×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Potret perjuangan masa senja ini bikin terenyuh

0

Life

Potret perjuangan masa senja ini bikin terenyuh

Kata orang Jawa, 'Urip iku Urup', artinya hidup itu harus menerangi.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Yaka Ariyanta

02 / 11 / 2018 17:03

Kehidupan memang tidak seindah seperti drama FTV atau tak semudah kata-kata motivasi. Pada suatu titik kehidupan, kita akan bertanya pada diri kita, apa sudah kita lakukan sampai detik ini? Sudah seberapa jauh kita melangkah, seberapa keras kita mengejar cita-cita kita? Berapa kali kita jatuh bangun demi impian-impian kita. Entah itu ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMN, Polisi, Tentara, Dokter, Arsitek dan lain sebagainya. Tapi, bagaimana impian itu semua tidak terwujud? Apakah kita lantas bersedih, dan kemudian frustasi?

Berikut ini adalah potret perjuangan orang-orang pada masa senjanya yang bakal bisa membuat kita merenungi apa yang sudah Tuhan berikan untuk tetap semangat berusaha dan tidak menyerah.

1. Pak Min, seorang tukang patri keliling.

Potret perjuangan masa senja ini bikin terenyuh

Foto Instagram : @solo.ngangeni

Loading...

Perjuangan hidup seorang kakek tukang patri, pak Min namanya. Ia sudah 50 tahun menjadi tukang patri keliling di Solo. Biasanya ia bisa ditemui di sekitar pasar Nongko.

 

2. Pak Larno, penjual mainan tradisional keliling.

Potret perjuangan masa senja ini bikin terenyuh

Foto Instagram : @solo.ngangeni

Namanya Larno, ia adalah seorang pedagang mainan tradisional keliling. Di tengah anak-anak yang sibuk dengan gawainya, Larno tak pernah berhenti menjajakan dagangannya seperti gangsingan, kluntung-kluntung, gajah-gajahan dan lain sebagainya. Usianya sudah lebih dari 70 tahun, tapi semangatnya seperti remaja 17 tahun. Ia bisa ditemui sekitar jam 11 siang di bunderan Monumen Pers atau di sekitar Ngarsopuro, Surakarta.

 

3. Pak Ramto, tukang semir sepatu keliling yang sangat santun.

Potret perjuangan masa senja ini bikin terenyuh

Foto Instagram : @thoryc.id

Ramto merupakan tukang semir keliling di daerah sekitar Kampung Baru, Solo. Dengan penampilan sederhana serta bahasa santunnya, ia menawarkan jasa semir sepatu.

Urip iku Urup, artinya hidup itu harus menerangi. Memberikan cahaya untuk diri sendiri dan orang lain.  Hidup ini memang keras, terkadang kita menghadapi masalah, kemudian kita frustasi. Tapi percayalah Tuhan tidak pernah menguji kita di luar batas kemampuan kita. Dan terkadang juga, kita sering mudah mengeluh dan merasa dirinya paling menderita. Mungkin iya, tapi mungkin juga tidak. Semoga potret kecil perjuangan orang-orang pada masa senjanya di atas bisa kembali mencerahkan pikiran dan hati kita agar selalu semangat mengejar cita-cita.

Selamat merenung, selamat berjuang!

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Tags

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red