Brilio.net - Nabi Musa adalah salah satu dari nabi dan rasul yang mendapat julukan Ulul Azmi dan salah satu dari empat Nabi yang dikaruniai kitab yaitu Taurat. Nabi Musa merupakan saudara Nabi Harun dan merupakan anak dari Nabi Imran yang mana merupakan keturunan Nabi Yakub. Ketika masa pemerintahan Raja Fir’aun di Mesir, Nabi Musa merupakan Nabi yang diutus untuk kaum Yahudi.

Perjalanan hidup Nabi Musa cukup panjang dengan berbagai cobaan, rintangan dan ujian. Meski demikian, Nabi Musa adalah salah satu manusia terpilih yang bahkan menerima mukjizat secara langsung dari Allah.

Kekuatan doa nabi Musa menjadi salah satu kekuatannya dalam menghadapi hambatan dalam dakwahnya. Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (11/5) sebagai muslim yang baik, pasti kita akan selalu percaya bahwa Allah memiliki cara terbaik untuk membantu hamba-Nya. Terdapat banyak sekali doa yang bisa kita amalkan sebagai bekal, salah satu doa-doa yang dapat dipelajari yaitu doa Nabi Musa.

-Doa Nabi Musa

Beberapa kumpulan doa Nabi Musa ini seperti apa yang telah tercantum di dalam Alquran yaitu sebagai berikut

1. Surat Thaha ayat 25 hingga 28.

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Qaala rabbisyrah lii sadrii

Artinya:

Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku."

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Wa yassir lii amrii

Artinya:

"Dan mudahkanlah untukku urusanku"

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Wahlul 'uqdatam mil lisaanii

Artinya:

"Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku"

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Yafqahu qaulii

Artinya:

"Supaya mereka mengerti perkataanku"

2. Surat Al Qashash ayat 16

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Qaala rabbi innii zalamtu nafsii fagfir lii fa gafara lah, innahu huwal gafurur rahiim

Artinya:

Musa mendoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

3. Surat Yunus ayat 85-86

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Fa qaalu 'alallaahi tawakkalnaa, rabbanaa laa taj'alnaa fitnatal lil-qaumiz-zaalimiin

Artinya:

Lalu mereka berkata: "Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim.

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Wa najjinaa birahmatika minal-qaumil-kaafiriin

Artinya:

"Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir."

4. Surat Al-Qashash ayat 24

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Fa saqaa lahumaa summa tawallaa ilaz-zilli fa qaala rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir

Artinya:

"Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku."

5. Surat Al-Qashash ayat 21-22

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Fa kharaja min-haa khaa'ifay yataraqqabu qaala rabbi najjinii minal-qaumiz-zaalimiin

Artinya:

Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdoa: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu."

Kumpulan doa Nabi Musa beserta cara mengamalkannya © 2020 brilio.net

Wa lammaa tawajjaha tilqaa'a madyana qaala 'asaa rabbii ay yahdiyanii sawaa'as-sabiil

Artinya:

Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Mad-yan ia berdoa (lagi): "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar".

- Makna Doa Nabi Musa

Dalam ayat-ayat di atas mengandung makna yaitu sebagai berikut:

1. Lapangkan dadaku

Pada surat Thaha ayat 25, Nabi Musa memohon kepada Allah supaya diberi hati yang luas. Hati yang mudah menerima petunjuk dan hidayah dari Allah.

Nabi Musa memohon dilapangkan dadanya agar hatinya tidak mudah berpenyakit serta mampu menerima kebenaran. Jika seorang manusia memiliki hati yang luas, hidayah dari Allah akan mudah diterima. Hatinya tidak akan dikotori dengan prasangka buruk yang akan mempersempitnya.

2. Mudahkan urusanku

Pada surat Thaha ayat 26, ketika Allah memerintah nabi Musa untuk kembali ke Mesir dan mengingatkan Firaun, beliau memiliki sedikit rasa khawatir. Khawatir bahwa nantinya beliau tidak mampu mengemban tugas yang diamanahkan oleh Allah.

Maka dari itu, nabi Musa berdoa kepada Allah memohon agar diberi kemudahan dalam segala urusan. Beliau mengharapkan pertolongan dari Allah agar mudah dalam menjalankan segala perkara di dunia, khususnya dalam berdakwah.

3. Lepaskan kekakuan lidahku

Pada surat Thaha ayat 27 Nabi Musa memohon pada Allah agar dilenturkan lidahnya, dijauhkan dari kekakuan. Pada masa dalam pengasuhan Fir’aun, Nabi Musa sempat mengalami hal yang tidak diinginkan yang menyebabkan lidahnya menjadi cadel. Melihat kebijaksanaan yang dimiliki nabi Musa, Firaun merasa marah.

Dia merasa bahwa Musa adalah anak laki-laki yang ditafsirkan dalam mimpinya. Oleh sebab itu, Firaun ingin menguji kebenaran hal tersebut. Nabi Musa diminta memilih antara bara api atau batu permata. Kemudian beliau memilih bara api yang kemudian dimasukkan ke mulutnya. Hal inilah yang membuat Nabi Musa menjadi kurang sempurna dalam mengucapkan kata-kata.

Kekurangan ini menjadi kekhawatiran tersendiri di dalam hati Nabi Musa. Beliau takut jika perkataannya tidak mudah dimengerti oleh orang-orang yang akan diajaknya. Beliau khawatir bahwa nantinya tidak bisa melaksanakan amanah dengan baik karena kekurangannya ini. Itulah sebabnya mengapa hal ini menjadi saalah satu permintaan dalam doa nabi Musa.

4. Meminta ampunan

Pada surat Al Qashash ayat 16, Nabi Musa meminta ampunan pada Allah karena Beliau tidak sengaja melakukan pembunuhan. Dalam perjalanan, nabi Musa bertemu dengan dua orang yang sedang bertengkar. Satu orang adalah kaum Bani Israil dan lainnya adalah kaum bangsa Fir’aun.

Lelaki Bani Israil meminta bantuan kepada nabi Musa untuk membantunya. Nabi Musa kemudian meninju lelaki kaum Firaun dan membuatnya meninggal.

Kemudian Nabi Musa ketakutan dan kabur dari Mesir. Sepanjang perjalanannya, nabi Musa merasa menyesal dan tidak henti meminta ampunan kepada Allah.

5. Meminta agar terhindar dari fitnah

Pada surat Yunus ayat 85-86, Nabi Musa berdoa agar terhindar dari fitnah dari Firaun yang terkenal memiliki sifat yang dzolim. Selain itu, doa ini dapat diamalkan ketika menghadapi ujian atau cobaan. Meskipun tidak selalu bisa dihindari, setidaknya dengan doa, kita akan lebih mudah melalui ujian dan cobaan yang diberikan.

6. Memohon kebaikan

Pada surat Al-Qashash ayat 24, diucapkan Nabi Musa ketika dalam pelarian. Beliau bertemu dengan dua orang penggembala wanita yang kesulitan memberi minum kepada ternaknya. Nabi Musa kemudian memberi bantuan kepada penggembala perempuan tadi. Setelah itu, beliau berdoa dengan doa seperti di atas.

Saat itulah, kebaikan dari Allah datang kepada Nabi Musa. Ayah dua orang penggembala tadi mau menampung nabi Musa yang sedang dalam pelarian.

7. Memohon petunjuk

Surat Al-Qashash ayat 21-22 merupakan Doa nabi Musa yang diucapkan ketika beliau berada dalam pelarian setelah peristiwa pembunuhan. Nabi Musa meminta petunjuk dari Allah bagaimana harus melanjutkan perjalanan.

Dalam kehidupan sehari-hari, doa ini dapat kita pergunakan atau amalkan. Doa untuk meminta petunjuk supaya apa yang kita lakukan adalah hal terbaik dan selalu mendapatkan ridlo dari Allah.

-Cara mengamalkan doa Nabi Musa

1. Memudahkan urusan

Ketika sedang menghadapi sebuah ujian atau cobaan yang sangat berat, amalkan doa nabi Musa ini. Bacalah setiap sehabis shalat wajib atau shalat sunnah, maka Allah akan memudahkan segala urusan kita.

2. Menjadi pembicara yang baik

Diketahui tidak semua orang dapat berbicara di depan umum dengan baik dan mudah dimengerti oleh orang lain. Maka kamu bisa mengamalkan doa nabi Musa di atas dan minta petunjuk serta kekuatan kepada Allah. Doa ini akan membantumu tampil maksimal saat berbicara di depan umum.

3. Meminta pertolongan Allah

Dalam kondisi yang sulit, sebagai hamba yang lemah pasti kita akan meminta pertolongan kepada Allah melalui doa. Doa merupakan senjata yang bisa kita andalkan saat dihadapkan dengan keadaan yang sulit.

Berdoalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh dan meminta untuk diberikan pertolongan dengan meyakini bahwa pertolongan dari Allah akan tiba di waktu dan saat yang tepat.

(brl/guf)

(brl/guf)