×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Teri, si ikan kecil yang bernilai gizi tinggi

0

N/A

Teri, si ikan kecil yang bernilai gizi tinggi

Di Spanyol dan Portugal, anchovy atau ikan teri disajikan dengan minyak dan garam juga perasan jeruk.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Jafar Bua

06 / 11 / 2019 12:55

Anchovy adalah translasi ikan teri dalam Bahasa Inggris. Orang Palu mengenalnya sebagai Rono. Orang Bugis mengenalnya sebagai Penja. 

Menurut kamus Oxford Dictionary; Anchovy is small shoaling fish of commercial importance as a food fish and as bait. It is strongly flavoured and is usually preserved in salt and oil.

Di Spanyol dan Portugal, anchovy atau ikan teri ini disajikan dengan minyak dan garam juga perasan jeruk. Tanpa dimasak lagi. Jadi mana yang duluan antara sajian lawa orang Bugis dan Makassar dengan sajian anchovy ala orang Spain atau Porto? Di kedua negara yang pernah menjelajah ke Nusantara mencari rempah-rempah itu, sajian anchovy seperti lawa sudah dikenal sejak abad ke-16.

Nah, yang saya ceritakan ini adalah ikan teri yang kita kenal sehari-hari. Ada yang menyebutnya ikan bilis. Dalam tata nama ikan-ikanan, ia termasuk suku engraulidae. Panjangnya hingga 5 cm. Tubuhnya berwarna perak kehijauan atau kebiruan.

Namun jangan salah kira bila manfaatnya sekecil tubuhnya. Simak saja; dalam 100 gram ikan teri terkandung 10,3 gram protein. Sebagai bandingan; 100 gram daging ayam potong mengandung 29,55 gram protein.

Loading...

Tidak seperti ikan besar, nilai food edible-nya mencapai 100 persen. Artinya semua bagian ikan teri mulai dari kepala sampai ekor bisa dimakan. Jumlah kandungan energinya 74 kilo kalori. Sepiring nasi putih untuk menjadi teman makan ikan teri sekitar 135 kilo kalori.

Yang luar biasa, kandungan kalsiumnya mencapai 972 gram. Bandingkan dengan ikan kembung atau katombo yang kandungan kalsiumnya cuma 5.00 gram. Seperti diketahui, mineral ini dibutuhkan untuk pertumbuhan, khususnya pada anak-anak. Ada pula kandungan vitamin A, jumlahnya 42 IU.

Cukup panjang ceritanya jika membahas mengenai ikan teri. Ikan teri pun bisa diolah menjadi beragam menu. Seperti pagi ini saya membuat perkedel ikan teri. Cara membuatnya mudah dan bahannya gampang ditemukan. Tentu saja bahan utamanya adalah ikan teri. Ditambah tepung terigu dan sebutir telur, juga sedikit penyedap rasa. Agar rasanya lebih gurih, bisa ditambahkan dengan irisan daun bawang merah atau bisa pula daun bawang bombay.

Sesudah tepung terigu dan telur dicampur dengan air putih seperlunya, lalu aduk merata dan masukkan ikan teri yang sebelumnya sudah dicuci bersih ditambah perasan air jeruk nipis untuk menghilangkan amis.

Panaskan minyak kelapa di wajan dengan api sedang. Setelah minyak dirasa panas, masukkan kira-kira setakaran setengah sendok makan adukan ikan teri tadi. Goreng hingga kuning keemasan atau kecokelatan. Setelah matang, angkat dan tiriskan.

Sebelum disajikan untuk keluarga, coba deh satu perkedel yang sudah matang tadi. Pastinya sangat nikmat. Supaya lebih keren, perkedel ini saya namai Palu Fried Anchovy. Frasa tersebut saya adopsi dari nama waralaba ternama, Kentucky Fried Chicken.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red