Brilio.net - Seperti disebut-sebut selama ini, fluoride berfungsi menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mineral melindungi gigi dari "pembusukan" yang menyebabkan gigi berlubang sedikit demi sedikit. Padahal semua air mengandung fluoride alami. Sayangnya, jumlahnya tidak cukup untuk mencegah kerusakan gigi, menurut Centers for Disease Control (CDC). Maka dari itu, di Amerika Serikat, pihak berwenang menambahkan fluoride ke dalam air selama 70 tahun terakhir.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan atau Department of Health and Human Services (HHS) Amerika Serikat, baru-baru ini mengumumkan rekomendasi baru untuk menurunkan tingkat penambahan fluoride ke dalam air. Angka penurunannya dari kisaran 0,7-1,2 miligram per liter, menjadi hanya 0,7 miligram, yang menjadi tingkat optimal untuk fluoridasi air dalam sistem air masyarakat.

"Pemberian fluoride ke dalam air minum terbukti optimal mengurangi kerusakan gigi pada anak-anak dan orang dewasa," kata Sally Cram, seorang dokter gigi di Washingon DC, sekaligus juru bicara American Dental Association (ADA).

Rekomendasi aturan jumlah pemberian fluoride muncul karena HHS menyatakan gaya hidup orang sekarang sudah berubah. Orang menjadi lebih banyak mendapat "asupan" fluoride dari pasta gigi, cairan kumur, gel, dan suplemen lain.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Namun memang, orang tidak perlu kebakaran jenggot bila terlalu banyak mendapatkan fluoride. Fluoride tidak akan memberikan efek negatif pada kesehatan kamu. Hanya saja, terkadang gigi menjadi bermasalah.

Yang sedikit perlu diperhatikan menurut Shawn Sadri, dokter gigi kosmetik di New York City, adalah bila anak berusia di bawah delapan tahun mengonsumsi fluoride terlalu banyak bisa menimbulkan fluorosis gigi. Gejalanya adalah muncul bintik-bintik putih pada permukaan gigi. Menurut Cram, hal tersebut tidak akan benar-benar menyebabkan masalah kesehatan gigi lebih lanjut.

Cara bekerja fluoride adalah menghentikan atau bahkan membalikkan proses kerusakan gigi. Lubang gigi disebabkan oleh bakteri tertentu dalam mulut. Ketika seseorang makan gula atau karbohidrat, bakteri akan memproduksi asam yang menghilangkan mineral pada permukaan gigi. Fluoride membantu remineralisasi permukaan gigi dan mencegah gigi berlubang.

Kamu mau mendapatkan cukup fluoride? Pastikan kamu mengomunikasikannya dengan dokter gigi ya. Sebab, kebutuhan fluoride satu orang dengan orang lain berbeda, terutama mereka yang memiliki gigi berlubang.

BACA JUGA:

8 Hal yang perlu kamu tahu tentang pasta gigi dan cara pemakaiannya

Gigi tanggal pada orang dewasa pertanda mulai pikun

Malas sikat gigi bisa bikin kamu terkena serangan jantung, waduh!

5 Kebiasaan ini ternyata membahayakan gigimu

Bawang putih manjur usir sakit gigi, begini cara memakainya

Ini dia 5 cara ampuh alami memutihkan gigi

Atasi liur saat pemeriksaan gigi, mahasiswa ini bikin alat praktisnya

Mahasiswa UGM ubah cangkang telur ayam jadi pencegah kerak gigi

(brl/pep)