×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Hal yang kira-kira dilakukan Zinedine Zidane andai jadi manajer MU

0

Olahraga

5 Hal yang kira-kira dilakukan Zinedine Zidane andai jadi manajer MU

Mari kita berandai-andai, apa yang akan dilakukan Zinedine Zidane jika menjadi manajer Manchester United

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Fudi Theonardo

25 / 09 / 2018 16:12

Satu bulan terakhir, isu pergantian manajer memang tengah berembus di Manchester United. Manajemen Setan Merah dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melengserkan Jose Mourinho dari kursi pelatih mereka usai setan merah memetik beberapa hasil negatif.

Banyaknya musuh Mourinho di Old Trafford, seperti kepala eksekutif Ed Woodward serta duo pemain Prancis Paul Pogba dan Anthony Martial, membuat tekanan semakin besar. Belum lagi banyak mantan pemain yang angkat bicara dan mengkritik Mourinho di depan media.

Zidane dianggap sebagai sosok yang paling pas untuk menggantikan Mourinho, baik dari sisi track record, kemauan, kharisma, dan yang terpenting, dia tersedia karena sedang tidak melatih klub lain. Jadi tidak heran banyak fans United yang sudah menganggap bahwa datangnya Zidane adalah hal yang hampir pasti, walaupun kenyataannya belum terjadi. Banyak yang sudah mengandai-andai apa yang akan dilakukan Zidane untuk membenahi semua kelemahan United saat ini.

Yuk kita ikut membayangkan apa tindakan Zidane jika dia melatih Manchester United.

Zidane 1

1. Menerapkan mental pemenang.

Loading...

Sepeninggal Sir Alex Ferguson, Manchester United telah kehilangan sebagian besar mental pemenangnya. Mourinho memang dikenal sebagai manajer yang mampu menyuntik mental pemenang kepada pemainnya. Tapi keadaan sekarang berbeda sama sekali, pada saat ini Mourinho malah semakin menurunkan moral pemain United. Pertempuran adu kekuatan politik dengan Woodward membuat pihak pemain, staff, dan penggemar terbagi dua. Walau Mourinho bisa membangkitkan mental pemain United, situasi tidak memungkinkan.

Apakah Zidane mampu menerapkan mental pemenang kepada pemain United? Jawabannya tentu iya. Dia sudah memberi bukti dengan meraih gelar juara Liga Champion 3 kali berturut-turut. Banyak yang membantah bukti tersebut dengan mengatakan bahwa siapapun bisa melakukannya jika punya susunan pemain seperti itu. Jangan salah! Real Madrid hanya bisa sekali menjadi juara Liga Champion di 13 musim sebelum Zidane datang, walaupun susunan pemain Galacticos telah muncul.

Zidane mampu memberi mental pemenang di ruang ganti Madrid, tentu dia juga bisa melakukannya di kandang United. Apalagi ada faktor tambahan bahwa semua pemain akan bersatu saat seorang manajer baru datang, sehingga lebih mudah dibimbing.


Zidane 2

2. Fleksibilitas taktik.

Banyak pengamat yang mengatakan bahwa Zidane tidak mempunyai sistem taktik tertentu, yang di masa sekarang dianggap melupakan sebuah kelemahan. Tetapi mungkin hal ini juga merupakan sebuah kekuatan besar, karena hasilnya sudah terbukti bagus.

Manajer berusia 46 tahun itu tampaknya tidak terikat pada satu filosofi atau pendekatan, tetapi tim Real Madrid memainkan sepakbola klinis yang cepat dan efektif. Dalam banyak hal, hal mengingatkan pada permainan United di bawah arahan Sir Alex Ferguson - melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan; bermain dengan kekuatan Anda; menang dengan segala cara.

Mungkin ada banyak pekerjaan yang dilakukan Zidane belakang layar dalam melatih pemainnya, tetapi, seperti Ferguson, rasanya seperti 50% dari kinerja pemain berasal dari sosok ikoniknya. Sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, dia memiliki aura yang patut dihormati, dan jelas merupakan seorang motivator yang luar biasa.

Singkatnya, dia justru kebalikan dari Mourinho saat ini, yang menurunkan permainan mereka setiap kali bertanding. Dan ketika ada yang salah pada hasil yang dicapai United dalam satu pertandingan - semua orang sekarang tahu apa yang akan terjadi. Tidak akan ada lagi parkir bus oleh Zidane.

Fred

3. Tak ada lagi keluhan tentang transfer yang menjengkelkan.

Selama 2 setengah musim menangani Madrid, Zidane hanya membeli 3 pemain senior : Alvaro Morata (dibeli balik dari Juventus), Theo Hernández (Atletico Madrid), dan Dani Ceballos (Real Betis). Dia lebih fokus untuk memaksimalkan pemain berkualitas yang sudah ada, daripada bongkar pasang baru setiap musim. Zidane lebih bersifat "kepala pelatih" modern, dibanding "manajer", sehingga dia lebih tahu dengan detil apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pemain. Kebalikan darinya, Jose Mourinho selalu mengeluh kurangnya dana transfer untuk membeli pemain pilihannya. Keluhan tersebut selalu membuat jengkel petinggi klub, dan sekarang Ed Woodward sudah tidak tahan lagi.

Paul Pogba

4. Pertahankan dan tingkatkan kualitas Paul Pogba serta Anthony Martial.

Kedua pemain ini merupakan pihak yang paling berlawanan dengan Mourinho, dan sebaliknya mereka adalah rekan senegara Zidane. Otomatis mereka mempunyai respek tinggi terhadap Zidane, yang dianggap sebagai pahlawan di Prancis. Dengan demikian, Zidane bisa dengan mudah mempertahankan kedua pemain tersebut, dan mereka tidak berpikir lagi untuk pindah klub. Pogba dan Martial juga merupakan pemain hebat berkualitas tinggi, dan jika Zidane mampu meningkatkan kemampuan mereka, akan merupakan hal yang menguntungkan United.

Marcus Rashford

5. Percaya kepada pemain muda.

Memang Zidane tidak membuat Madrid dipenuhi dengan pemain asli, seperti yang dilakukan Pep Guardiola di Barcelona sebelumnya. Tapi setidaknya Zidane punya pengalaman melatih di Real Madrid Castilla, serta mempromosikan beberapa pemain muda ke tim inti. Dia telah membawa Marco Asensio, Borja Mayoral, Marcos Llorente dan Dani Ceballos ke tim utama, ditambah Casemiro yang dipanggil dari masa pinjaman.

Sedangkan Jose Mourinho telah memberi kesempatan kepada Marcus Rashford dan Scott McTominay, tapi bayangkan jika ada bakat hebat lain dari akademi United yang bisa digunakan. Timothy Fosu-Mensah terlihat berbakat besar tapi malah dipinjamkan ke Fulham. Andreas Pereira memberi penampilan menarik selama pramusim, tapi entah apa yang ada di pikiran Mourinho sekarang. Pemain muda seperti Luke Shaw dan Martial juga punya pengalaman buruk dengan disisihkan jika sekali bermain jelek.

Sekali lagi, Zidane belum datang ke Manchester United, dan Jose Mourinho juga masih bekerja di Old Trafford. Tulisan ini hanya berandai-andai saja.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red