×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
4 Ciri tantrum pada orang dewasa, yuk ketahui lebih lanjut

0

Kesehatan

4 Ciri tantrum pada orang dewasa, yuk ketahui lebih lanjut

Tak hanya pada anak, ternyata tantrum juga bisa terjadi kepada orang dewasa.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Gita Natasha

25 / 08 / 2021 09:58

Jika mendengar kata tantrum, yang pertama muncul di kepala biasanya adalah anak kecil atau balita. Namun, apakah kamu mengetahui bahwa tantrum juga dialami oleh orang dewasa?

Mungkin terdengar agak aneh bahwa terdapat tantrum pada orang dewasa. Karena kamu berpikir bahwa seharusnya orang dewasa sudah dapat mengatur emosi dan mengungkapkan perasaannya dengan tepat. Namun, nyatanya tantrum pada anak kecil dan orang dewasa sangatlah berbeda.

Jika kamu berpendapat bahwa anak kecil mengalami tantrum akibat hal yang diinginkannya tidak terpenuhi, orang dewasa mengalami tantrum akibat adanya ketidakmampuan untuk memaafkan, stres, dan ketidakdewasaan emosi akibat pengaruh dari lingkungannya.

Nah, berikut ini merupakan ciri–ciri tantrum pada orang dewasa.

1. Sering memaki.

Orang dewasa yang mengalami tantrum memang akan terasa lebih sensitif. Mereka akan merasa kesal dan mudah untuk memaki sebagai salah satu bukti bahwa mereka merasa kesal.

Loading...

2. Reaksi meledak–ledak.

Seseorang yang mengalami tantrum akan merasa sulit untuk mengekspresikan emosinya. Jadi mereka akan memberikan beragam reaksi, mulai dari melempar barang hingga menyakiti diri sendiri.

3. Pertengkaran fisik.

Hal ini juga sering kita temukan, biasanya orang dewasa yang mengalami tantrum akan merasa bahwa dirinya butuh sesuatu untuk dapat menyalurkan emosinya. Mereka akan sangat mudah mengajak seseorang untuk terlibat dalam perkelahian.

4. 'The silent treatment'.

Tidak semua orang dewasa yang mengalami tantrum akan melakukan reaksi secara frontal. Mereka juga tidak jarang untuk melakukan 'silent treatment' di mana mereka tidak mengucapkan sepatah kata pun terhadap seseorang sebagai hukuman atas perlakuannya yang dianggap menyebabkan mereka memiliki emosi tinggi.

Jika menghadapi seseorang yang mengalami tantrum, kamu perlu tetap tenang agar tidak terpancing untuk menanggapi kemarahan orang tersebut. Kamu juga perlu menunjukan bahwa dirimu mengerti dan peduli dengan apa yang mereka rasakan. Berikan mereka sedikit waktu untuk meredakan emosinya. Tidak hanya itu, kamu juga dapat memberikan mereka sedikit ruang untuk dirinya sendiri agar lebih tenang.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red