×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Tak hanya Vinicius Jr, ini 9 anak ajaib Brasil lainnya

0

Olahraga

Tak hanya Vinicius Jr, ini 9 anak ajaib Brasil lainnya

Daftar 10 orang pemain muda Brasil yang disebut anak ajaib terhebat sepanjang masa.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Fudi Theonardo

21 / 09 / 2018 12:06

Setahun lalu, dunia gempar setelah Real Madrid mengumumkan bahwa mereka melakukan transfer untuk pemain muda berusia 16 tahun dengan harga €45 juta atau £38 juta. Pemain tersebut bernama Vinicius Jr dan berasal dari klub Brasil Flamengo, dia akan hadir di markas Madrid pada bulan Juli 2018.

Harga tersebut belum memecahkan rekor transfer Kylian Mbappe (Monaco ke PSG €145 juta) atau Anthony Martial (Monaco ke Manchester United €51 juta). Tapi jika menilik usia, Vinicius Jr akan berpotensi lebih besar karena dia berusia lebih muda.

Vinicius Neymar Ronaldo


Brasil tak henti melahirkan pemain-pemain muda berbakat di bidang sepak bola. Munculnya pemain-pemain tersebut memperkuat tim nasional mereka sekaligus menimbulkan ekspansi ke klub-klub kaya. Beberapa contoh yang terkenal selain Vinicius adalah Neymar Jr dan Ronaldo. Berikut rangkuman 10 pemain muda ajaib Brasil sepanjang masa versi Goal.com . Memang di daftar ini tidak ada nama-nama besar seperti Kaka, Philippe Coutinho, Gabriel Jesus dan sebagainya, tapi pemain yang terdaftar cukup mempunyai reputasi besar.

Pele

Pelé (Edson Arantes do Nascimento)

Loading...

Dianggap paling sebagai pemain terbaik Brasil sepanjang masa oleh banyak orang, Pele adalah pemenang Piala Dunia pada usia 17 tahun pada tahun 1958. Dia melakukan debut untuk klub Santos sebagai pemain berusia 15 tahun pada tahun 1956.

Pemain berjuluk O Rei atau Sang Raja ini mencetak lebih dari 1.000 gol dalam karirnya, menghabiskan sebagian besar waktunya dengan Santos sebelum singgah di Amerika Serikat dengan New York Cosmos dengan singkat. Dia adalah satu-satunya pemain yang memenangkan tiga Piala Dunia dan masih menjadi pencetak gol terbanyak Brasil dengan 77 gol dari 92 pertandingan.

Zico

Zico (Arthur Antunes Coimbra)

Begitu besar bakat Zico penyerang klub Flamengo sehingga dijuluki "Pele putih" di tanah airnya. Dan meskipun ia tidak pernah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil, ia masih dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah diproduksi oleh bangsa Amerika Selatan.

Zico membuat debut Flamengo sebagai pemain berusia 18 tahun dan terus mencetak lebih dari 400 gol untuk klub yang bermarkas di Rio de Janeiro. Dia sempat pindah ke klub Udinese selama 2 tahun sebelum akhirnya kembali ke Flamengo. Zico mengakhiri karirnya dengan klub Kashima Antlers di Jepang dan mencetak 48 gol untuk timnas Brasil.

Romario

Romário de Souza Faria

Romario memulai karirnya dengan klub Vasco da Gama di Rio, awalnya hanya sebagai penggemar dan kemudian sebagai seorang profesional setelah ia melakukan debutnya hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-19. Pada usia 22 tahun, ia kemudian pindah ke PSV Eindhoven dan kemudian ke Barcelona.

Dengan perawakan pendek, penyerang ini terkenal karena gol lobnya dalam karir spektakuler, bermain hingga usianya yang ke-40. Dia memenangkan Piala Dunia pada tahun 1994 dengan Brasil dan mencapai 55 gol dalam 70 pertandingan untuk Selecao secara keseluruhan.

Ronaldo

Ronaldo Luís Nazário de Lima

Ronaldo membuat debut untuk klub Cruzeiro pada usia 16 tahun dan setelah tahun yang mengesankan, ia mengikuti jalan yang sama dengan Romario dan bergabung dengan PSV Eindhoven dan kemudian Barcelona, sebelum pindah ke Inter dan Real Madrid di kemudian hari dalam karirnya.

Bagian dari skuad pemenang Piala Dunia 1994 dengan Brasil, O Fenomeno yang berusia 17 tahun tidak tampil tahun itu. Tetapi dia bermain di dua final selanjutnya (1998 dan 2002) dan mengklaim trofi sebagai juara pada tahun 2002. Piala Dunia berikutnya, Brasil harus takluk pada Prancis yang dimotori oleh Zinedine Zidane pada tahun 2006. Ronaldo mencetak 62 gol dalam 98 pertandingan untuk Selecao dan meskipun menderita sejumlah cedera, adalah salah satu pemain terbaik yang pernah ada di negara ini.

Denilson

Denílson de Oliveira Araújo

Denilson menjadi pemain termahal di dunia ketika dia pindah dari Sao Paulo ke Real Betis pada tahun 1998. Tetapi dia tidak pernah benar-benar memenuhi tuntutan dari fans, dan akhirnya dipinjamkan ke Flamengo di Brasil pada tahun 2000. Dia tidak pernah menetap dimanapun, dengan karir singkat di Prancis , AS, Arab Saudi, dan Yunani.

Namun, ia tampil menonjol untuk tim nasionalnya selama beberapa tahun dan merupakan bagian dari skuad yang memenangkan Piala Dunia pada tahun 2002, ketika ia bermain lima kali sebagai pemain pengganti, termasuk penampilan singkat satu menit di final melawan Jerman .

Adriano

Adriano Leite Ribeiro

Seperti Denilson, Adriano tidak cukup memenuhi potensi awal. Striker yang eksplosif ini pindah ke Inter saat berusia 19 tahun dan bermain baik di Fiorentina (dengan status pinjaman) dan kemudian Parma, sebelum pindah kembali ke Milan untuk membintangi beberapa musim.

Adriano dihalangi oleh masalah narkoba dan alkohol di kemudian hari dalam karirnya, dan dia tidak dapat memenuhi harapan sebelumnya. Dia masih berhasil mencetak 27 gol dalam 48 pertandingan untuk timnas Brasil, dan memenangkan Copa America dan Piala Konfederasi. Masih hanya berumur 36 tahun, Adriano terakhir bermain untuk Miami United pada 2016.

Ronaldinho

Ronaldinho (Ronaldo de Assis Moreira)

Ronaldinho akan dikenang sebagai salah satu pemain terbaik Brasil dan mungkin orang yang bermain dengan sukacita terbesar sepanjang kariernya. Dia menjadi bintang bagi Gremio (sejak usia 18 tahun), Paris Saint-Germain dan Barcelona.

Sebagai pemenang Ballon d'Or saat berada di klub Catalan, ia juga memenangkan Piala Dunia bersama Brasil pada 2002 dan mencetak 33 gol dalam 97 penampilan untuk Selecao secara keseluruhan. Terakhir mengenakan seragam timnas pada tahun 2013. Sekarang dia berusia 38 dan pensiun sejak Januari, dan kini sering bermain untuk Barca Legends dalam aksi pengumpulan dana.

Robinho

Robinho (Robson de Souza)

Dijuluki "Pele berikutnya" dan bahkan sang legenda pun menyebutnya pengganti dirinya. Robinho menikmati karir yang sukses, tetapi tidak pernah mencapai ketinggian yang diharapkan. Dia muncul di Santos sebagai remaja berbakat, membintangi musim debutnya di 18 tahun umur.

Dia pindah ke Real Madrid dengan transfer besar, dan selanjutnya ke Manchester City, sebelum masa panjang di AC Milan dan dua pinjaman kembali di Santos. Sekarang dia berusia 34 tahun dan bermain di klub Sivasspor di Turki, Robinho telah bermain 100 kali untuk Brasil, mencetak 28 gol.

Neymar

Neymar da Silva Santos Júnior

Neymar juga mulai tampil mengesankan di Santos (membuat debut sebagai pemain berusia 17 tahun) dan penyerang Paris Saint-Germain ini mungkin adalah penerus yang lebih layak untuk Pele. Pemain berusia 26 tahun ini telah mencetak 57 gol dalam 90 pertandingan, sebuah jumlah yang luar biasa untuk Brasil.

Namun, mantan penyerang Barcelona itu agak mengecewakan di Piala Dunia baru-baru ini. Dia mendapatkan kritik karena melakukan sandiwara di lapangan, dan dia juga harus membuktikan diri setelah kepindahannya yang kontroversial ke PSG musim panas lalu.

Vinicius Jr.

Vinícius José Paixão de Oliveira Júnior

Diresmikan sebagai pemain Real Madrid pada hari Jumat lalu, Vinicius Junior baru berusia 18 tahun minggu lalu dan terlihat memiliki masa depan yang besar setelah membintangi Flamengo musim lalu. Sekarang dia diproyeksikan sebagai pengganti Cristiano Ronaldo yang baru hengkang ke Juventus.

Penyerang eksplosif ini direkrut oleh Flamengo pada usia 10 tahun dan melakukan debutnya sebagai pemain berusia 16 tahun. Dia belum mewakili Brasil di tingkat senior, tetapi telah bermain di tim remaja untuk negaranya dan dianggap sebagai bintang besar berikutnya untuk Selecao.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red