Brilio.net - Perang Dunia II merupakan perang terburuk dalam sejarah umat manusia. Perang yang berlangsung mulai dari tahun 1939 hingga 1945 ini melibatkan banyak sekali negara di dunia. Ujung-ujungnya, perang ini malah membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan yakni Sekutu dan Poros.

Dengan memakan korban jiwa sebanyak 50-70 juta, tentu Perang Dunia II ini disebut konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia. Meski perang ini sudah berhenti, namun ternyata banyak senjata menyeramkan yang digunakan untuk membela dan membidik lawan. Apa saja itu?

Yuk, simak 10 senjata paling mematikan saat Perang Dunia II, seperti dilansir brilio.net dari laman ListAmaze, Selasa (7/11).

1. Silbervogel Bomber.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Loading...

Silbervogel disebut sebagai Pembom Roket pada akhir 1930-an yang dirancang untuk pembom sub-orbital. Senjata ini dirancang dengan serba kuat lengkap dengan tenaga roket.

Pembom roket ini digunakan oleh orang Jerman dalam Perang Dunia II. Seperti namanya, pembom ini berwarna perak dan dianggap salah satu paling mematikan sepanjang tahun 1940-an.

2. Kapal perang Yamato-Class.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Yamato-Class dianggap sebagai kapal perang paling kuat selama Perang Dunia II dengan muatan penuh sekitar 72.000 ton. Kapal itu adalah kapal perang Jepang yang terdiri dari artileri terberat yang dipasang di kapal.

Kerang yang dipasang pada artileri itu seberat 1.460 kg dan mampu menembus apapun dalam perjalanan ke jarak 42 km.

3. Tikus peledak.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Tikus peledak juga dikenal sebagai bom tikus oleh Eksekutif Operasi Khusus Inggris untuk melawan orang-orang Jerman selama Perang Dunia II. Churchill memainkan peran penting dalam membuat Eropa kacau, tempat tikus-tikus berbahaya ini muncul.

Bangkai tikus penuh dengan bahan peledak dan didistribusikan di dekat ruang boiler Jerman. Selanjutnya tebak saja, banyak kekacauan di seluruh kota yang menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial bagi orang Jerman selama Perang Dunia II.

4. Anjing Anti-Tank Soviet.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Seperti namanya, Uni Soviet pada tahun 1941 menggunakan anjing terlatih untuk memerangi tank dan lokasi musuh Jerman dengan menjatuhkan bom-bom untuk meledak. Anjing-anjing ini diberi latihan intensif selama enam bulan yang panjang untuk menyeret bom dari tubuh ke tank yang ditargetkan.

Meski menjadi salah satu metode uang paling mematikan, bagaimana pun Soviet tidak berhasil dalam mengeksekusi karena anjing-anjing berada di lingkungan baru. Akhirnya, anjing-anjing itu hanya dilatih untuk bergerak menuju tank lawan sebagai bom bunuh diri dengan maksud menggertak lawan.

5. T-34 Tank.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Tank T-34 merupakan salah satu tank tempur yang paling layak, sederhana dan tangguh yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1941. Yang terutama dimiliki oleh Soviet, tank ini disebut sebagai tank terbaik di dunia oleh von Kleist dari Jerman.

Tank ini mampu menangani berbagai medan seperti pegunungan dan hutan rimba serta memiliki senjata dengan kecepatan yang tinggi. Meskipun banyak tank lain dengan kualitas senjata yang lebih besar dan jarak tempuh, T-34 masih memegang posisi teratas di dunia.

6. The V2 Rocket.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Roket V-2 merupakan rudal balistik jarak jauh pertama dan dikembangkan oleh orang Jerman selama Perang Dunia II sebagai senjata balas dendam. Diluncurkan secara vertikal, roket V2 menjadi objek buatan pertama yang melintasi batas ruang.

Roket ini sangat mematikan di mana mampu bergerak secara vertikal sejauh enam mil sebelum menembus jalan menjadi horisontal. 'Monster' ini memiliki kecepatan 4.000 mil per jam dan menggali beberapa kaki di tempat yang ditargetkan sebelum meledak. Selain itu, roket ini mampu membunuh lebih dari 9.000 orang di sekitarnya.

7. Dora and Gustav Rail Cannon.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Senjata ini biasa disebut sebagai Schwerer Gustav dengan maksud untuk menghancurkan benteng-benteng Prancis. Benda mematikan ini dikembangkan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II yang dianggap sebagai senjata terkuat dengan berat 1.350 ton.

Peluncurannya juga begitu kuat sehingga mampu mencapai target 47 km. Selain itu, senjata ini dianggap sebagai kaliber terberat dan terbesar yang pernah digunakan dalam pertempuran.

8. V3 Cannon.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

V3 Cannon merupakan meriam yang paling kuat dan mematikan yang pernah digunakan dalam PD II. Senjata ini dikembangkan untuk menghancurkan London dengan kode nama proyek rahasia sebagai Busy Lizzie.

Senjata ini sangat mematikan dengan memiliki sistem penggerak pengisi peluru untuk diproyeksikan dengan kecepatan tinggi. Panjang laras cukup besar untuk dorongan sempurna terhadap pangkalan.

9. Kapal selam Gato-Class.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Kapal selam Gato-Class mengacu pada jenis ikan khusus dengan nama Catshark yang hidup di dasar laut. Kapal ini pertama kalinya diperkenalkan Amerika Serikat pada tahun 1941 dan layanan pengangkutan berikutnya menjadi penghancur bagi pedangan laut Jepang.

Kapal selam ini memiliki kapasitas untuk menyelam hingga 300 kaki dan menahan tekanan kuat. Selain itu, semua kapal selam Gato-Class berlapis baja dan mampu menahan tembakan besar dari lawan.

10. Bom atom.

senjata mematikan PD II ada anjing dan tikus  © 2017 berbagai sumber

Bom atom merupakan penemuan terbesar dan mematikan di dunia sepanjang masa. Amerika Serikat merupakan negara pertama yang menggunakan bom atom untuk menyerang dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945. Satu bom atom memiliki energi setara 10 juta TNT.

Selain itu, ledakan dan penghancurannya memang mengerikan. Namun radiasi dari bom ini jauh lebih berbahaya yang bisa menyebabkan mutasi pada manusia dan hewan.