×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Nekat melamar kerja walau tidak ada lowongan? Siapkan dulu 3 poin ini

0

N/A

Nekat melamar kerja walau tidak ada lowongan? Siapkan dulu 3 poin ini

Memiliki profesi atau tempat kerja impian itu hal yang lumrah. Pertanyaannya, apakah kamu berani untuk mewujudkannya?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Mirza Wardana

12 / 10 / 2021 09:43

Sering kali, profesi dan tempat kerja impian justru yang paling jarang membuka lowongan pekerjaan. Jadi, bolehkah melamar walaupun mereka tidak buka lowongan? Mengapa tidak? Ini yang perlu kamu siapkan.

1. Letter of Interest.

Ini merupakan surat lamaran yang menggarisbawahi ketertarikan kamu akan berkarier di perusahaan itu di spesifik posisi/profesi tertentu. Ungkapkan saja, kenapa menjadi karyawan dan meniti karier di perusahaan impian kamu ini penting. Tentu dengan kelengkapan kualifikasi yang juga mendukung untuk dapat masuk dan diterima, ya.

2. Curriculum Vitae yang lebih lengkap, detail, dan spesifik.

Dalam Curriculum Vitae, susun kelengkapan data pendukung yang menggarisbawahi kenapa kamu adalah sosok yang kompeten, mampu, dan akan jadi aset yang baik untuk perusahaan itu. Artinya, pelajari detail perusahaan itu dan profesi yang kamu tuju, baru bisa kamu susun apa yang bisa kamu tambahkan sebagai highlight  dalam CV kamu. Selaraskan apa yang kamu mampu dengan visi yang kamu pahami tentang perushaan itu.

Loading...

3. Rapikan media sosial.

Di era digital seperti sekarang, begitu HRD atau pengambil keputusan di perusahaan itu tertarik, yang akan dicek dan dilihat adalah media sosial. Pastikan kamu mudah "ditemukan". Jangan kondisikan media sosialmu dalam keadaan private, dan pastinya isinya juga akan memukau, positif, dan bakal menarik perhatian perusahaan yang kamu tuju itu. Aktivitas yang tertampil pun selaraskan dengan profil profesi yang kamu mau di perusahaan itu.

Setelah ketiga hal itu siap, baru kirimkan e-mail. Konon HRD aktif mengecek e-mail di periode hari Senin-Rabu, Kamis dan Jumat adalah untuk koordinasi lainnya. Tapi memang setiap orang pasti punya sistem kerja sendiri. Amannya memang kirimkan e-mail di hari kerja.

Lalu, bagaimana menemukan contact person yang bisa kamu tuju?

Zaman sekarang di era digital, akan lebih mudah untuk mencari kontak HRD atau key person yang sekiranya akan membantu kamu dalam seleksi non lowongan terbuka ini. Bisa melalui media sosial kerja seperti linkedin, atau google pun memungkinkan. Dalam hal ini, kamu hanya membutuhkan niat dan usaha. Kalau memang benar ini impianmu, pasti jalan menuju itu pun, kamu rela mengeluarkan energi ekstra.

Perlu kamu pahami, ada risiko kalau e-mail kamu dalam hal ini mungkin tidak berbalas sama sekali. Tapi perlu kamu ingat, tiada hasil yang mengkhianati usaha. Jadi, mari mencoba!






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red