Brilio.net - Neymar boleh jadi menjadi pahlawan kemenangan Brasil atas Kosta Rika dalam lanjutan grup E Piala Dunia, Jumat (22/6) malam. Namun, pertandingan ini menyisakan cerita, khususnya Neymar. Beragam platform media sosial, khususnya Twitter membicarakan aksi Neymar.

Bukan hanya karena ia menangis seusai laga. Namun, ia dibicarakan lantaran aksi divingnya yang nyaris berbuah penalti. Padahal melihat laga sebelumnya, Neymar ini juga diperbincangkan lantaran aksi divingnya juga saat lawan Swiss.

Brasil memang unggul dalam penguasaan bola. Namun, pemain Paris Saint Germain tak juga menginspirasi teman-temannya untuk membuahkan gol. Aksi diving gagal diperlakukan oleh Neymar ketika menit 78. Ia seperti menjatuhkan diri, padahal tidak ada kontak dengan pemain Kosta Rika.

Mengutip dari dailymaill, Wasit Bjorn Kuipers pada awalnya yakin dan menunjuk ke titik itu, tetapi setelah melihat rekaman video assistant referee (VAR). Namun, sang wasit langsung membalikkan keputusannya. Neymar pun sempat mengajukan protes, tetapi wasit keukeuh dengan keputusannya.

Karuan saja, tragedi ini menjadi perbincangan netizen. Para warganet mencemooh gaya akrobatik Neymar. Akun Match of the Day BBC membandingkannya dengan sandiwara Rivaldo pada 2002.

Saat itu Brasil bermain lawan Turki. Hakan Unsal, pemain Turki memberikan bola kepada Rivaldo untuk memberikan tendangan sudut. Bola itu mengenai paha Rivaldo. Tapi ia justru merasa kesakitan di bagian muka.

"Neymar adalah aktor terbaik, " guyon salah satu Netizen.

"Aksi itu menunjukkan sisi lain dari handball, " tulis akun @Bluewurst1875

"Sekarang setiap orang pasti akan melakukan aksi Neymar, " sebut akun @captainmattg.

Para netizen juga membuat meme khusus kocak dalam bentuk video. Beberapa di antaranya memang menohok. 

(brl/lea)

(brl/lea)