×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Pesona khas Cagar Alam Tangkoko Bitung di Sulawesi Utara

0

Jalan-Jalan

5 Pesona khas Cagar Alam Tangkoko Bitung di Sulawesi Utara

Pesona alam dari Kerajaan Macaca Nigra satu-satunya di dunia ini hanya ada di Bitung, Sulawesi Utara. Kekayaan hayatinya sungguh beragam.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Gracey Wakary

04 / 07 / 2019 13:23

Jangan katakan dirimu sebagai pencinta jalan-jalan yang senang berinteraksi dengan alam jika belum berkunjung ke Cagar Alam Tangkoko, Batu Angus Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Ya, karena di cagar alam yang letaknya sekitar 50 km dari Bandara Sam Ratulangi, Manado ini ternyata memiliki beragam pesona alam tidak dapat ditemui secara bersamaan di tempat lain.

Kawasan yang memiliki luas tidak lebih dari 635 Ha (khusus di Batu Angus) ini juga dikenal sebagai rumah dari banyak keragaman hayati flora dan fauna yang dilindungi. Nah, ini dia lima pesona khas yang bisa kamu temui di kawasan ini.

1. Kerajaan Macaca Nigra satu-satunya di dunia.

Macaca Nigra, si monyet pantat merah yang dilindungi sekaligus penjaga hutan. (foto: graceywakary)

Yang menjadi utama alias bintang dari kawasan ini adalah para Macaca Nigra alias monyet pantat merah atau sebutan lokalnya adalah Yaki panta merah. Mereka kini masuk dalam daftar hewan yang dilindungi karena hanya area inilah yang menjadi habitat utama mereka. Di dunia, ada 23 spesies Macaca, tujuh diantaranya hidup di Indonesia, namun khusus Macaca Nigra, hanya bisa ditemukan di kawasan cagar alam ini. Ia tidak bisa hidup di area selain hutan ini. Mereka juga hidup dalam kawanan dan amat mudah ditemui saat kita memasuki kawasan cagar alam ini.

Loading...

2. Rumah utama untuk berkembang biak dari monyet terkecil di dunia.

Imutnya keluarga Tarsius Spektrum yang ada di Cagar Alam Tangkoko. (foto: graceywakary)

Selain sebagai tempat hidup dari Macaca Nigra, cagar alam ini juga menjadi tempat berkembang biak dari monyet terkecil di dunia, Tarsius Spektrum. Salah satu jenis tarsius yang memiliki bau khas ini memang menjadikan beberapa dahan pohon yang berlubang sebagai tempat berlindung dari sergapan hewan pemangsa. Biasanya mereka mudah ditemui saat sore menjelang malam.

3. Tempat bermacam pohon khas khatulistiwa.

Kawasan ini menjadi kawasan flora yang beragam. (graceywakary)

Yang namanya cagar alam pasti memiliki bermacam-macam pohon. Di cagar alam ini yang paling banyak hidup adalah beberapa jenis pohon khas seperti pohon beringin (Ficus spp), pohon aras (Duabanga moluccana), pohon nantu (Palaquium obtusifolium), dan kantong semar (Nephentes gynamphora).

4. Si Pantai Parang yang cantik.

Pantai ini juga berada di kawasan cagar alam tepatnya di pos satu. (graceywakary)

Cagar alam ini juga memiliki area pantai cantik yang berpasir putih sepanjang 1 km serta rangkaian coral cantik didalamnya. Jadi jika ke sini, jangan lupa juga untuk bersantai atau snorkeling di area pantai ini.

5. Ada Russel Wallace di sini.

Ahli Biologi asal inggris inilah yang awalnya pada 150 tahun lalu meneliti kawasan lindung ini. (graceywakary)

Bagi yang mencintai dunia flora dan fauna, nama Rusell Walace bukan nama yang asing. Ya, peneliti dan ahli biologi asal Inggris inilah yang menemukan kawasan alami ini pada 150 tahun lalu, dan untuk menghormatinya maka pada Februari lalu pemerintah Bitung dan kawasan ini membangun patungnya.

Itu dia lima hal yang unik dari cagar alam yang juga menjadi rumah tetap dari rusa (Cervus timorensis), musang coklat (Macrogalidia musschenbroeki), maleo (Macrocephalon maleo), rangkong (Rhyticeros cassidix), elang laut (Haliaeetus leucogaster), dan kuskus (Ailurops ursinus).

Jika tertarik, maka kamu bisa langsung ke kawasan cagar alam ini menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dari Manado. Di sini guide disediakan plus kupon masuk yang wajib kamu bayar. Di sini juga ada tempat menginap yang merupakan rumah warga. Perjalanan untuk menemui kelima pesona unik ini pun bisa dilakukan dalam sehari. Selamat jalan-jalan. (Gracey Wakary).





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red