×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Ini temuan sumber air terbaru di Mars, bisa topang kehidupan manusia?

View Image

0

BRILIO » Ilmiah

Ini temuan sumber air terbaru di Mars, bisa topang kehidupan manusia?

Penelitian terbaru ini mengejutkan banyak kalangan.

16 / 01 / 2018

Brilio.net - Para ilmuwan mendeteksi delapan lokasi tempat endapan es dalam jumlah besar di lereng curam dekat permukaan Mars. Diduga lokasi itu sebagai sumber air potensial yang bisa menopang penempatan manusia di Mars pada masa mendatang.

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa sekitar sepertiga permukaan Mars mengandung es tanah dangkal yang kutubnya merupakan tempat endapan es besar. Penelitian yang telah dipublikasikan menggambarkan ketebalan lapisan es bawah tanah di sepanjang lereng hingga 100 meter tingginya di pertengahan garis lintang planet.

"Mengejutkan menemukan paparan es pada permukaan tempat-tempat ini. Di tengah garis lintang itu normalnya tertutup selimut debu atau regolith dengan batuan longgar pada bagian atas lapisan batuan dasar, kata periset geologi Colin Dundas dari bagian Geological Survey pada Astrogeology Science Center di Flagstaff, Arizona, Amerika Serikat, yang memimpin studi dikutip Reuters, Senin (15/1).

Para peneliti menggunakan gambar-gambar dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang sejak 2006 mempelajari atmosfer dan medan Mars, termasuk sejarah aliran air pada atau dekat permukaan. Temuan-temuan menunjukkan bahwa es bisa lebih banyak tersedia ketimbang yang diketahui sebelumnya untuk digunakan sebagai air pendukung misi eksplorasi robotik atau manusia pada masa mendatang, bahkan mungkin pembangunan markas permanen di Mars.

"Manusia membutuhkan air kemana pun mereka pergi, dan itu sangat berat kalau dibawa. Ide-ide sebelumnya adalah untuk mengekstrak air yang bisa digunakan manusia dari Mars adalah dengan menariknya dari atmosfer yang sangat kering atau memecah batu-batu yang mengandung air," kata ilmuwan planet Shane Byrne dari Lunar and Planetary Laboratory di University of Arizona, salah satu penulis hasil studi yang disiarkan di jurnal Science.

Loading...

"Di sini kami punya apa yang kami pikir merupakan air yang hampir murni terkubur di bawah permukaan. Kau tidak harus melihat solusi berteknologi tinggi," Byrne menambahkan.

"Kau bisa keluar dengan ember dan sekop dan mengumpulkan air sebanyak yang kau perlukan. Saya pikir ini semacam pengubah permainan. Ini juga lebih dekat dengan tempat-tempat manusia mungkin mendarat bukannya di tudung kutub yang sangat tidak layak huni," pungkasnya.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    83%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    17%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more