×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Hewan ini bisa mati karena menjadi jomblo, begini penjelasannya

0

Binatang

Hewan ini bisa mati karena menjadi jomblo, begini penjelasannya

Kok bisa ya? Simak penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Puji Anisa

25 / 02 / 2019 10:21

Istilah jomblo sering digunakan untuk sebutan orang yang tidak mempunyai ikatan hubungan dengan lawan jenis. Ternyata bukan hanya manusia, tetapi hewan juga bisa menyandang status jomblo. Bahkan jika terlalu lama, hewan ini akan mati.

Ferret

Hewan ini adalah 'ferret' yang memiliki nama ilmiah Mustela sp. Ferret ini merupakan hewan yang lucu dan imut, namun siapa sangka dia bisa memiliki kisah yang tragis bila terlalu lama menjomblo. Kematian yang dapat dialami hewan lucu ini bukan karena masalah hati yang kosong (akibat jomblo), melainkan karena keadaan fisiologis ferret.

Berdasarkan laman "Ferret Healthy Libary", Ferret sudah menderita kelainan hormon sejak memasuki usia dewasa. Kelainan ini disebut hyperadrenocorticism, yaitu suatu kondisi di mana korteks adrenal memproduksi hormon seks secara berlebihan (hormon seks: progesteron, testosteron, dan estrogen).

Pada Ferret jantan atau umumnya disebut 'Hob' saat produksi hormon seks tinggi akan meningkatkan perilaku agresif dan mengalami kesulitan buang air kecil karena kelenjar prostat membesar. Apabila tidak terjadi perkawinan maka akan terlihat adanya kerontokan rambut, yang dimulai pada bagian ekor dan pantat lalu berlanjut ke bagian atas tubuh, menuju kepala.

Loading...

Pada Ferret betina atau Jill, menurut  laman TodayIFoundOut, memiliki sistem reproduksi yang unik, yaitu induksi ovulasi. Proses ini berbeda dengan manusia, di mana ketika tidak terjadi fertilisasi, maka ovum (sel telur) akan luruh. Berbeda halnya dengan Ferret, sel telur akan menunggu sampai adanya tindakan kawin.

Namun, apabila tidak terjadi proses perkawinan, kadar hormon estrogen akan terus tinggi dan tetap berada dalam darah untuk jangka waktu yang lama. Sehingga dapat menyebabkan depresi progresif dan anemia berat yang dapat mengancam nyawa Ferret betina.

Sudah sepatutnya manusia banyak bersyukur, karena masih dapat merasakan jomblo tanpa merasa terancam. Eitss, tapi ingat, jangan kelamaan.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red