Beberapa waktu lalu di kawasan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, ada seorang pria yang viral di media sosial karena tertangkap kamera tengah menyebrang di zebra cross dengan mengangkat potongan kertas bertuliskan "My new EP is coming out on February 20th". Rupanya sosok viral ini adalah musisi yang melejit lewat single berjudul I Don't Care, Rendy Pandugo. Konsep foto seperti konten dude with a sign yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial ini sukses dipraktikkan oleh Rendy Pandugo sebagai cara unik untuk mempromosikan EP terbarunya yang bertajuk Chapter One.
Di penghujung bulan Januari lalu, melalui akun Instagram @rendypandugo, musisi asal Surabaya ini merilis kembali single sebelumnya, Why, yang sudah dikemas ulang dalam versi piano. Tepat pada tanggal 20 Februari 2020, Rendy merilis EP Chapter One yang terdiri dari tiga lagu, termasuk lagu Why. Selain Why, EP ini memuat single Underwater yang dikemas ulang oleh Rendy menjadi versi piano dan sebuah lagu terbaru berjudul Edge of The Heart.
Stuck on the edge of the heart
We're too afraid to swallow the pride
And we both know our love won't live a thousand lifetimes
No, we're not gonna make it till the end
Potongan lirik ini menggambarkan bagaimana lagu Edge of The Heart berusaha menceritakan tentang perjuangan dalam mempertahankan cinta yang sebenarnya sulit untuk tetap dilanjutkan. Dentingan piano yang mengiringi hampir sebagian besar lagu ini semakin membawa vibe syahdu nan menyayat hati ketika didengarkan.
Musisi yang sudah memiliki lebih dari satu juta pendengar bulanan di Spotify dan 96 ribu subscriber YouTube ini juga turut menuangkan konsep cerita unik dalam music video lagu Edge of The Heart. Dalam video, Rendy menggambarkan hubungan cinta sebagai tumbuhan dalam pot. Pot tumbuhan ini selalu dilindungi, disirami, dan berada di dekapan Rendy ke mana pun ia pergi. Seiring berjalannya waktu, tanaman bertumbuh semakin besar, tetapi di akhir video Rendy akhirnya berlari meninggalkan tanaman ini. Penasaran kan? Music video Edge of The Heart selengkapnya bisa langsung ditonton di kanal YouTube Rendy Pandugo.
Perilisan EP Chapter One juga dirayakan Rendy Pandugo dengan mengundang rekan-rekan media dan para pendengar setianya. Berlokasi di FLIX Cinema Mall of Indonesia, Jakarta Utara, selain peluncuran EP, Rendy juga menerima simbolisasi tanaman dalam pot dan tentunya mengadakan gig kecil-kecilan di hall FLIX Cinema. Jika biasanya identik dengan gitar, kali ini Rendy menunjukkan bakat lainnya dalam bermusik, yaitu bermain piano/keyboard.
EP Chapter One kini bisa didengarkan di berbagai platform streaming musik digital, seperti Spotify hingga iTunes. Ditunggu chapter berikutnya dari Rendy Pandugo ya!