Brilio.net - Seni fotografi telah berkembang dari waktu ke waktu. Tak seperti sekarang, fotografi zaman dahulu menggunakan teknologi yang amat terbatas. Tak heran jika terdapat berbagai kesalahan fotografi selama proses pengambilan gambar.

Salah satunya adalah munculnya penampakan sosok di latar belakang foto yang terjadi di tahun 1861. Karena masyarakat zaman itu sangat percaya terhadap hal-hal berbau mistis, sosok bayangan di belakang foto tersebut selalu dianggap arwah gentayangan. Wah!

Apalagi, seorang fotografer kala itu William H Mumler malah membumbui kesalahan fotografi tersebut dengan cerita mistis. Tujuannya tak lain agar membuat orang penasaran dan tertarik berfoto di studio miliknya.

Berikut kisah perjalanan fotografi arwah, seperti dikutip brilio.net dari mashable, Rabu (13/7):


1. Sebenarnya, Mumler sama sekali tak tahu menahu soal aktivitas yang berbau mistis.



2. Profesi sebagai fotografer pun ia tekuni masih belum lama. Sebelumnya ia bekerja sebagai pengrajin perak.



3. Suatu hari saat ia mengambil gambar, tiba-tiba muncul sosok wajah misterius di latar belakang foto.



4. Meski tahu itu cuma kesalahan fotografi, Mumler justru membumbui fotonya itu dengan kisah mistis. Kata dia, sosok di belakang foto tersebut adalah almarhum sepupunya.



5. Kisah penampakan di foto-foto karya Mumler pun cepat menyebar ke seluruh penjuru kota Boston.



6. Bahkan, pihak pemerintah dibuat geger dengan fenomena mistis tersebut. Kala itu, paham mistis sangatlah kental, bahkan sampai mau dijadikan mata pelajaran di sekolah.



7. Tak heran, banyak orang kemudian beramai-ramai minta berfoto di studio milik Mumler.



8. Kepopuleran fotografi ini dengan cepat menyebar ke kota-kota lain.




Kisah perjalanan Mumler selanjutnya nggak bakal kamu sangka.. KLIK NEXT untuk ke halaman berikutnya.

2 dari 2 halaman




9. Saat Mumler hendak melebarkan saya bisnisnya ke New York tahun 1869, ia terbentur masalah hukum.



10. Wali kota rupanya tak tertarik dengan model bisnis Mumler. Ia kemudian mengirim mata-mata yang berpura-pura jadi konsumen.



11. Setelah foto diambil, ternyata Mumler terbukti menambah wajah tambahan di dalam foto yang diklaim ayah tiri si pelanggan.



12. Wali kota yang tahu ayah tiri si pelanggan masih hidup mulai mengendus bau penipuan.



13. Mumler pun kemudian diseret ke pengadilan. Namun akhirnya ia dibebaskan karena kurangnya bukti dan saksi mata.



14. Meski bisnisnya hancur gara-gara tersandung masalah penipuan, Mumler nyatanya masih terlibat dalam komunitas mistis di Boston.



15. Namun di sisi lain, sebuah gerakan spiritual menuntut Mumler untuk menghentikan bisnis kotornya itu.



16. Sampai akhirnya, William Mumler akhirnya meninggal tahun 1884 dalam kondisi miskin.