×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kenali lebih dalam mengenai inner child dan cara menyembuhkan lukanya

0

Kepribadian

Kenali lebih dalam mengenai inner child dan cara menyembuhkan lukanya

Inner child adalah sisi kepribadian individu yang terbentuk dari pengalaman masa kecilnya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Juli Sarah

21 / 12 / 2020 14:45

Inner child adalah sisi kepribadian individu yang terbentuk dari pengalaman masa kecilnya. Inner child dapat diartikan juga individu yang masih bereaksi dan terasa seperti anak kecil atau masih terdapat sisi kekanak-kanakan dalam dirinya.

Inner child memiliki sisi yang positif dan negatif. Positif misalnya merasakan kebahagiaan, merasa nyaman, bersemangat, dan peristiwa yang menyenangkan yang dialami pada saat masa kecil. Sebaliknya, negatif yaitu seperti perasaan marah, kurang kasih sayang, memiliki perasaan trauma, dan peristiwa yang tidak diinginkan lainnya yang dialami pada saat masa kecil dan membuat inner child terluka.

Peristiwa pada masa lalu dapat membentuk kepribadian diri kita hari ini. Hal seperti itulah yang kita sebut sebagai inner child. Inner child bisa menjadi penghambat atau pendorong individu untuk tumbuh dan berkembang. Setiap individu pasti pernah mengalami keduanya, namun efek dan dampak yang didapatkan oleh setiap individu tentu saja berbeda, tergantung bagaimana individu menyikapinya.

Banyak individu yang tidak menyadari dan terus tumbuh semakin dewasa tanpa mengetahui lebih dalam tentang dirinya dan tanpa mengetahui bahwa inner child-nya masih terluka. Saat tumbuh dewasa, inner child yang terluka dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk perasaan dan perilaku negatif seperti merasa tidak dicintai, mudah cemas, sulit percaya orang lain, dan lainnya. Apabila inner child yang terluka terus dibiarkan dapat menghambat perkembangan diri individu sebagai orang dewasa.

Lalu, kenapa inner child dapat berpengaruh terhadap kepribadian dan perilaku individu ketika dewasa? Hal tersebut karena pengalaman masa kecil individu dapat memiliki efek destruktif pada masa kini. Inner child pada setiap orang adalah inti dari kepribadian yang terbentuk dari pengalaman-pengalamannya tentang bagaimana cara berperilaku yang didapatkan selama masa kanak-kanak.

Loading...

Apa yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan luka inner child?

1. Menyadari inner child.

Hal pertama yang dapat dilakukan yaitu menyadari sisi inner child yang terluka. Bagi sebagian individu mungkin sulit untuk mengingat-ingat masa lalu yang tidak menyenangkan. Namun, menguburnya dan tidak menyembuhkan inner child yang terluka hanya akan mendapatkan dampak negatif bagi diri individu yang dapat memunculkan perilaku-perilaku negatif.

2. Jalin komunikasi dengan inner child.

Setelah individu mengetahui inner child yang terluka dan permasalahan-permasalahan yang menyebabkannya, individu dapat menyisihkan waktu untuk berdialog dengan dirinya semasa kecil. Individu dapat mengucapkan kalimat-kalimat yang suportif dan menenangkan untuknya, misalnya: “Aku mencintaimu dan kamu sungguh berharga untukku.” 

3. Rangkul rasa marah dan sedih.

Ketika individu sedang berhadapan dengan inner child yang terluka sering kali perasaan amarah, kesal, dan sedih muncul, bahkan dapat tiba-tiba meluap di luar kendali. Tidak selamanya perasaan marah itu bersifat negatif, rasa marah adalah emosi yang normal dan sehat dalam keadaan tertentu. Perasaan ini wajar muncul ketika individu mengalami inner child yang belum terselesaikan.

4. Meditasi.

Meditasi dapat memberikan rasa tenang pada pikiran individu yang melakukannya. 

5. Cari bantuan profesional.

Tidak semua individu dapat berdamai dengan inner child yang terluka dalam dirinya sendiri. Jika tidak dapat melakukannya sendiri, individu dapat menemui psikolog untuk mendampinginya. Adanya psikolog yang mendampingi akan membantu proses rekonsiliasi menjadi lebih mudah.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red