×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Tips menghemat uang belanja kala pandemi Corona

0

Ekonomi

5 Tips menghemat uang belanja kala pandemi Corona

Foto: Nattanan Kanchanaprat dari Pixabay

Kamu harus pandai mencari cara berhemat di saat semuanya menjadi serba sulit.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

rose ratri

02 / 04 / 2020 12:05

Tidak ada seorang pun di antara kita yang membayangkan mengalami musibah pandemi virus. Gegara Convid-19, semuanya jadi berantakan. Sekolah diliburkan, kerja disuruh dari di rumah, sampai ibadah pun di rumah saja. Dalam situasi macam ini kalau tidak disiasati dengan baik akan menjadi semakin berantakan. Salah satu urusan penting yang mesti disiasati adalah uang belanja.

Kamu atau terutama ibu-ibu pasti pusing tujuh keliling bagaimana caranya dapur tetap ngebul di saat pemasukan sedang minim. Selain pemasukan minim, kamu pun tidak bebas pergi berbelanja di pasar atau supermarket. Oleh sebab itu, kamu mesti pandai mencari cara berhemat di saat semuanya menjadi serba sulit.

1. Masakan yang tidak habis jangan dibuang.

Biasanya kalau masakan tidak habis kamu langsung membuangnya keesokan harinya. Sebenarnya ini bisa disiasati dengan menyimpan makanan yang tidak habis di freezer. Jika kamu menyimpannya dengan benar, makanan itu tidak basi sehingga bisa diolah lagi dengan beragam bumbu lain atau dicampur pada masakan baru yang bisa 'nyambung'.

2. Simpan makanan kaleng sebagai bahan persediaan.

Loading...

Membeli makanan kaleng seperti ikan sarden kaleng bisa dijadikan bahan makanan persediaan. Makanan kalengan akan awet disimpan sehingga bisa diolah kapan saja. Seandainya kemudian tidak bisa pergi ke pasar saat bahan makanan segar habis, makanan kaleng bisa jadi alternatif yang baik.

3. Olah sayuran yang harganya relatif terjangkau.

Banyak sayuran yang memiliki harga relatif terjangkau. Biasanya ini adalah jenis sayuran lokal. Kangkung, bayam, sawi, kacang panjang adalah contoh-contoh sayuran lokal yang harganya tidak mahal. Selain murah, sayuran tersebut juga tidak kalah nutrisinya dengan bahan makanan lain yang lebih mahal.

4. Simpan bahan makanan di freezer.

Setelah berbelanja, ayam, daging, dan ikan bisa disimpan di freezer agar lebih awet sehingga bisa diolah sedikit demi sedikit. Agar tidak menimbulkan bau amis di ruang freezer, ayam, daging, dan ikan sebaiknya dibungkus plastik dengan baik atau disimpan di dalam wadah yang kedap udara.

5. Buat beragam masakan dari satu bahan.

Bahan makanan seperti ayam, daging, ikan, tempe, tahu, dan telur bisa diolah menjadi banyak jenis masakan yang nikmat dan lezat. Misalnya hari ini memasak semur ayam. Sisa ayam di freezer tiga hari kemudian dimasak opor. Variasi masakan yang berbeda-beda kendati bahan makanannya sama bisa dilakukan untuk menyiasati makanan yang monoton.

Mengolah bahan makanan secara benar dengan sedikit siasat tentu dapat menghemat bahan dan pengeluaran. Uang yang sedianya untuk berbelanja pun bisa dialihkan untuk mencukupi kebutuhan lain.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red