Brilio.net - Berat badan memang harus diperhatikan dengan seksama. Akan tetapi, jangan sampai kamu ingin memiliki tubuh yang terlalu langsing. Hal ini sangat berbahaya jika kamu sudah memasuki usia paruh baya (40-50 tahun). Risiko yang berbahaya adalah kamu bisa terkena pikun jika terlalu kurus pada usia tersebut.

Dikutip brilio.net dari theguardian.com, Rabu (22/4), penelitian ini dilakukan oleh beberapa ahli dari London School of Hygiene and Tropical Medicine dengan melibatkan 2 juta orang di Inggris. Ukuran terlalu kurus ini jika sesorang memiliki indeks masa tubuh di bawah 20. Rumus untuk mengukur indeks masa tubuh adalah berat badan dibagi dengan hasil perkalian kuadrat tinggi badan. Indeks masa tubuh yang normal adalah antara 20 sampai 25.

Dari sampel riset tersebut, hasilnya mengungkapkan bahwa orang dengan indeks masa tubuh normal (antara 20-25) memiliki risiko terkena pikun hingga 34% lebih tinggi. Sedangkan, untuk orang yang obesitas dengan indeks masa tubuh lebih dari 40, memiliki risiko terkena pikun lebih rendah yakni 29%. Dalam temuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa semakin kurus seseorang, maka risiko terkena pikun semakin tinggi. Wah!

Hasil tersebut masih menjadi perdebatan apakah memang berat badan merupakan satu-satunya faktor orang terkena pikun. Seorang dokter peneliti Alzheimer dari Inggris, Simon Ridley, mengungkap bahwa hasil penelitian tersebut belum bisa ditarik benang merahnya apakah obesitas atau terlalu kurus yang menyebabkan orang terkena demensia atau pikun. Masih banyak faktor yang lebih kompleks untuk melakukan penelitian dalam bidang ini.

Simon hanya berpesan bahwa untuk mencegah kepikunan, kamu harus makan makanan sehat dengan seimbang. Kemudian hindari juga merokok dan berolahraga secara teratur. Kesehatanmu lho!

(brl/gib)