×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Eksotisme dan mitos wisata alam Goa Pindul Yogyakarta

0

Jalan-Jalan

Eksotisme dan mitos wisata alam Goa Pindul Yogyakarta

Keindahan, eksotisme, dan mitos wisata alam Goa Pindul Yogyakarta menjadikan lokasi ini cocok sebagai tempat berlibur.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Fanny Aghnia

31 / 12 / 2020 11:17

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki segudang tempat wisata yang sangat indah, mulai dari yang sarat sejarah, alam, edukatif, hingga kekinian. Semua kalangan bisa berlibur di Kota Gudeg ini dengan nyaman. Harganya pun relatif murah bahkan ada beberapa yang gratis karena di lingkungan Jogja ini masih banyak kekayaan alam dan warganya pun mengelola alam dengan sangat baik.

Maka dari itu, siapa yang tidak mengenal Kota Yogyakarta? Kota dengan berbagai tempat wisata ini sangat indah dan punya harga terjangkau. Suasana yang ditawarkan juga memberikan ketenangan seperti pergi ke sebuah tempat yang jauh dari hiruk pikuk ibu kota. Tentunya karena Yogyakarta memiliki budaya Jawa yang sangat kental dan dikenal sebagai Kota Pelajar sehingga menjadi identitas kota istimewa ini.

Pada liburan tahun lalu, saya dan keluarga berlibur ke Kota Yogyakarta. Ini menjadi pengalaman kesekian kalinya untuk berlibur ke Kota Gudeg. Saya dan keluarga lebih memilih berangkat menggunakan mobil pribadi yang cukup memakan waktu selama 8 jam untuk menuju Yogyakarta. Alasannya karena kami ingin menikmati perjalanan dan tidak terburu-buru. Selain itu jika membawa mobil pribadi memudah kami mengunjungi tempat wisata tanpa harus menyewa alat transportasi di sana yang mana cukup mengurangi bujet pengeluaran.

Kami berlibur di Yogyakarta kurang lebih selama satu minggu dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang sangat indah dan terjamin kualitasnya. Ada beberapa tempat wisata yang kami kunjungi, baik wisata alam maupun wisata seperti museum. Sebelum berkunjung tentunya kami mencari referensi wisata di Google. Saya sangat suka dengan wisata alam yang menjadi pilihan kami.

Berkunjung ke kota Yogyakarta rasanya tidak cukup jika belum mengunjungi tempat wisata alam yang sangat indah ini, yaitu wisata cave tubing Goa Pindul Yogyakarta yang letaknya berada di daerah Gunungkidul. Wisata alam ini menjadi tempat pilihan para traveller untuk mengisi waktu liburan. Di Goa Pindul kami melakukan rafting dengan merasakan sensasi seru menyusuri aliran mata air bawah tanah khas perbukitan karst yang melewati gua. Gua ini tepatnya berada di Dusun Gelaran 2, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Loading...

Sejak tahun 2010 objek wisata ini mulai dikembangkan oleh masyarakat sekitar sehingga sekarang masih menjadi target destinasi untuk para wisatawan lokal, nasional, maupun internasional. Nah, sebelum berbicara lebih jauh tentu kita harus mengetahui tentang Goa Pindul.

Dilansir dari bejiharjo-karangmojo.desa.id, ternyata nama Goa Pindul memiliki asal-usul, loh. Nama tersebut berasal dari kisah perjalanan Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Pemanahan yang diutus oleh Panembahan Senopati Mataram untuk membunuh bayi laki-laki buah cinta Putri Panembahan Senopati.

Dalam perjalanannya, kedua Abdi itu sepakat untuk tidak membunuh sang bayi. Keduanya lalu pergi ke arah timur yaitu ke arah Gunungkidul, sementara itu sang bayi terus menangis, kedua utusan itu pun memutuskan untuk memandikan sang bayi.

Ki Juru Mertani naik ke salah satu bukit dan menginjak tanah di puncak bukit. Dengan kesaktiannya tanah yang diinjak pun runtuh dan mengangalah sebuah lubang besar dengan aliran air di bawahnya. Kemudian sang bayi dimandikan di dalam goa di lubang tadi. Saat dimandikan pipi sang bayi terbentur (Jawa=Kebendul) batu yang ada di dalamnya. Karena peristiwa tersebut goa itu dinamakan Goa Pindul (Pipi Kebendul).

Goa Pindul memiliki panjang kurang lebih 350 meter, penyusuran dapat ditempuh dengan waktu normal yaitu 40-60 menit. Ukuran lebar antar dinding rata-rata 4 meter, ketinggian dari permukaan air dengan dinding di atas sekitar 5 meter dan kedalaman air sungai sekitar 1-12 meter. Namun ada salah satu zona sempit yang hanya dapat dilewati dengan 1 ban saja. Ini menjadi alasan mengapa Goa Pindul hanya menggunakan ban, bukan sampan atau perahu karet.

Di rafting goa pindul ini akan menggunakan ban yang biasa disebut cave tubing saat melakukan susur gua. Kegiatan ini pastinya menambah keseruan liburan bersama teman maupun keluarga. Apalagi aktivitas susur goa ini aman untuk anak-anak hingga orang dewasa karena kamu akan didampingi oleh pemandu dan dibekali dengan safety body seperti pelampung, sepatu, dan tubing. Untuk menikmati paket wisata ini cukup merogoh kocek seharga Rp 35 ribu per orang.

Beberapa fasilitas yang disediakan oleh tim Goa Pindul saat menyusuri gua di antaranya adalah peminjaman alat yaitu jaket pelampung dan ban tubing. Sementara fasilitas di basecamp adalah tempat nyaman dan luas, free wifi hotspot, dan free wedang pindul. Kemudian disediakan alat transportasi obyek wisata (pajero pindul), pemandu lokal, dan asuransi.

Selama perjalanan dalam Goa Pindul para pengunjung juga dapat menikmati indahnya stalaktit dan stalakmit yang berdiri kokoh. Selain itu juga dapat melihat berbagai macam kelelawar, mulai dari jenis kalong hingga kelelawar goa yang jarang ditemui. Apalagi air yang jernih dan tetesan air goa menambah sejuknya goa. Saat mengunjungi Goa Pindul rasanya sangat kurang jika hanya mencoba cave tubing, karena ada beberapa paket wisata yang ditawarkan.

Paket wisata yang tak kalah menariknya adalah River Tubing Kali Oyo. Kami diberikan tantangan yang menarik untuk mengarungi Sungai Oyo sepanjang 1500 meter dengan menggunakan ban. Tak perlu khawatir saat mengarungi sungai karena sudah didampingi oleh pemandu yang siap siaga.

Harga yang dibanderol juga cukup terjangkau, kamu perlu merogoh kocek seharga Rp 45 ribu per orang. Setelah selesai menyusuri Kali Oyo, saya dan keluarga mencoba untuk menguji adrenalin dengan melompati sungai setinggi 4 meter. Wah! menjadi pengalaman baru untuk saya bisa melompati sungai dengan melihat pemandangan alur sungai dari ketinggian. Setelah itu kami menuju air terjun Sungai Oyo untuk relaksasi menikmati derasnya air terjun. Konon mitosnya air terjun tersebut dapat mempercepat untuk dapat jodoh bagi yang belum bertemu jodohnya.

Sudah terbayang, kan bagaimana indahnya Goa Pindul dengan daya tarik keindahan dan keunikan, tersendiri yang mungkin tidak ada di antara goa-goa wisata lain. Goa ini memiliki mitos bebatuannya yang bisa membuat seseorang menjadi perkasa dan juga awet muda. Mitos yang ada di Goa Pindul ini seakan menjadi pelengkap keindahan adanya surga tersembunyi. Saya dan keluarga pun sudah dua kali berkunjung ke Goa Pindul dan tak ada rasa bosan karena Goa Pindul memiliki keindahan alam yang unik di dalam goa.

Maka tidak perlu pusing lagi untuk mencari tempat berlibur karena Goa Pindul bisa menjadi salah satu destinasi wisata dengan pemandangan yang sangat indah, harganya pun terjangkau sehingga wajib untuk kamu kunjungi!

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red