×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
10 Penemuan seni dan tulisan kuno kaya sejarah, ini cerita di baliknya

0

News

10 Penemuan seni dan tulisan kuno kaya sejarah, ini cerita di baliknya

Peradaban zaman kuno mempunyai keunikan cerita di baliknya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Istimrora Raka D.

18 / 01 / 2019 13:36

Budaya masa lalu sering kali menjadi hal yang menarik untuk kita ketahui bersama. Namun tak jarang hal tersebut menemui banyak kendala dikarenakan tergerus oleh zaman, entah itu budaya masa lalu itu sendiri, kota kuno, maupun para individu yang hidup di dalamnya. Namun, tidak semua bagian dari masa-masa tersebut menghilang seutuhnya. Masih banyak seni, lukisan, maupun tulisan yang dapat kita temukan, tentu saja para peneliti dan arkeolog berperan besar atas penemuan tersebut. Di antara semua penemuan akan seni dan tulisan tersebut bahkan ada yang bisa dibilang sangat memanjakan mata, seperti halnya daftar 10 temuan seni dan tulisan kuno yang akan kami jelaskan di bawah ini. So, cekidot!

1. Morbid Murals.

Morbid Murals

Pada tahun 2012, para arkeolog Tiongkok menemukan sesuatu yang beberapa waktu lalu tersebar ke seluruh komunitas ilmiah. Sebuah makam yang berbentuk segi delapan dengan atap berbentuk limas.

Ditemukan di Yangquan, struktur ini dibangun 700 tahun yang lalu dan tujuh dindingnya dihiasi dengan mural. Satu menunjukkan suami dan istri, pemilik kuburan yang hilang. Dua mural lain menggambarkan kisah mengerikan. Keduanya melibatkan keluarga miskin yang menghadapi pilihan mengerikan, yaitu membunuh seseorang untuk memastikan kelangsungan hidup mereka sendiri. Dan fokusnya jatuh pada anggota keluarga yang lebih tua, yaitu sang nenek.

Loading...

Dalam kisah di mana si orang tua memutuskan untuk menyelamatkan nenek dengan mengubur putranya yang masih hidup, mereka mendapatkan hadiah dengan menemukan harta saat menggali lubang. Lalu setelah itu, tidak ada yang harus dikorbankan. Dalam cerita kedua, sang kakek terhindar dari kematian yang mengerikan karena anak termuda rumah itu mengancam akan melakukan hal yang sama kepada ayahnya begitu dia sudah tua (sang ayah berencana membiarkan lelaki tua itu kelaparan). Kisah-kisah itu kelihatannya gelap, tetapi kisah-kisah itu menunjukkan nilai yang dulu sangat dihormati oleh orang Cina kuno, yaitu perlindungan terhadap orang tua.

 

2. New Nazca Lines.

New Nazca Lines

Baru-baru ini lebih dari 50 desain baru muncul di Gurun Nazca, Peru. Wilayah yang luas ini terkenal dengan gambar kuno yang hanya bisa dilihat dari udara. Desain besar yang dapat dikenali yaitu burung dan hewan lain serta desain geometris. Sebagian besar diciptakan oleh budaya Nazca (200-700 M). Namun, beberapa juga dibuat oleh budaya sebelumnya yang disebut Paracas dan Topara (500 SM-200 M).

Gambar-gambar yang baru ditemukan diyakini dibuat oleh Paracas atau Topara. Mereka “menggambar” dengan menggali lapisan tanah atas dan memperlihatkan garis-garis tanah yang lebih ringan di bawahnya. Teknik ini kemudian diadopsi oleh budaya Nazca. Sebagian besar gambar baru itu menunjukkan seorang prajurit, yang menandakan asal mula Paracas yang seringkali menciptakan sosok manusia.

Sejak gambar pertama mengejutkan dunia beberapa dekade lalu, para peneliti menjelajahi padang pasir itu. Lalu ditemukanlah 50 gambar baru yang semakin mengejutkan. Mereka menambahkan pemahaman yang lebih baik tentang mengapa Nazca memiliki geoglyph, sebuah tugas yang membentang hingga tiga kebudayaan dan berumur lebih dari seribu tahun.

 

3. Lukisan Yesus di Trapesitsa.

Trapesitsa's Jesus Painting

Benteng Trapesitsa di Bulgaria dulunya adalah benteng kuno dan ibu kota Kekaisaran Bulgaria Kedua. Ketika sebuah gereja abad pertengahan digali di Trapesitsa pada tahun 2018, gereja itu sebenarnya sama saja dengan lainnya yang sudah ditemukan di situs itu. Namun, bangunan abad ke-13 itu memiliki keunikan dengan gaya yang diperkirakan telah ada sejak lama. Orang akan berasumsi bahwa gereja-gereja yang berjumlah lebih dari 20 itu akan menunjukkan gambar Yesus seperti halnya gereja lainnya. Sebaliknya, ada kekurangan seni yaitu benar-benar tak menunjukkan sosok Jesus, Sang Ilahi dll. Kecuali di gedung baru.

Di gedung baru terdapat mural yang sangat indah sehingga menobatkannya menjadi gereja dengan lukisan terbaik di Benteng Trapesitsa. Di antara gambar-gambar itu terlihat tiga manusia dengan lingkaran cahaya, dan salah satunya menggambarkan Yesus. Ciri unik lainnya adalah bahwa gereja melekat pada dinding bagian dalam benteng. Masih menjadi misteri bagaimana bangunan ini mendapatkan gambar tersebut. Gereja itu tergolong kecil menurut standar hari ini, berukuran 4 meter (13 kaki) lebar dan 10 meter (33 kaki) panjangnya. Para arkeolog juga percaya bahwa itu adalah penyemangat untuk para pekerja gereja ini pada zaman dahulu dan tidak digunakan oleh elit masyarakat benteng.

 

4. The Retro Grave.

The Retro Grave

Pada tahun 2018, para arkeolog membongkar sebuah makam yang terletak di Cumae, Kota Yunani kuno tertua di dunia Barat. Kamar itu sendiri berusia 2.200 tahun dan telah dijarah oleh perampok makam. Para pencuri meninggalkan lukisan dinding yang aneh. Lukisan berupa orang yang berlari melintasi beberapa dinding dan juga menunjukkan orang menghadiri jamuan makan, salah satunya adalah pelayan laki-laki telanjang. Lukisan itu sendiri adalah penemuan yang luar biasa.

Semua makam lain di daerah itu hanya berisi mural yang berwarna putih atau merah. Pemandangan makam yang luas ini mempunyai banyak warna. Namun, anehnya mural itu sudah usang. Pada saat dilukis, tampilan seninya telah keluar dari gaya yang bertahan selama lebih dari satu abad. Para arkeolog tidak mengerti mengapa sang pelukis memilih gaya retro yang tidak modis daripada sesuatu yang trendi. Lukisan dinding yang runtuh bersama dengan fragmen yang ditemukan di tanah itu dipasang kembali dan disimpan untuk pembelajaran anak cucu.

 

5. Roman Literacy Link.

Roman Literacy Link

Bangsa Romawi gagal menyerbu Skotlandia, dan salah satu alasannya adalah para Pict. Suku-suku lokal yang gigih ini mengusir tentara Romawi setiap kali para tentara berusaha merebut Skotlandia.

Tidak banyak yang diketahui tentang suku Pict, tetapi mereka terkenal dengan seni tubuh yang rumit serta simbol-simbol yang mereka ukir pada permukaan seperti batu dan tulang. Para peneliti umumnya setuju bahwa itu adalah semacam bahasa tertulis tetapi tidak tahu bagaimana asal mulanya.

Banyak ilmuwan percaya bahwa ukiran itu berkembang lama setelah orang-orang Romawi meninggalkan tanah Inggris. Namun, bukti baru menunjukkan bahwa penjajah adalah sumber keinginan para Pictish untuk mulai menulis. Penggalian baru-baru ini di situs-situs suku tersebut menunjukkan penduduk setempat mengembangkan bahasa tertulis mereka sekitar 1.700 tahun yang lalu, kemungkinan karena terpengaruh tulisan Romawi.

Para Picts tidak pernah mengadopsi bahasa Latin, dan karena alasan ini, tulisan mereka tetap tidak dapat diterjemahkan. Roma juga gagal menaklukkan Irlandia, Jerman, dan Skandinavia. Menariknya, pada waktu yang sama ketika simbol-simbol Pictish berkembang, sistem penulisan lain berkembang, kemungkinan juga sebagai respons terhadap pertemuan literasi Romawi. Tandanya muncul di Skandinavia dan Jerman, dan Ogham di Irlandia.

 

6. Tattoed Woman’s Identity.

Tattoed Woman Mummy

Sebuah makam Mesir di Luxor ditemukan tubuh mumi seorang wanita pada tahun 2014. Saat mencari identitasnya, para peneliti mendapati sebuah karya seni yang luar biasa pada mumi tersebut, yaitu kulitnya. Lebih dari 30 tato yang rumit dan unik terpatri di leher, bahu, lengan, dan punggung wanita itu. Hal itu menjadi heboh ketika dia ditemukan. Tapi itu juga menentang gagasan lama dalam Egyptology tentang tokoh agama wanita.

Beberapa percaya bahwa wanita dilarang berada di posisi kepemimpinan, tetapi ini mengubah banyak hal. Tato berusia 3.000 tahun itu merupakan simbol kuat yang terhubung dengan sihir dan penyembuhan. Tato tersebut berada di posisi yang sangat terlihat, tak peduli ke arah manapun sang pemilik tato menghadap. Seni tubuhnya juga merupakan versi awal tato suci Mesir, mendukung teori lain bahwa tubuh perempuan digunakan sebagai objek ilahi atau magis selama ritual.

Hebatnya, butuh waktu empat tahun bagi otoritas Mesir untuk memutuskan apakah dia adalah sosok suci. Saat pengumuman pada 2018, dipastikan bahwa wanita muda itu memang individu yang sangat dihormati.

 

7. Speech Bubbles.

Beyt Ras Speech Bubbles

Kota Beyt Ras di Yordania memproduksi sebuah makam yang luar biasa pada tahun 2016. Kota ini dibangun oleh orang Romawi, dengan dua ruangan yang luasnya sekitar 52 meter persegi (560 kaki persegi). Sangat terkenal karena karya seninya, situs yang terpelihara dengan baik ini seperti semacam hadiah yang ditemukan. Dilukis di langit-langit dan dinding dalam satu ruangan oleh hampir 260 orang. Temanya adalah pembukaan kota kuno Capitolias, sebuah upaya yang konon dilakukan oleh manusia dan beberapa dewa. Banyak detail yang disertai kekacauan itu dikemas dengan indah untuk menggambarkan kehidupan ribuan tahun yang lalu di Capitolias.

Mural itu berisi fitur yang begitu tak terduga sehingga mengejutkan para arkeolog. Sekitar 60 gelembung ucapan, sama seperti yang ditemukan dalam buku komik, menggambarkan tindakan pembangun, petani, dan bahkan mayat yang berkata, “Sayang sekali bagiku! Aku mati!". Sentuhan lain yang sangat tidak biasa adalah bahasa yang dipilih. Gelembung-gelembung itu mengandung teks Aramik, yang ditulis dalam huruf-huruf Yunani. Teks Aramik sangat langka dalam mural deskriptif saat periode ini.

 

8. Pompeii’s Real Destruction Date.

Pompeii's Destruction

Saat ini teknik penelitian yang lebih baik sangat berperan di balik berbagai penemuan baru di Pompeii. Ketika kota kuno terus bikin ngeri sekaligus takjub, satu hal yang menurut peneliti tidak perlu diselidiki lebih lanjut adalah hari kematian Pompeii.

Kota Romawi kalah melawan ledakan vulkanik Gunung Vesuvius pada tahun 79 M. Hari itu tanggal 24 Agustus. Tanggal ini diputuskan setelah mempertimbangkan bukti arkeologis serta catatan sejarah kuno. Pada tahun 2018, momen yang mengejutkan datang ketika para arkeolog menemukan sebuah prasasti di sebuah rumah di Pompeii. Prasasti tersebut ditulis oleh seorang buruh yang mengukir sesuatu yang bertuliskan "hari ke-16 sebelum bulan November" atau dalam bahasa Inggris biasa, 17 Oktober. Secara historis, tidak ada yang dibiarkan hidup saat itu, apalagi bekerja di rumah. Ini jelas membuktikan bahwa kota ini dan tetangganya Herculaneum hancur hampir sebulan lebih lambat dari yang diyakini sebelumnya. Faktanya, hari sebenarnya kehancuran terjadi belum juga bisa dipastikan.

 

9. The Painted Lararium.

Pompeii's Painted Lararium

Pada tahun 2018, salah satu penemuan terbaik yang didapat dari Pompeii adalah penemuan kuil yang dicat. Disebut sebagai lararium, hampir setiap rumah Romawi kuno memiliki satu lararium.

Kuil dari kota yang hancur ini sangat menakjubkan. Berukuran 4,9 meter (16 kaki) dengan 3,7 meter (12 kaki) dan berisi kolam serta taman. Ada juga sisa-sisa altar dan persembahan. Mural-mural itu benar-benar mewah, dengan warna-warna yang sangat segar dan detail besar yang menunjukkan dewa-dewa Romawi, binatang yang terlibat dalam pertempuran, dan ular. Seekor merak yang dicat bahkan diposisikan seakan "menelusuri" taman asli di dalam kuil.

Pemilik kuil termasuk di antara orang-orang elite Pompeii. Lukisan-lukisan itu mengungkapkan bahwa mereka mungkin berbagi daya tarik antara sebagian besar orang Romawi dengan Mesir. Satu sosok menyerupai dewa Mesir berkepala anjing Anubis. Ada juga elemen kesuburan yang menuju kuil. Altar itu dilukis dengan simbol kesuburan, dan itu berisi sisa makanan terbakar yang terkait dengan kesuburan, seperti buah ara, kacang-kacangan, dan telur.

 

10. Lost Civilization.

Maharashtra's Lost Civilization

Di negara bagian barat Maharashtra, India, ada lima desa yang memiliki gambar-gambar misterius di sekitar mereka. Piktograf-piktograf kuno itu pun  segera menjadi perhatian para arkeolog. Penasaran, mereka mencari di lebih banyak desa. Hasilnya sungguh mengejutkan. Ribuan gambar prasejarah muncul. Dikaburkan oleh tanah, sebagian besar telah luput dari perhatian selama ribuan tahun. Seni menakjubkan itu termasuk burung, hewan, manusia, kehidupan laut, dan desain geometris yang menarik. Piktograf tersebut adalah sisa-sisa terakhir dari peradaban yang hilang dimana tidak ada yang tahu keberadaannya. Ini menjadikan mereka satu-satunya sumber informasi bagi para arkeolog yang ingin belajar lebih banyak tentang budaya misterius.

Sejauh ini, diketahui bahwa peradaban itu ada sejak sekitar 10.000 SM, karena saat itulah mereka menggambar di hampir setiap bukit. Kurangnya seni bertani dan adanya gambar yang menggambarkan binatang buruan menunjukkan bahwa mereka adalah para pemburu dan pengumpul makan pertanian. Ada juga teka-teki bagi para seniman ini, yaitu yang mengukir kuda nil dan badak. Dua spesies tersebut tak pernah ada di wilayah ini. Ini mengisyaratkan bahwa orang-orang tersebut datang dari tempat lain atau malah ternyata India barat memang pernah memiliki badak dan kuda nil pada saat itu.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red