×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Fenomena orang viral tanpa skill 'wow' yang bikin gerah

0

Serius

Fenomena orang viral tanpa skill 'wow' yang bikin gerah

Menelaah pesan mendalam dari kutipan 'stop making stupid people famous'.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Gin

17 / 10 / 2018 11:47

Udah beberapa tahun ini, terlebih setelah masuk ke era youtube, twitter, dan sekarang instagram. Kita banyak menemukan hal-hal sepele atau lebih tepatnya gak penting namun justru bisa dengan mudah menyebar luas hingga membuat orang yang bersangkutan bisa dikenal. Sudah sering mendengar istilah viral, bukan? Begitulah kurang lebihnya. 

Fenomena ini mulai menjadi tren setelah masa kejayaan dua mojang Bandung Sinta-Jojo yang viral karena video lipsync lagu Keong Racun. Could you please tell me something special about their video? I think you will be overwhelmed to find the reason why people like their not-so-important-stuff. Tapi 'karya' mereka itu memang tidak bisa disalahkan juga, toh slogan youtube adalah Broadcast Yourself.

Dari situlah setidaknya awal mula youtube dijadikan tempat mencari ketenaran secara instan oleh mereka yang memang ingin terkenal atau oleh mereka yang beruntung dapat dikenal padahal hanya bermodalkan 'keisengan'. 

I don't think it's necessary to mention some famous people from youtube back then since they may not be famous as they were now. I'm really sorry.

Kalau kita tarik ke waktu sekarang, kita udah pasti bisa nyebutin kalau sosial media paling sering digunakan adalah Instagram. Setuju? At least, we can make sure that most people have this application on their phone even though it's just for their fake accounts to stalk someone they're curious about or to find the latest gossips. 

Loading...

Tempat inilah yang mungkin dijadikan wadah paling menjanjikan oleh mereka yang masih mencari ketenaran sampai sekarang. Kita bisa lihat banyak orang yang rela gila-gilaan demi terlihat lucu, atau dengan percaya dirinya berbagi kegiatan mereka ke muka publik dengan dalih nge-vlog padahal isinya sama sekali gak menarik. Apakah mereka salah? Tentu tidak. In fact, they can do and share whatever they want. 

Dulu sempat tenar juga yang namanya Dijah Yellow. Perempuan penggemar warna kuning yang secara terang-terangan membenci Raisa dan musik dangdut. Apa yang dia punya sampai bisa terkenal? People may simply answer it's because of her stupidity. Then WHO made her strike it rich? And I'll simply answer, IT'S YOU, PEOPLE!

Kalimat yang ada di judul tulisan ini pasti sering kalian lihat, terlebih di kolom komentar Instagram. Atau bahkan sering kalian ucapkan? Ngaku saja!

Kalimat ini punya makna yang dalem banget yang isinya mengajak kita untuk melakukan sesuatu yang BAIK. BERHENTI MEMBUAT ORANG BODOH JADI TERKENAL! Jadi?

Ketika kita lihat ada seseorang yang aneh, gak penting, dan mengarah ke annoying. Bisakah kita cuma diam dan membiarkan ia termakan oleh obsesinya sendiri? Faktanya, when people see that kinda thing; even though they don't like it, they usually share those videos or pictures instead of blocking them. 

Have you found out who's to blame? It's clear, or even crystal, YOU!

Those who share things they actually know it's bad but still keep stalking it or even tagging their friends' name on the messy posts! 

A famous stupid person yang terkenal sekarang ialah Mimi Peri? Tahu, kan? Jadi dia terus percaya diri buat mengolok-olok dirinya sendiri itu murni salah dia, kah? I don't think so. Coba perhatikan kolom komentarnya, banyak yang memuji penampilannya. Entah mereka bilang cantik, lucu, atau memuji niatnya yang baik karena ia seorang pecinta keluarga. Apakah itu perlu? I don't need to answer these questions based on what occurs on my mind as i'm sure that people know what they actually have to do. 

Aneh, bukan? Jika masih ada yang berpendapat bahwa itu wajar-wajar saja buat tujuan hiburan. Apakah selera humormu seburuk itu? Probably, that's why most Indonesian are hard to understand sarcastic jokes. 

Sedikit mengherankan juga sebetulnya di zaman sekarang masih ada aja orang yang pengen terkenal dengan cara-cara yang udah kadaluarsa. Di mana udah banyak youtubers yang berlomba-lomba ngasih konten menarik dan bagus. Ya tetep aja walaupun kebanyakan tujuannya memang buat uang, setidaknya mereka nggak asal buat konten.

Di dunia mereka pun bahkan begitu mudah mencium ketidakadilan loh. Youtuber dengan konten yang jauh lebih menarik, gak cuma cekikikan gak jelas, atau cuma berbagi kegiatan yang gak ada efek apa-apa buat penontonnya, mereka bisa kalah telak sama seseorang yang cuma ngandelin squishy. Isn't that funny? 

Kalau di dunia instagram, selain sebangsa Mimi Peri, yang amat disayangkan adalah mereka yang menipu namun sepintas seperti hanya mengiklankan saja. Mereka bisa dengan mudahnya posting iklan-iklan yang diluar nalar. I don't have to mention what kinds of products they are. Yang jelas, jangan menipu mereka yang bahkan menganggapmu idola hanya untuk mendapatkan uang. I think they also deserve to call stupid people. Again, I'm really sorry. 

Intinya, mengapa hal-hal dan orang-orang yang gak penting sama sekali mudah terkenal di negara ini gak semerta-mereta itu semua salah mereka seratus persen. Sudah jelas masalahnya ada di SELERA kebanyakan masyarakat kita. 

I'm not spreading hatred. I just want people to understand that you'll never go wrong by being smart. Offended by this article? GO UPGRADE YOUR TASTE ;) 

 

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red