Subway Sandwich akhir-akhir ini semakin sering muncul dalam berbagai drama terkenal seperti Start Up, Descendant of The Sun, Its Okay Not to be Okay, dan sebagainya. Walaupun kehadirannya hanya merupakan bagian dari iklan dalam drama, namun tak jarang membuat penonton yang melihat juga ikutan ngiler.

Subway adalah restoran waralaba asal Amerika Serikat yang menghidangkan roti sandwich (submarine sandwiches atau subs). Subway saat ini telah memiliki 42.000 cabang restaurant yang tersebar di hampir 100 negara. Subway pertama kali didirikan pada tahun 1965 oleh dua bersaudara Fred de Luca dan Peter Buck. Subway pernah membuka cabangnya di Indonesia sekitar tahun 1990-an. Namun semua cabangnya telat ditutup pada tahun 2005.

Beberapa waktu yang lalu sempat beredar kabar dari akun Instagram @subway_id yang mencantumkan pengumuman bahwa Subway akan membuka cabangnya kembali di Indonesia. Tentu hal ini membuat gempar pengguna media sosial yang sangat antusias mendengar kabar tersebut. Namun tidak lama kemudian akun tersebut mengunggah permintaan maafnya karena ia hanya iseng mengunggah kabar tersebut. Akun @subway_id ternyata bukan merupakan akun resmi yang dimiliki oleh Subway Sandwhich.

Berikut ini serba-serbi mengenai restoran Subway yang terkenal akan kelezatan menunya dengan harga yang terjangkau.

1. Subway memiliki cabang terbanyak di seluruh dunia.

Jika anggapan masyarakat saat ini mengatakan bahwa McDonald sebagai restoran cepat saji terbesar di dunia, anggapan tersebut adalah salah. Faktanya dari data terbaru, menunjukkan bahwa restoran Subway tersebar di 43.600 tempat di seluruh dunia. Angka ini mengalahkan McDonald yang ternyata hanya memiliki 37.855 cabang di seluruh dunia.

2. Pendiri Subway memulai bisnisnya pada saat berumur 17 tahun.

Fred de Luca, salah satu pendiri Subway memulai bisnisnya ini ketika ia berumur 17 tahun. Kala itu Fred meminjam uang 1.000 dollar AS dari teman keluarganya. Dari pinjaman tersebut kini ia berhasil mengembangkan Subway menjadi restoran cepat saji terbesar di dunia.

3. Subway pernah mendapat gugatan hukum oleh konsumennya dikarenakan ukuran roti yang disajikan tidak sesuai dengan ukuran dalam iklan.

Pada tahun 2013, Nguyen Buren menggugat Subway karena roti yang dipesannya berukuran kurang dari 27,5 centimeter. Hal tersebut ditengarai karena dalam iklan yang dipasang oleh Subway menyebutkan bahwa roti tersebut berukuran 30 centimeter. Menurutnya hal itu merupakan pola kepalsuan, kebohongan, dan bahkan praktik periklanan, penjualan, dan pemasaran yang tidak pantas. Selain Nguyen Buren, dalam waktu bersamaan ada dua orang pria dari negara bagian New Jersey yang juga mengajukan gugatan dan meminta ganti rugi sebesar Rp68,3 miliar.

Walhasil hingga saat ini restoran Subway menggunakan penggaris khusus di setiap gerainya untuk memastikan bahwa sandwhich mereka benar-benar memiliki panjang 30 centimeter. Selain itu Subway menerapkan hukuman denda yang lebih ketat bagi cabang-cabang yang tidak memenuhi standar tersebut.

4. Subway Sandwich di Singapura satu-satunya yang bersertifikat halal.

Sejak tahun 2018, restoran Subway di Singapura mengumumkan menjadi restoran Subway yang mendapatkan sertifikasi halal dari Dewan Agama Islam Singapura. Langkah tersebut diambil sebagia bagian dari kebijaka strategis Subway dalam menanggapi kebutuhan konsumen di Singapura. Walau begitu, keputusan ini sempat menuai kontroversi dari pelanggan Subway yang tetap meminta restoran tersebut menjual daging babi dengan munculnya petisi berjudul Please Dont Go Halal.