×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Bolehkah meregangkan sendi hingga berbunyi? Ini penjelasannya

0

Kesehatan

Bolehkah meregangkan sendi hingga berbunyi? Ini penjelasannya

Kamu mungkin pernah mendengar bunyi 'krek' ketika meregangkan sendi yang terasa pegal. Namun, apakah hal tersebut aman dilakukan?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Dadang Supena

13 / 09 / 2019 16:52

Sendi merupakan bagian tubuh yang menyambungkan tulang-tulang. Sendi dibagi menjadi sendi mati dan sendi gerak. Sendi yang dapat berbunyi adalah sendi gerak. Sendi tubuh yang dapat bergerak di antaranya adalah sendi leher, siku, buku-buku jari, lutut, dan pergelangan kaki.

Sendi manusia terdiri dari tulang rawan yang terdiri dari tendon dan ligamen yang dilindungi oleh kapsul dan dilapisi dengan cairan. Cairan ini mengandung oksigen, karbondioksida, dan nitrogen.

sendi-leher-kaku

Sumber: https://rheumapas.com/kepala-terasa-dan-leher-kaku/

Ketika kamu meregangkan sendi dengan gerakan cepat dan menghentak, maka ruang dalam sendi akan membesar sehingga tekanan di dalam sendi akan menurun. Kondisi ini menyebabkan terdoronganya udara yang mengandung cairan keluar sehingga mengakibatkan pelepasan gas dan pada akhirnya menghasilkan bunyi ‘krek’ pada sendi.

Loading...

Banyak orang yang percaya bahwa membunyikan sendi, seperti sendi leher dan buku-buku jari dapat mengurangi rasa pegal dan kaku pada area sendi tersebut. Sehingga tak jarang aktivitas ini menjadi kebiasaan membunyikan sendi secara sengaja.

Bolehkah meregangkan sendi hingga berbunyi?

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya mengenai dampak meregangkan sendi hingga berbunyi. Sebenarnya, jika hal tersebut dilakukan sesekali mungkin tidak akan memberikan dampak yang besar. Meskipun meregangkan sendi hingga berbunyi dapat meredakan rasa pegal, namun ternyata hal itu hanya bersifat sementara. Jika hal ini menjadi kebiasaan, maka dapat melenceng dari aturan sendi yang sebenarnya. Pasalnya, tulang rawan manusia bersifat lentur dan elastis, sehingga kebiasaan ini dapat berpotensi menghancurkan tulang yang berada di dalamnya.

Selain itu, pakar kebugaran juga menyatakan bahwa kebiasaan meregangkan sendi leher hingga berbunyi dapat meningkatkan risiko terpapar stroke. Hal ini disebabkan karena kebiasaan ini diperkirakan dapat memicu kerusakan pada arteri dan pembuluh nadi pada area leher. Sehingga apabila gerakan tersebut dilakukan pada leher dan menyebabkan saraf terjepit. Maka bukannya tidak mungkin hal tersebut dapat menghambat perintah dari otak pada organ gerak di tubuh.

Cara mengatasi pegal tanpa membunyikan sendi.

Agar sendi tidak kaku dan pegal, para ahli menyarankan agar lebih sering bergerak dan beraktivitas fisik tiap kali kamu merasa pegal. Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk melakukan olahraga secara teratur.

Apabila kamu memiliki kebiasaan membunyikan sendi, setidaknya lakukan gerakan tersebut secara lembut dan perlahan. Jangan menghentaknya terlalu keras, seperti terlalu menekuk atau memutar sendi. Pasalnya, hal tersebut dapat memberikan beban lebih pada sendi sehingga dapat meningkatkan risiko terkena radang sendi.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red