×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Merasa diremehkan saat menjadi karyawan baru? Simak 3 tips ini

0

N/A

Merasa diremehkan saat menjadi karyawan baru? Simak 3 tips ini

Ada beberapa indikasi yang perlu kamu perhatikan serta cara untuk menyikapinya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Mirza Wardana

19 / 12 / 2021 11:00

Mendapat pekerjaan baru pasti langsung membuat semangat. Tapi kalau jadi anak baru dan diremehkan rekan kerja, wah bisa jadi bikin motivasi menurun.

Terlebih dahulu kamu perlu untuk memahami prinsip lama yang masih berlaku sampai sekarang: "Tak kenal maka tak sayang". Evaluasi dahulu terkait diremehkan ini, alasannya karena kamu merasa demikian atau hanya karena belum kenal sehingga potensimu tidak dihargai.

Coba cek dulu sekitarmu. Secara psikologis, kedatangan anggota tim baru akan selalu membawa rasa insecure bagi anggota tim lama. Apalagi kalau ada rumor kalau gaji kamu setara, atau bahkan lebih dibanding mereka yang sebelumnya ada di dalam tim. Selalu ada kekhawatiran "tergusur" bagi rekan atau orang lama.

Nah, di bawah ini beberapa indikasi kalau kamu menjadi "korban" dalam hal ini, yaitu sebagai berikut.

- Kamu dituntut "bisa" atau "paham", tanpa ada training yang jelas.

Loading...

- Suka diminta jadi pengganti di waktu yang "seru", misalnya selalu harus piket di long weekend.

- Setiap ada proyek, kamu selalu jadi pelaksana, tanpa diajak meeting bersama. Ini adalah indikasi kalau ide kamu belum dianggap.

- Bos atau atasan jarang atau tidak pernah mengevaluasi.

Kalau sudah begini, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu sebagai berikut.

1. Selalu jadi orang yang ramah.

Kalaupun ada bahasa tubuh yang kurang ramah, kata-kata yang tidak disuka, atau apa pun yang kesannya meremehkan, tetap ramah dan jangan berubah, apalagi marah-marah. Kendalikan diri, tetap ramah.

2. Pahami batasan waktu diri. Knowing when enough is enough.

Berani tolak tugas piket pada waktu-waktu "seru". Kalau memang tugas tambahan itu ada insentif tambahan, dan kamu perlu tambahan itu, ya jalani. Tapi kalau tidak, atau kamu pun ada rencana keluarga, menolak bisa dilakukan.

3. Susun rekam jejak kerja, untuk kemudian bisa dibawa menghadap ke atasan, untuk minta evaluasi.

Bisa jadi bos hanya lupa. Dan tidak ada salahnya kalau kamu minta evaluasi. Kalau hasil evaluasi bagus dan ada perubahan, mungkin berikutnya kamu bisa diajak meeting brainstorming ide.

Sebenarnya, sangat wajar, sebagai anak baru, mendapat perlakuan diremehkan ini. Tinggal pembuktian diri, kalau kantor itu tidak salah merekrut kita. Selalu Semangat!





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red