×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Fakta mengenai ubun-ubun bayi ini belum banyak diketahui

0

Bayi

5 Fakta mengenai ubun-ubun bayi ini belum banyak diketahui

Salah satunya alasan mengapa ubun-ubun bayi lunak dan berdenyut.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Eka Peppy

19 / 03 / 2019 13:57

Istilah ubun-ubun tentu tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Saat bayi lahir, ubun-ubunnya memang tidak langsung menutup. Apakah kamu pernah melihat ubun-ubun bayi berdenyut? Nah, ternyata ini fakta tentang ubun-ubun bayi yang lunak dan berdenyut tersebut.

1. Ubun-ubun lunak dan berdenyut adalah hal yang normal.

Saat bayi lahir, ubun-ubunnya memang tidak langsung menutup. Di bawah ubun-ubun masih terdapat jaringan, seperti kulit, lemak, lapisan selaput pelindung otak hingga cairan otak. Karena itu ubun-ubun lembek dan berdenyut. Jadi tidak perlu khawatir karena bagian lunak dan berdenyut di ubun-ubun bayi adalah hal yang normal, bahkan hal ini penting bagi perkembangan otaknya.

 

2. Ubun-ubun memiliki fungsi penting.

Loading...

Bukan tanpa alasan, ubun-ubun memiliki fungsi yang penting bagi kesehatan tubuh bayi. Salah satunya adalah untuk mempermudah proses kelahiran. Selain itu, ubun-ubun yang lunak juga membantu agar otak bayi dapat berkembang secara maksimal. Sebab perkembangan otak anak seperti diketahui paling pesat terjadi pada seribu hari pertama kehidupan. Nah, ubun-ubun dapat mempermudah perkembangan jaringan otak tersebut.

 

3. Ubun-ubun menutup saat bayi usia 12-18 bulan.

Normalnya ubun-ubun akan menutup saat bayi berusia 12-18 bulan. Meskipun belum tertutup oleh tulang tengkorak, namun ubun-ubun bayi dilapisi oleh jaringan yang cukup tebal sehingga tetap aman walaupun disentuh.

 

4. Denyutan ubun-ubun seirama dengan denyutan jantung bayi.

Ubun-ubun yang berdenyut berasal dari pembuluh darah yang berada di bawahnya. Denyutan ini seirama dengan detak jantung bayi, dan denyutan di pembuluh darah lainnya. Saat bayi menangis, denyutan di ubun-ubun akan terasa lebih cepat dan lebih keras. Sedangkan saat kondisi bayi tenang seperti tertidur, denyut di ubun-ubun juga akan terasa lebih pelan.

 

5. Terdapat 5 ubun-ubun.

Tahukah kamu ternyata terdapat lima ubun-ubun di sekujur tengkorak. Empat ubun-ubun dengan cepat menyatu, disusul dengan ubun-ubun kelima dan terakhir yang menutup. Ubun-ubun yang terakhir menutup adalah yang bagian atas depan seperti yang kita lihat selama ini.
Jadi, bagi orang tua baru gak usah khawatir ya.

 

Yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah jika saat lahir tidak terasa adanya denyut pada ubun-ubun, atau ubun-ubun yang menutup terlalu cepat dari seharusnya. Ubun-ubun yang sudah menutup sejak lahir merupakan kelainan bawaan, dan ubun-ubun yang menutup terlalu cepat dapat disebabkan oleh kepadatan tulang yang berlebihan. Oke guys, semoga bermanfaat ya.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red