×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Ini 4 penyebab diet gagal dan berat badan stuck

0

Kesehatan

Ini 4 penyebab diet gagal dan berat badan stuck

Bukan dietmu yang salah, tapi kamu sendirilah yang menyebabkan gagal diet.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Dewi Ermawati

08 / 11 / 2019 10:09

Sejak awal ketika ingin berdiet mungkin kamu sudah menanamkan pola pikir yang salah. Selalu menginginkan hal yang instan dan cepat saji seperti pikiran 'hari ini diet hari ini pula kurus'. Berhenti menanamkan pikiran instan dan cepat saji. Pelajari ilmunya lalu coba dengan beberapa tahap dan terus belajar cari apa yang dibutuhkan dan apa yang cocok dengan tubuhmu.

Nah, sekarang apa sih sebab diet itu gagal atau berat badan stuck? Dilansir dari channel YouTube Yulia Baltschun, berikut ini penyebab dietmu gagal dan berat badan stuck.

1. Terburu-buru.

Rata-rata ketika orang yang dietnya gagal adalah mereka yang baru sehari, seminggu, bahkan paling lama sebulan diet. Mereka berpikir ketika satu hari tidak makan makan hari itu juga akan kurus. Kamu sudah mengkalkulasi satu hari turun sekian kilogram, satu minggu turun 10 kilo misalnya, dan ketika tidak turun sesuai prediksi maka kamu akan merasa gagal diet. Padahal diet bukan matematika yang hasilnya pasti. Setiap tubuh memiliki kekebalan tubuhnya masing-masing.

2. Memaksakan teori.

Loading...

Bisa jadi kamu hanya tahu teori yang tidak sesuai kebenarannya lalu mencoba praktikkannya dengan cara memaksa. Teori yang sangat booming adalah sedikit makan maka akan cepat turun berat badan. Perlu kamu tahu jika tubuh bekerja berlawanan. Semakin sedikit makan maka semakin susah proses pembakaran lemak dan kalori.

3. Pola hidup yang berantakan.

Pola hidup menyangkut banyak hal. Yang perlu diperhatikan adalah segala aspek dalam keseharianmu. Ini karena gagalnya diet selalu berawal dari kembali mengulang kebiasaan buruk. Di bawah ini beberapa bagian mengenai pola hidup yang perlu kamu tanyakan kembali pada dirimu.

- Pola pikir: Seperti yang sudah diketahui, mindset menjadi penyemangat utama saat kamu merasa hampa, bosan dan sebagainya. Dalam dunia diet, pola pikirmu harus selalu di-setting positif agar tubuh tetap stabil dalam kondisi apa pun.

- Pola makan: Kamu juga perlu memperhatikan pola makan. Apakah pola makanmu sudah benar dengan gizi yang sudah sesuai, kombinasi makanannya sudah tepat, atau kalorinya terlalu rendah ataukah terlalu tinggi. Selalu intropeksi diri. Jangan mengeluh dan mudah menyerah. Berat badan stuck saat proses diet itu normal. Itu artinya tubuhmu bekerja dengan baik.

- Pola minum: Ini adalah hal yang paling sering disepelekan padahal pola minum sangat berpengaruh untuk kesuksesan diet.

- Pola tidur: Bagaimanakah pola tidurmu? Apakah kamu sudah tidur dengan benar dengan jam tidur sama atau justru kamu sering begadang serta tidur siang lebih lama dari tidur malam?

· Pola aktivitas: Apakah kamu olahraga? Jika iya, olahraga yang seperti apa yang kamu jalani? Terlalu berat atau malah terlalu ringan?

4. Overtraining.

Jangan kamu pikir olahraga sudah menjadi faktor penurun berat badan. Jika pola latihanmu extreme makan percuma saja, berat badanmu akan stuck. Nge-gym tiga jam, mengikuti banyak kelas kardio yang intensitasnya tinggi lalu main beban, dan malam hari masih pergi gym lagi.

Overtraining akan membuat berat badan stuck karena artinya badanmu masuk ke dalam fase stres. Setelah stres tinggi akan ada akibat yang dialami tubuhmu seperti kehilangan banyak otot, menjadi kurus kering, dan mudah sakit. Atau mungkin bisa juga semua yang kamu makan berubah menjadi lemak karena saat setreskortisol kamu juga ikut naik.

Kamu harus selalu observasi tentang tubuhmu mengenai apa yang salah dan tidak cocok untukmu. Diet nggak perlu terlalu berlebihan. Kamu lakukan saja dasarnya secara jangka panjang. Jika memang tidak ada, kamu bisa konsultasi kepada dokter.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red