Brilio.net - Dalam sebuah karya tulisan yang dicetak menjadi buku, biasanya akan ada kata pengantar yang jadi pendahuluan. Seorang penulis tentu perlu memikirkan bagian ini sebelum bukunya benar-benar terbit. Kata pengantar memberikan konteks dan latar belakang yang diperlukan untuk memahami lebih baik isi buku.

Selain itu, pentingnya kata pengantar terletak pada kemampuannya untuk membangun kedekatan dan keterlibatan emosional antara penulis dan pembaca. Melalui kata pengantar, penulis dapat berbagi cerita, pengalaman, atau pandangan pribadi yang mungkin menjadi motivasi di balik proses penulisan.

Hal ini tentu akan menciptakan ikatan yang lebih erat dan membuat pembaca merasa terhubung secara personal dengan penulisnya. Keterlibatan emosional ini dapat meningkatkan minat pembaca untuk membaca lebih lanjut serta meningkatkan apresiasi terhadap karya yang dibuat.

Nah, sebelum lebih jauh ngomongin soal pentingnya kata pengantar pada sebuah buku, ada baiknya kamu nyimak dulu pengertian kata pengantar buku, serta berbagai contohnya secara lengkap dengan membaca artikel ini sampai habis. Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (6/12), berikut enam contoh kata pengantar buku fiksi dan nonfiksi yang baik dan benar, lengkap dengan pengertiannya

Pengertian kata pengantar buku

Contoh kata pengantar buku freepik.com

foto: frepik.com

Kata pengantar buku adalah bagian awal suatu buku yang berisi tulisan pendahuluan yang disusun oleh penulis, editor, atau pihak terkait. Fungsinya adalah memberikan pengantar atau pengenalan kepada pembaca mengenai isi, latar belakang, serta tujuan dari buku yang akan dibaca. Kata pengantar ini seringkali menjadi jendela pertama yang membuka pandangan pembaca terhadap esensi karya tersebut.

Dalam karya fiksi maupun non fiksi, kata pengantar buku adalah sebuah bagian yang sangat penting dalam sebuah karya tulis. Fungsi utamanya adalah memberikan gambaran singkat kepada pembaca tentang isi, tujuan, dan konteks karya yang akan mereka baca. Dalam konteks buku fiksi, kata pengantar sering kali menciptakan suasana atau atmosfer cerita, sementara dalam buku nonfiksi, kata pengantar menyajikan informasi latar belakang, tujuan, dan metodologi yang digunakan.