Saat video gamers masa kini ditanya soal game fighting alias gelut, bisa dipastikan kalau judul-judul populer mulai dari era 90-an yang jadi jawaban mereka.Street Fighter, Tekken, The King of Fighters, Virtua Fighter, Dead or Alive dan berbagai judul populer di kalangan FGC (Fighting Games Community / Komunitas Pecinta Game Pertarungan) pasti muncul di sana. Dan itu sebuah kewajaran. Judul-judul tadi memang jadi rujukan saat membicarakan tentang game pertarungan yang ada di dunia video game saat ini.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

"Dead or Alive 6" dari Tecmo (Sumber gambar: PCGamesN)

Namun jika mengatakan judul-judul tadi sebagai nenek moyang fighting game modern, itu sebuah kekeliruan. Karena jika melihat dari sisi historis, gelar pionir game fighting modern lebih layak disandang dua judul klasik era 80an; yaitu Karate Champ (1984) dan Yie Ar Kung Fu (1985).

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

"Karate Champ" dari Data East (Sumber gambar: Skooldays)

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

"Yie Ar Kung Fu" dari Konami (Sumber gambar: Universal Dork)

Kedua judul ini menanamkan fondasi dasar game pertarungan yang jadi pakem lebih dari tiga dekade kemudian sejak mereka dirilis."Dua karakter berhadap-hadapan dalam satu bidang dan melakukan perkelahian menggunakan anggota tubuh seperti di dunia nyata."

Selain dua judul ini ada pula game lain yang memiliki konsep mirip yaitu Urban Champion (1984) yang secara umum mengusung hal-hal serupa seperti Karate Champ maupun Yie Ar Kung Fu.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

(Sumber gambar: Nintendo)

Mungkin yang membedakan Urban Champion adalah sejak awal lahir di konsol Nintendo (NES/Famicom), sementara Karate Champ serta Yie Ar Kung Fu rilis perdana di arcade cabinet.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

(Sumber gambar: Steam Community)

Karate Champ (di Jepang menggunakan judul Karate Do) dirancang oleh developer legendaris Technos Japan dan di published perusahaan Data East. Konsep dua petarung berkelahi satu lawan satu yang kini standar di berbagai game berantem boleh dibilang mulainya di Karate Champ ini.

Game Karate Champ belum mengadopsi tombol untuk aksi karena gerakan dalam game berasal dari dua joystick / dual joystick. Konsep K.O karena kehabisan tenaga/darah/HP juga belum digunakan; adanya sistem Point di mana pukulan atau tendangan yang masuk dinilai dengan satu poin (atau setengah poin). Siapa yang lebih dulu meraih dua poin dari pertarungan adalah pemenangnya.

https://www.youtube.com/watch?v=LC-m2EUDbrc

Karate Champ rilis perdana di mesin arcade Jepang pada bulan Juni tahun 1984 sebelum kemudian di-port ke Commodore64 dan NES-nya Nintendo. Saat ini Karate Champ juga tersedia di platform modern seperti iPhone.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

(Sumber gambar: Wikipedia)

Tentu untuk yang sudah terbiasa dengan gaya dan grafis modern, game ini tidak akan menarik untuk dimainkan. Tapi tetap perlu untuk diketahui kalau Karate Champ adalah judul penting dari sejarah perkembangan video game dunia.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

(Sumber gambar: YouTube)

Yie Ar Kung Fu adalah game pertarungan yang dirancang serta diterbitkan sendiri oleh Konami Japan setahun setelah Karate Champ Data East rilis. Memiliki kemiripan dan mungkin terinspirasi Karate Champ, Yie Ar Kung Fu (bahasa Mandarin untuk One Two Kung Fu) menggunakan karakter yang mirip aktor laga klasik Bruce Lee.

Berbeda dengan Karate Champ, variasi karakter dan gerakan di Yie Ar Kung Fu lebih seru; termasuk adanya jagoan cewek juga. Sistem pertarungan menggunakan joystick dengan dua tombol aksi: satu untuk pukulan dan satunya lagi berupa tombol tendangan. Ada pula meteran life bar/darah/hit point dimana saat meteran itu kosong, karakter akan K.O. Konsep ini berbeda dari Karate Champ sebelumnya, dan menjadi standar baku untuk game-game fighting sesudahnya.

https://www.youtube.com/watch?v=KnQjpzWQl8s

Yie Ar Kung Fu merupakan game arcade sukses pada masanya. Musik dengan ciri khas oriental, desain karakter yang kungfu banget, menjadikan game ini unik dan seru. Karena sukses di arcade center itulah kemudian Yie Ar Kung Fu di-port ke berbagai konsol lain seperti Commodore64 dan NES.

Saya sendiri ingat pernah memainkan game ini di NES. Seru dan sulit banget! Karakter dalam game (namanya Oolong tapi diubah jadi Lee untuk versi konsol) di desain seakan-akan Bruce Lee dengan kemampuan melompat tinggi dengan efek suara waaattaa~! khas film kungfu; tentu dalam format suara MIDI 8-Bit.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

(Sumber gambar: Harcore Gaming 101)

Saat ini Yie Ar Kung Fu juga tersedia di platform modern seperti Nintendo Switch dan bahkan PlayStation 4.

Walau boleh dibilang pionir dan nenek moyang game fighting modern, baik Technos, Data East maupun Konami tidak pernah besar dan dikenal sebagai developer/publisher fighting games. Nama-nama lain seperti Capcom, SNK, Tecmo dan Namco yang justru lebih dikenal sebagai pabrikan game-game fighting berkualitas.

2 Nenek moyang game pertarungan: Karate Champ & Yie Ar Kung Fu

"The King of Fighters '97" dari SNK (Sumber gambar: YouTube)

Tapi tetap saja, Karate Champ serta Yie Ar Kung Fu sudah sukses menciptakan standar baku sebuah game pertarungan yang tetap dipakai hingga hari ini dan nanti. Kamu sendiri suka game fighting yang mana nih?