Sebuah film animasi berjudul Bilal: A New Breed of Hero yang diproduksi di Arab siap menggebrak Hollywod dan pasar Amerika Serikat pada 2 Februari 2018 mendatang, setelah trailernya tayang pada 15 Januari lalu. Tentu saja ini menjadi hal menarik, di tengah fenomena Islamofobia negara-negara Barat, khususnya setelah AS dipimpin oleh Presiden Donald Trump. Film ini sendiri disutradarai oleh Ayman Jamal dan Khurram H Alavi sekaligus menjadi film dengan biaya produksi termahal yang pernah diproduksi di Timur Tengah, yakni mencapai 30 juta dolar.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, film animasi yang meski enggan disebut film bernuansa religi ini, mengambil tokoh sentral dunia Islam, Bilal Ibn Abi Rabah Radhiyallahu Anhu. Ia merupakan seorang sahabat terkemuka yang menjadi penolong dakwah Rasul dan dijanjikan masuk surga semasa hidupnya. Tim produksi pun melakukan riset mendalam bersama 11 peneliti selama 8 tahun lamanya, guna memastikan akurasi kejadian-kejadian di masa silam, sekitar 1400 tahun lalu.

Dibuat film animasi, kisah Bilal bin Rabah siap gebrak Hollywood

Dilansir Variety.com, film animasi Dubai ini memakai teknik seni tingkat tinggi dalam mendesain cerita guna menyampaikan sisi Islami dan pesan kepahlawanan yang sesungguhnya kepada penonton muda. Tentu saja, bagi umat muslim, film ini akan menjadi penyeimbang terkait pemahaman negatif dunia Barat terhadap Islam yang kerap dilekatkan dengan label radikalisme dan terorisme.

Dibuat film animasi, kisah Bilal bin Rabah siap gebrak Hollywood

Film ini mengisahkan perjuangan historis salah satu sahabat Nabi Muhammad untuk menaklukan tradisi lama yang korup, marak diskriminasi dan penindasan, lalu menggantinya dengan Islam yang penuh keadilan. Kehadiran film animasi ini juga dinilai tepat di tengah masih maraknya isu rasisme dan kelas di berbagai belahan dunia, sekaligus menjadi pembuka jalan bagi film animasi asal Timur Tengah untuk eksis di jagad perfilman dunia.

Kita nantikan tayang di Indonesia yah