×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kebiasaan menggunakan 8 bahasa tubuh ini baiknya dihilangkan

0

Kepribadian

Kebiasaan menggunakan 8 bahasa tubuh ini baiknya dihilangkan

Lebih baik melatih diri menggunakan bahasa tubuh yang lebih positif.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Istimrora Raka

04 / 02 / 2020 12:55

Terkadang kamu tidak sadar akan apa yang bisa dilakukan oleh kaki, tangan, atau ekspresi wajah kalau sedang ada di tengah-tengah keramaian. Bahkan mungkin tidak terlintas dalam pikiranmu bahwa hal-hal itu sebenarnya juga penting.

Bahasa tubuh sebenarnya bisa mengartikan banyak hal tentang kepribadian dan perasaanmu. Dengan memiliki bahasa tubuh yang baik mungkin juga bisa membantumu membuat kesan yang baik dan memudahkanmu dalam beberapa urusan. Tetapi kalau yang terjadi sebaliknya, bisa membuat orang ingin menghindarimu.

Ada kebiasaan bahasa tubuh tertentu yang sebaiknya kamu hilangkan karena efeknya lebih ke arah negatif pada kehidupanmu ataupun kehidupan sosial di sekitarmu. Ini dia bebrapa kebiasaan yang perlu dihilangkan tersebut.

1. Menyilangkan kaki atau lengan.

Menyilangkan kaki

Loading...

Sebenarnya wajar bagi banyak orang untuk menyilangkan tangan dan kaki ketika mereka duduk. Namun, jika kamu berbicara dengan seseorang, ini mungkin membuatmu terlihat lebih defensif. Hal itu bisa mengirim pesan bahwa kamu tidak terbuka untuk berinteraksi dengan orang lain atau mendengar apa yang mereka katakan, atau bahwa kamu seakan merasa tidak nyaman dengan kehadiran mereka. Jadi jagalah lengan dan kakimu agar tidak menyilang, sehingga kamu akan terlihat lebih dapat dipercaya.

2. Gelisah.

Gelisah

Entah hal ini merupakan kebiasaan ataupun hanya ekspresimu saat stres, tapi kamu harus mencoba untuk berhenti merasa gelisah. Contohnya, jika kamu memutar-mutar rambut, menyentuh cincin, mengetuk jari dan kaki, atau terus-menerus memeriksa arloji selama percakapan atau pertemuan penting, itu mungkin akan memperlihatkan kalau kamu sedang bosan dan sepertinya kamu lebih suka berada di tempat lain.

3. Mengusap leher belakang.

Mengusap Leher Belakang

Menggosok leher belakang mungkin adalah salah satu hal yang kamu lakukan untuk menghilangkan stres. Atau mungkin kamu hanya melakukannya untuk menghilangkan ketegangan di daerah itu, walaupun tidak ada yang membuatmu cemas.

Tapi bagaimanapun, hal ini juga ternyata tidak terlalu baik dan disarankan untuk menghindari melakukannya sebanyak mungkin. Karena hal itu bisa mengungkapkan kecemasan dan ketidaknyamananmu kepada orang lain.

5. Menggigit kuku.

Menggigit kuku

Kebiasaan lain yang menunjukkan kepada orang lain bahwa kamu gugup adalah menggigit kuku. Bisa jadi untuk beberapa orang hal ini membantu menghilangkan stres, tetapi tetap saja hal ini terkesan negatif.

Menggigit kuku dapat mengganggu orang yang kamu ajak bicara dan mereka bahkan mungkin menganggapnya menjijikkan. Lebih penting lagi, hal itu akan merusak keadaan kukumu. Dan karena orang di dunia ini sering kali menilai kita dari penampilan, tentu saja yang satu ini bisa meninggalkan kesan buruk.

6. Menunduk saat berbicara dengan orang.

Memnunduk Ketika Berbicara

Menghindari kontak mata dapat menunjukkan bahwa kamu kurang percaya diri atau tidak menyukai seseorang, dan ini bisa membuatmu terlihat tidak dapat dipercaya. Di sisi lain, menatap tajam ke mata orang lain juga dapat terlihat agresif dan membuat mereka merasa tidak nyaman. Jadi, lakukan serangkaian pandangan panjang dengan sesekali menunduk. Dibawa santai saja saat berinteraksi dengan seseorang.

7. Lupa senyum.

Lupa Senyum

Tersenyum adalah sesuatu yang sering kita lupakan untuk dilakukan, terutama dalam situasi formal. Padahal itu cara yang bagus untuk menunjukkan kepercayaan diri dan keterbukaan terhadap lingkungan sekitar. Dan itu juga bisa membuat orang lain akan balas tersenyum dan merasa lebih positif dan terbuka untukmu secara umum.

Namun, jangan memakai senyum palsu, apalagi yang kelihatan jelas kalau itu senyum palsu karena kamu berisiko dianggap tidak tulus dan tidak dapat dipercaya. Jadi, daripada murung terus dan muka ditekuk, lebih baik banyak tersenyum.

8. Terlalu kaku.

Terlalu kaku

Terlalu kaku juga membuatmu tampak seperti tidak tertarik berbicara dengan orang lain dan mendengar apa yang mereka katakan. Kekakuan itu juga bisa membuat mereka merasa tidak nyaman. Cobalah untuk menunjukkan antusiasme yang tulus dengan ekspresi wajahmu karena ini dapat membantumu untuk membuat kesan yang lebih positif.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red