×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

0

Global

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Sesaat lagi Jepang akan memasuki era baru dengan Kaisar baru menggantikan Kaisar sebelumnya yang turun tahta karena alasan kesehatan.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Harry Rezqiano

11 / 04 / 2019 08:17

Setelah sebelumnya menjadi misteri dan dugaan seluruh warga negara Jepang, akhirnya awal bulan April tahun 2019 kemarin pemerintah Jepang mengumumkan nama yang akan digunakan negara Jepang menggantikan nama era sebelumnya; ditandai dengan turun tahta Kaisar lama, Akihito dan diangkatnya Kaisar baru, Naruhito.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Kaisar Akihito dan Permaisuri sebagai pemimpin negara Jepang hingga akhir April 2019 Masehi (Sumber gambar: New Straits Times)

Selain menggunakan kalender Masehi seperti negara-negara lain di dunia, Jepang memiliki sistem penanggalan mereka sendiri (seperti negara Islam yang menggunakan kalender Hijriyah ataupun negara Tiongkok dengan kalender Lunar).

Dimulai pasca era Edo, Jepang sejak tahun Masehi 1868 menggunakan penamaan khusus (disebut ‘Gengo’) untuk tanggal dan sistem kalender mereka. Era tersebut dimulai dengan nama “Meiji” dan dibawah kepemimpinan Kaisar Mutsuhito mulai tahun 1868 hingga 1912.

Loading...

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Kaisar Meiji (Sumber gambar: Quora)

Selepas Meiji, Jepang memasuki Era Taisho dengan Kaisar Yoshihito sebagai pemimpin. Gengo/era ini dimulai tahun 1912 hingga 1926; relatif lebih singkat jika dibandingkan Era Meiji sebelumnya.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Kaisar Taisho (Sumber gambar: Reddit)

Selanjutnya Jepang ada dalam Era Showa (tahun 1926 hingga 1989) di bawah kepemimpinan Kaisar Hirohito. Di era ini Jepang terlibat konflik dengan apa yang disebut sebagai Perang Dunia Kedua / World War II / Pacific Warfare yang berakhir dengan tragedi bom atom Amerika Serikat di Kota Hiroshima serta Nagasaki, Jepang.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Kaisar Showa (Sumber gambar: Emaze)

Era Showa berakhir di tahun 1989 dan digantikan dengan Era Heisei. Gengo/era Heisei dimulai tahun 1989 dengan Kaisar Akihito sebagai kepala negara. Era inilah yang akan berakhir sebentar lagi; tepatnya di 30 April 2019 dan akan digantikan era terbaru bernama “Era Reiwa” di bawah Kaisar Naruhito mulai 1 Mei 2019 Masehi.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Silsilah keluarga Kaisar Hirohito (Sumber gambar: The Wilson Quarterly)

Sebagai negara dengan model pemerintahan "monarki parlementer", setiap era Jepang dipimpin seorang Tenno/Emperor/Kaisar yang merupakan keturunan laki-laki Kaisar sebelumnya dan dibantu seorang Prime Minister / Perdana Menteri. Warga menyebut Kaisar tanpa nama era yang dipimpinnya karena sebutan tersebut baru diberikan pasca Kaisar meninggal dunia. Seperti Kaisar Meiji yang mendapatkan sebutan tersebut setelah beliau wafat tahun 1912. Nama asli dari Kaisar Meiji sendiri adalah Mutsuhito.

Setelah Era Meiji berakhir (populer dengan “Restorasi Meiji”, yang merupakan era pembukaan industrialisasi Jepang setelah sebelumnya merupakan negara tertutup bagi dunia luar), kekuasaan dilanjutkan oleh putranya, Yoshihito, dengan nama Gengo/era “Taisho”. Merupakan kelanjutan dari era Meiji yang dibangun oleh Kaisar sebelumnya, era Taisho meneruskan usaha dan konsep yang menjadikan Jepang sebuah negara dengan fokus industri, machinery/mesin dan peralatan elektronik. Era ini bahkan dijadikan sebagai landasan untuk game Sega populer “Sakura Taisen / Sakura Wars” dimana game tersebut bercerita tentang robot, mesin uap dan serangan monster alien. Sebuah Jepang ‘modern’ ala era Taisho futuristik yang seru. Game terbaru “Sakura Taisen” kini sedang dalam proses penyelesaian dengan Tite Kubo (mangaka Jepang terkemuka) ditunjuk sebagai desainer karakter.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Game "Project Sakura Taisen" ber-setting Era Taisho versi fiktif (Sumber gambar: Twinfinite) 

https://www.youtube.com/watch?v=6YigjqimoKk

Sebagai penerusan tradisi, pasca kematian Kaisar Taisho maka keturunan langsung beliau diangkat sebagai Kaisar baru Jepang. Putra Mahkota Hirohito dinobatkan sebagai pemimpin Jepang mulai tahun 1921 dengan era yang disebut sebagai “Era Showa”. Era ini dimulai dengan posisi kuat negara Jepang di antara negara-negara lain, yaitu mereka dikenal sebagai negara no.9 terbesar dalam kekuatan ekonomi dengan kekuatan angkatan laut no.3 terbesar di dunia. Dan mungkin karena kepercayaan diri yang kuat serta keinginan meluaskan daerah, Jepang akhirnya masuk ke dalam pusaran konflik yang berujung pecahnya Perang Dunia Kedua. Ulah mereka yang mengebom Pearl Harbor di Amerika Serikat tahun 1941 dibalas oleh Amerika dengan menjatuhkan dua bom atom skala besar yang meluluh lantakkan dua kota industri penting Jepang, Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945 dan menyebabkan perang berakhir dengan kekalahan di pihak Jepang.

Salah satu efek dari kekalahan tersebut (selain peluang kemerdekaan bangsa Indonesia dari kondisi terjajah) adalah didiktenya pemerintah Jepang oleh Amerika Serikat sehingga mereka tidak diijinkan memiliki angkatan bersenjata lagi hingga hari ini. Namun mereka menyiasati hal tersebut dengan menciptakan “Pasukan Bela Diri / Self-Defense Force” yang secara prinsip merupakan pasukan militer tempur juga. Hal ini terjadi di Era Showa.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Self-Defece Force (Sumber gambar: Hokkaido Kudasai)

Selepas wafatnya Kaisar Hirohito (yang mendapatkan gelar “Kaisar Showa” setelah kematiannya), kekuasaan dilanjutkan Putra Mahkota Akihito. Masa kepemimpinan beliau disebut “Era Heisei” dan saat ini Jepang berada dalam era tersebut. Era Heisei dimulai tahun 1989. Di era Heisei ini pula terjadi perubahan radikal dan tidak biasa dalam sistem monarki kekaisaran Jepang di mana tahun 2017 Kaisar Akihito mengumumkan akan mundur dari posisinya sebagai Kaisar sebelum kematian menjemput dengan alasan kesehatan yang semakin menurun.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Kaisar Akihito (kanan) bersama Putra Mahkota Naruhito (kiri) yang akan menjadi Kaisar Jepang selanjutnya. Sumber gambar: The Japan Times 

Artinya? Baru di era inilah seorang Kaisar berhenti berkuasa di tengah jalan karena memang berhenti dan bukan karena meninggal dunia. Sehingga saat Kaisar baru nanti berkuasa, Kaisar Akihito belum akan menyandang gelar “Kaisar Heisei” karena gelar baru diberikan setelah penerimanya wafat (kecuali ada lagi perubahan Konstitusi Negara Jepang pasca turun tahta Kaisar Akihito).

Sehingga mulai 1 Mei 2019 nanti, Jepang akan berada di era baru yang disebut “Era Reiwa”. Kaisar yang naik tahta adalah Naruhito, putra tertua Kaisar Akihito. Yang menarik, Naruhito tidak memiliki putra sebagai keturunan. Beliau memiliki putri tunggal bernama Aiko yang lahir 1 Desember 2001.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Putra Mahkota Naruhito di antara istri (Putri Mahkota Masako) dan putri tunggalnya Aiko dalam foto bulan Februari tahun 2017. Sumber gambar: Mainichi.Jp

Sempat diwacanakan mengubah konsititusi agar Putri Aiko kelak dapat menjadi Kaisar Jepang walaupun seorang wanita. Namun wacana tersebut dibatalkan saat lahirnya Pangeran Hisahito yang merupakan sepupu laki-laki Putri Aiko. Pangeran Hisahito adalah anak laki-laki Pangeran Fumihito, adik dari Putra Mahkota Naruhito. Sehingga secara urutan penerima kekuasaan Kekaisaran, Hisahito menempati urutan ketiga setelah pamannya, Naruhito serta ayahnya, Fumihito.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Pangeran Hisahito saat berusia 5 tahun (Sumber gambar: The Royal Forums)

Seluruh nama-nama era di Jepang memiliki makna tertentu dan diputuskan oleh panel yang berisi para pemangku kepentingan di negara Jepang.

Era Meiji menandakan dimulainya Jepang modern serta lepas dari berbagai konsep lama yang selama ribuan tahun dijalankan masyarakatnya. Era Taisho menguatkan konsep yang dimulai oleh era Meiji walau dalam masa yang relatif singkat. Era Showa memiliki 'dua masa’ berkesinambungan, yaitu masa penuh konflik peperangan pra 1945 (termasuk pendudukan mereka di Indonesia) dan pasca peperangan. Era Heisei merupakan era yang saat ini dirasakan oleh Jepang modern dengan berbagai hal dan pencapaian di berbagai bidang; seperti misalnya ‘robot Gundam yang dapat berjalan’. Dan menjelang Era Reiwa nanti, Jepang akan terus berjalan dengan konsep kehidupan bermasyarakat mereka yang rapi, terstruktur dan menggunakan nilai-nilai sosial yang sudah diwariskan secara turun temurun sejak ribuan tahun lamanya.

Reiwa, era baru Jepang yang akan mulai pada Mei 2019

Keluarga Kekaisaran Jepang Era Heisei (Sumber gambar: GWCAIA)

Sayonara Era Heisei, Konnichiwa Era Reiwa~






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red