×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
10 Festival unik di Indonesia ini bisa kamu nikmati saat liburan 2019

0

Jalan-Jalan

10 Festival unik di Indonesia ini bisa kamu nikmati saat liburan 2019

Dijamin gak akan bisa kamu lupain seumur hidup.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Istimrora Raka

06 / 03 / 2019 11:29

Indonesia adalah negara dengan beragam budaya dan tradisi yang kaya. Negara ini adalah rumah bagi lebih dari dua ratus tiga puluh juta orang dengan berbagai latar belakang agama dan budaya. Populasi yang sangat besar ini membuat negara mempunyai campuran dari banyak festival, acara budaya, dan upacara. Indonesia dihuni oleh berbagai kelompok etnis, bahasa, dan agama. Bahkan kaum minoritas pun memiliki banyak perayaan lokal. Ini membuat daftar festival di Indonesia menjadi sangat panjang.

Kalian tidak akan pernah kekurangan pilihan terkait hari-hari perayaan, sepanjang tahun ada beberapa atau hari istimewa atau penting lainnya yang perlu dirayakan atau memiliki semacam kepercayaan agama yang melekat padanya. Datang dan lihat berbagai festival dan perayaan berikut di waktu liburan tahun 2019 kalian.

1. Upacara Rambu Solo.

Upacara Rambu Solo

Festival ini juga dikenal sebagai Upacara Pemakaman Toraja. Upacara Rambu Solo adalah salah satu festival terbaik di Indonesia. Biasanya diadakan antara Juli dan September, dan ini dirayakan di seluruh Indonesia oleh sekelompok suku yang disebut Toraja.

Loading...

Tana Toraja adalah sebuah dataran tinggi yang terletak di Sulawesi Selatan. Suku Toraja sendiri merupakan suku yang percaya pada banyak ritual dan ritual kuno. Tempat ini juga dikenal sebagai "tanah raja-raja surgawi". Orang-orang ini melakukan upacara pemakaman yang sangat menarik dengan “mengirim” roh orang yang meninggal tersebut atau menandai perjalanan baru mereka ke akhirat untuk mencegah segala jenis kerinduan terjadi pada keluarga yang ditinggalkan.

2. Jember Fashion Carnival.

Jember Fashion Carnival

Berdasarkan namanya, kita semua bisa tahu bahwa festival ini sangat melambangkan tren mode Indonesia. Festival ini dikenal sebagai ikon budaya kontemporer Jawa Timur. Parade mode ini sangat memukau menandakan kostum modern spektakuler dari berbagai tradisi dan budaya di seluruh Indonesia.

Sekitar 1.000 peserta dari seluruh Indonesia mulai dari siswa taman kanak-kanak hingga masyarakat umum datang bersama-sama untuk menyaksikan karnaval yang luar biasa ini. Drum, seruling, dan banyak instrumen lain semakin menghidupkan salah satu festival paling memesona di Indonesia.

3. Festival Lembah Baliem.

festival istimewa

Dirayakan sekitar bulan Agustus, festival ini dirayakan oleh berbagai kelompok orang dan suku. Ada kepercayaan yang mengalir di hati orang-orang ini bahwa "perang bukan hanya sekedar konflik tetapi juga simbol kesuburan dan kemakmuran". Festival ini tentang perang tiruan antara suku-suku lokal, dan melibatkan sampai 30 hingga 40 orang dari 20 berbeda. Suku-suku datang dengan pakaian tradisional mereka masing-masing dan berperang satu sama lain.

4. Sekaten.

Sekaten

Sekaten adalah salah satu festival tradisional dalam perayaan Islam dan ini menandai serta memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Festival ini adalah waktu untuk beberapa stratifikasi sosial di negara ini dan non-Muslim diajarkan tentang Islam.

Seluruh perayaan selama seminggu dirancang dan dipusatkan untuk menarik non-Muslim ke perayaan dengan memasukkan acara-acara seperti doa, musik, dan setiap parade spektakuler. Tujuan akhir dari upacara Sekaten adalah konveksi non-Muslim ke Islam dan festival ini diadakan setiap tahun di bulan Jawa Maulud.

5. Mappan Retasi.

Mappan Retasi

Mappanretasi adalah salah satu upacara yang dilakukan di Pantai Bugis, Pagaran, Kabupaten Tanah Bambu, dan Kalimantan Selatan. Pesta laut ini dinikmati selama tiga minggu di bulan April dan puncaknya diadakan di minggu terakhir di bulan yang sama. Pada puncak acara, kapal para nelayan dikirim ke laut sebagai rasa terima kasih kepada Dewa Mahana Karana untuk produk laut dalam yang berlimpah yang diperoleh dan digunakan oleh masyarakat, khususnya Baruhan Pagatan.

6. Festival Bunga Internasional Tomohon.

Festival Bunga Internasional Tomohon

Festival ini diadakan di dalam Sabta Pesona yang juga di dalamnya termasuk pertunjukan kolintang, tarian tradisional dari Minahasa, dan di sana juga akan diperkenalkan tujuh destinasi terbaik di wilayah ini yang disebut sebagai tujuh keajaiban Tomohon. Festival ini berlangsung di sepanjang pantai utama Tomohon yang menampilkan kendaraan hias yang dihadirkan di berbagai kabupaten di Sulawesi Utara. Tahun lalu, peserta festival ini juga ada yang dari negara lain, seperti Cina dan Singapura.

7. Pasola Jousting Festival.

Pasola Festival

Permainan perang tradisional mendebarkan ini diadakan di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur dan festival ini berlangsung pada bulan Februari hingga Maret. Tempat yang tepat untuk dijadikan panggung pertempuran ditentukan oleh para tetua desa saat bulan purnama naik di mana Katon memainkan peran yang paling penting dalam menentukan tanggal. Perkiraannya diadakannya Pasola Josting menjadi sulit karena haknya tidak hanya menjadi bagian dari ritual kepercayaan lokal yang disebut sebagai Marapu.

8. Festival Teluk Jailolo.

Festival Teluk Jailolo

Jailolo adalah festival perayaan kehidupan dan budaya yang diadakan setiap tahun oleh Kabupaten Halmahera Barat. Festival ini mempertahankan acara kompetisi foto favorit yang melibatkan puluhan fotografer lokal maupun internasional dan juri yang sangat kompeten telah berpartisipasi untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Wilayah ini ada di dalam gugusan Ring of Fire yang terkenal di Indonesia timur. Langit dan lautannya yang indah menciptakan pemandangan yang sangat memanjakan mata.

9. Yadnya Kasada.

yadnya Kasada

Yadnya Kasada adalah sebuah festival yang diselenggarakan oleh komunitas suku Tengger pribumi yang tinggal di lereng Gunung Bromo yang menakjubkan. Festival ini diadakan setiap hari ke-14 Bulan Kasadu dalam kalender Hindu tradisional. Upacara ini diadakan untuk menghormati Sang Hyang Widhi, Dewa Mahakuasa yang didasarkan pada legenda kuno Roro Anteng dan Joko Seger. Legenda mengatakan pasangan ini tetap tidak memiliki anak setelah bertahun-tahun menikah dan untuk meminta anak, mereka bermediasi di puncak Gunung Bromo untuk mencari bantuan para dewa.

10. Dieng Culture Festival.

Dieng Culture Festival

Festival ini diadakan setiap tahun sebagai perayaan komunitas dan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang juga merupakan puncak acara dari ritual unik gembok rambut anak-anak yang lahir. Upacara ini juga dikenal sebagai Ruwatan anak gombel atau gimbal.

Festival ini memiliki acara-acara seperti pelepasan lentera tradisional, pertunjukan wayang kulit yang populer, seni tradisional, pertunjukan budaya, serta pertunjukan kembang api. Di sana, wisatawan juga bisa menjadi saksi pemandangan matahari terbit yang spektakuler di dataran tinggi, pemandangan pembicaraan alam Telaga Warna dan kawah Sikidang, dan sebagainya.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red