kamu tidak bisa maju ke langkah berikutnya dan menambah rasa galau.

5. Terpengaruhi oleh hal-hal yang tidak realistis

Selain kamu merasa ketakutan, biasanya kamu juga dibayang-bayangi oleh hal-hal yang tidak realistis. Kamu mulai mengada-ada dengan pikiran 'jika tidak begini terus bagaimana?' dan 'kalau gagal terus gimana'. Hal inilah yang membuat hidupmu semakin rumit.