Brilio.net - Selama ini, beberapa orang lebih suka makan makanan yang memiliki rasa manis, pedas atau asin ketimbang makanan pahit. Makanan pahit seperti pare, daun pepaya, sayuran kale atau bahkan cokelat hitam katanya nggak enak di mulut, malah bikin pengen muntah dan jadi nggak berselera untuk makan.

Ya, walaupun nggak sedikit juga sih, yang suka dan bahkan sangat pandai mengolah makanan pahit tersebut sehingga menjadi lebih sedap ketika disantap. Kalau kamu termasuk penyuka jenis makanan yang mana? Pahit atau manis?

Kesukaan terhadap makanan serta minuman pahit ternyata menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Appetite dapat mencerminkan kepribadian seseorang lho! Bahkan disebutkan di dalamnya, keinginan untuk memakan makanan pahit atau mengonsumsi minuman yang pahit rasanya ternyata merupakan tanda-tanda seseorang memiliki kepribadian jahat, termasuk machiavellianism, sadisme, dan narsisme. Duh!

Penelitian ini sendiri ditulis oleh Christina Sagioglou serta rekannya Tobias Gretemeyer, psikolog dari University of Innsbruck di Austria, seperti dikutip brilio.net dari Medicaldaily, Selasa (13/10). Dengan melibatkan sekitar 1.000 responden rentang usia rata-rata sekitar 35 tahun, para responden ini sendiri dianalisis dalam dua percobaan yang terpisah.

Pada percobaan pertama, 500 responden gabungan pria dan wanita diminta untuk menunjukkan daftar makanan dengan jumlah yang sama dari mulai manis, asin, asam, serta pahit dan memberikan penilaian dengan menggunakan skala poin mulai dari 'sangat tidak suka' hingga 'sangat suka'.

Loading...

Nah, di percobaan kedua, para peserta lalu diminta untuk menilai seberapa besar mereka setuju atau nggak setuju dengan pernyataan dalam penilaian ciri kepribadian Machiavellianism, psikopati serta narsisme. Mereka juga diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan berkaitan dengan ciri-ciri kepribadian, seperti misalnya extraversion, agreeableness, conscientiousness (teliti dan berhati-hati) serta stabilitas emosi.

Nah, berdasarkan kedua penelitian di atas, para peneliti lalu menyimpulkan bahwa preferensi terhadap rasa pahit ternyata berkaitan dengan ciri-ciri seseorang yang berkepribadian jahat. Kenapa bisa begitu?

Preferensi terhadap rasa pahit yang besar umumnya muncul sebagai faktor kuat untuk memprediksikan seseorang memiliki kepribadian dalam kehidupannya sehari-hari. Orang-orang dengan ciri-ciri sadis bahkan menyukai makanan pahit sama halnya saat mereka menikmati hal-hal ekstrem seperti rollercoaster, dimana hal tersebut sesungguhnya merupakan hal-hal yang bisa dibilang menakutkan bagi sebagian besar orang.

Wah, masih mau makan makanan pahit setelah ini?