×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
7 Fakta unik mahasiswa Jogja yang jarang disadari

0

Life

7 Fakta unik mahasiswa Jogja yang jarang disadari

Yang tahu dan merasakan hanya mahasiswa Jogja.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Apoteker Gandengan

03 / 02 / 2018 17:25

Jogja adalah kota pelajar, itu sudah jargon lama. Kini Jogja juga tumbuh menjadi kota yang ditumbuhi begitu banyak hotel, plus juga jadi tempat bertumbuh startup-startup baru yang siap berkompetisi di persaingan global.

Sebagai kota yang identik dengan pelajar, sudah barang tentu jumlah mahasiswa Jogja itu cukup banyak. Hal itu sebanding dengan banyaknya kampus baik negeri maupun swasta di seantero Jogja. Dan berikut ini 7 fakta yang pasti kena banget untuk para mahasiswa Jogja.

1. Sebagian besar Mahasiswa Jogja Tidak Tinggal di Jogja

Jogja sebenarnya merujuk pada Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). DIY merupakan provinsi dengan ibukotanya adalah Kota Yogyakarta. Jadi sebenarnya kalau mau fair, Jogja diambil dari nama ibukota provinsi DIY.

Sumber: Kang Tiar

Loading...

foto: kangtiar.blogspot.com

Nah, nyatanya, sebagian besar mahasiswa Jogja justru lebih banyak tinggal dan kuliah di Kabupaten Sleman atau malah Bantul. Sleman jelas juaranya karena sebagian besar Universitas Gadjah Mada bersinggungan dengan kabupaten Sleman. Kampus-kampus seperti Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, hingga Universitas Islam Indonesia juga ada di Sleman. Meski begitu, tetap saja para mahasiswa mengklaim diri sebagai mahasiswa Jogja.

2. Sebagian Mahasiswa Jogja Telah Merantau ke Jogja Sejak SMA

Di Jogja ada sederet sekolah menengah unggulan yang menarik minat para pelajar maupun orangtuanya sebagai pilihan terbaik dalam pendidikan dan juga kehidupan. Maka tidak heran jika cukup banyak pelajar SMA yang ngekos karena memang datang ke Jogja untuk bersekolah di sekolah menengah unggulan itu.

Sumber: detik.com

Nah, sesudah lulus SMA, biasanya sudah keenakan. Jogja kan memang asyik. Maka, otomatis pilihan-pilihan kampus yang akan dituju tidak jauh-jauh dari kampus-kampus yang ada di Jogja. Bolehlah disebut mahasiswa jenis ini merupakan mahasiswa gagal move on, tidak bisa ke lain kota.

3. Sebagian Mahasiswa Jogja Datang Tanpa Tahu Bahasa Jawa Sama Sekali

Sumber: Gilang Pamungkas

foto: Gilang Pamungkas

Saya pernah dikerjai teman untuk menyebut "kulo sega*on", dua buah kata yang kalau disambung artinya memang kurang elok tapi asli bikin ngakak. Nyatanya memang begitu, mahasiswa dari Sumatera atau juga Kalimantan tiba ke Jogja tanpa paham bahasa Jawa, padahal di Jogja penggunaan bahasa Jawa dalam pergaulan sangatlah kental. Maka tidak heran kalau korban jebakan betmen boso jowo seperti yang saya alami tidak akan pernah berhenti.

4. Touring!

Sumber: YouLie Punya Cerita

foto: threeyoulie.blogspot.com

Hampir pasti yang namanya mahasiswa Jogja akan melakukan hal ini, baik naik mobil maupun seringnya sih naik sepeda motor. Saya sendiri pernah touring 12 sepeda motor ke Pantai Ngobaran Gunungkidul, jauh sebelum pantai itu terkenal. Kalau tidak ke pantai, touring para mahasiswa ya ke Kaliurang, berikut tempat-tempat wisata yang ada di sekitarnya. Dolan-dolan semacam ini memang asyik, sih.

5. Jagonya Angkringan dan Burjo

Sumber: Deni Anggoleta

foto: Deni Anggoleta

Namanya mahasiswa Jogja nggak sah kalau belum sarapan, makan siang, maupun makan malam di angkringan dan burjo. Bagaimanapun, dua tempat itu adalah penyelamat mahasiswa yang lagi kesusahan. Saking akrabnya, banyak mahasiswa Jogja yang punya nomor penjual burjo maupun mas-mas angkringan. Biasanya lagi, pesannya hanya es teh tapi ngobrolnya 4 jam. Yang penting guyub!

6. Nogkrong di seputaran Selokan Mataram

Sumber: kompasiana.com

foto: Hola Hope Photography

Selokan Mataram adalah selokan yang dulunya menyerupai kali dan memang digunakan sebagai saluran air dan juga pengairan. Dahulu, Selokan Mataram itu lebar dan di tempat-tempat tertentu kalau sudah malam pinggir-pinggirnya sangat sepi. Eh, sekarang, begitu banyak wisata kuliner di sepanjang Selokan Mataram yang telah dipersempit. Maka kalau membahas Selokan Mataram, mahasiswa Jogja zaman now dan zaman old pasti punya kisah yang berbeda.

7. Kena Cegatan!

Sumber: Info Cegatan Jogja

Tidak hanya mahasiswa Jogja yang kena, sih, tapi nggak sah jadi mahasiswa Jogja kalau belum kena hal yang satu ini. Nyatanya bahkan ada nama grup terkemuka 'Info Cegatan Jogja', sebagai penanda bahwa di Jogja sering ada cegatan. Banyaknya anak kos memang membuat banyaknya sepeda motor beredar dan jadinya banyak maling motor juga. Cegatan tentu membantu hal ini. Cegatan cukup sering terjadi di sekitar Kotabaru, Gabusan, maupun di Maguwoharjo. Dekat kampus semua, tuh.

Hayo, apalagi yang khas dari mahasiswa Jogja? Tambahkan di kolom komentar, ya!

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    25%

  • Ngakak!

    75%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red