Brilio.net - Orang bilang cinta bisa mengalahkan segalanya. Pasangan asal Cina ini adalah contoh sempurna dari istilah tersebut. Dong Zhijun dengan tinggi 80 cm dan istrinya Yuan Wanyu (27), yang menjadi korban luka bakar, dapat hidup berdampingan tanpa memandang fisik sebagai tolok ukur rasa cinta.

Dong yang kini berusia 29 tahun terlahir dengan dwarfisme. Kondisi yang mempengaruhi perkembangan tulang sehingga menghambat pertumbuhan tinggi badan. Saat masih kecil, ia juga mengalami patah tulang yang mengerikan. Sebagian besar masa kecil dan remaja dihabiskannya di tempat tidur. Dong hanya bisa berjalan dibantu oleh sepasang kruk.

Meski tumbuh dalam kondisi fisik tak sempurna, Dong tak mau menyerah begitu saja. Nasibnya berubah pada tahun 2003 ketika ia baru berusia 16 tahun. Melihat kondisi kesehatan orangtuanya yang sering sakit-sakitan, Dong menyadari bahwa ia harus belajar hidup mandiri.

Dong mulai belajar membaca dan menulis karakter China. Ia juga belajar bagaimana mengetik pada keyboard dan menggunakan internet. Perlahan tapi pasti, Dong mulai tertarik dengan dunia digital. Kini ia berhasil menjalankan empat website acara online dan menjalankan sebuah toko online. Bahkan ia telah direkrut sebagai petugas IT oleh perusahaan jasa informasi.

Berkat usaha dan kerja kerasnyanya, Dong sekarang bekerja sebagai penyiar pada platform live streaming serta menjadi selebriti online dengan 150 ribu pengikut. Internet rupanya tak hanya memberikan Dong karier yang cemerlang, namun juga membawanya menemukan cinta sejati.

Loading...

Dong dan istrinya Yuan bertemu tujuh tahun lalu melalui kontak jodoh via internet khusus untuk orang-orang cacat. Yuan berasal dari kota Zhaoqing di Cina selatan, Provinsi Guangdong. Ia mengalami luka bakar cukup parah akibat kecelakaan saat berusia satu tahun. Alhasil, wajahnya rusak dan membuatnya kehilangan semua jari di tangan kirinya. Lebih parah lagi, Yuan bahkan tak mampu menutup matanya akibat cacat tersebut selama 20 tahun.

Kondisi keuangan yang buruk dari keluarga Yuan juga membuatnya tak bisa meneruskan pendidikan ke jenjang universitas. Tak hanya itu, penampilannya menjadi kendala untuk mencari pekerjaan di kota kelahirannya. Ia juga berulang kali ditolak oleh beberapa perusahaan karena penampilannya tersebut. Sampai pada akhirnya Yuan bertemu dengan Dong yang mengembalikan kepercayaan dirinya.

"Dia adalah pria yang sangat baik," kata Yuan dalam sebuah wawancara.

Dong mengatakan jika menyukai Yuan dengan tulus ddan akan membahagiakan sang istri sepanjang hidupnya. Pasangan ini menikah pada tahun 2010 dan tinggal di kota Anshan, Provinsi Liaoning. Setelah menikah, Dong merelakan uang tabungannya untuk membawa Yuan melakukan operasi plastik dan membantu mengobati penglihatannya yang buruk. Keduanya memilih menjalani hidup yang sederhana. Sebagian besar waktu mereka habiskan di rumah dengan memasak dan menonton TV bersama-sama.

Bagi Yuan, Dong adalah sosok suami yang penuh kasih dan menikmati pekerjaan rumah tangga sehingga bisa mengurangi beban istrinya. Di sisi lain, Yuan adalah istri setia yang mau membantu suaminya menuruni tangga dan membawanya pergi berjalan-jalan di atas kursi rodanya.

"Bagiku, Yuan adalah gadis paling cantik dan memesona di dunia. Tak peduli apa yang terjadi, Yuan dan saya akan menghadapinya bersama-sama," ujar Dong.

Penasaran dengan ketulusan cinta mereka, berikut foto-fotonya yang brilio.net rangkum dari Asiantown, Minggu (4/9):

1. Dong Zhijun (29) dan istrinya Yuan Wanyu (27) telah menikah selama 6 tahun.

Dong dan Yuan © 2016 brilio.net

2. Pasangan dari China ini mengatakan kebahagiaan bukan tentang penampilan fisik.

Dong dan Yuan © 2016 brilio.net

3. Keduanya bertemu melalui kontak jodoh via internet yang khusus untuk orang-orang cacat.

Dong dan Yuan © 2016 brilio.net

4. Pasangan ini menjalani hidup sederhana dan menikmati waktu bersama-sama.

Dong dan Yuan © 2016 brilio.net

5. Setelah hidup bersama, keduanya kini menjalankan bisnis online dan ingin menjadi orang yang berpengaruh di dunia online.

Dong dan Yuan © 2016 brilio.net