Brilio.net - Kehilangan orang tersayang sulit untuk diterima dengan mudah apalagi kalau ditinggal pergi selama-lamanya secara mendadak. Tak ada yang bisa memahami perasaan sedih akan kehilangan ini selain mereka yang pernah melaluinya. Butuh ketabahan dan keikhlasan agar mampu menerima ketentuan takdir yang telah ditetapkan oleh Tuhan.

Sama halnya yang dirasakan oleh Faraizzati Mohd Kamis. Wanita berusia 26 tahun ini harus kehilangan suaminya tersayang, Zaharuddin Abu Bakar pada Senin (10/12) malam secara mendadak, tanpa ada tanda atau karena sakit yang jelas. Lebih mengharukan lagi, malam terakhir sebelum suaminya pulang menemui penciptaNya, mereka sempat makan bersama.

"Selepas makan, suami cuma bangun untuk ke dapur minum air, tiba-tiba dia rebah pengsan di dapur rumah. Saya panggil ambulans dan dia telah disahkan meninggal dunia, kata Faraizzati saat menceritakan momen sebelum suaminya meninggal.

kisah Faraizzati © 2018 siakapkeli.my

Dikutip brilio.net dari siakapkeli, Selasa (11/12), jenazah Zaharuddin Abu Bakar akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Segamat, Johor, Malaysia hari ini usai menjalani pemeriksaan medis. Faraizzati yang dikabarkan tengah mengandung anak kedua memohon diberi kekuatan untuk menghadapi musibah yang menimpanya.

Loading...

Faraizzati mengungkapkan kesedihan yang ia rasakan lewat foto makanan yang ia unggah di Facebook. Dalam foto tersebut, ia menceritakan jika sang suami tercinta sempat menyantap masakannya sebelum akhirnya meninggal dunia.

kisah Faraizzati © 2018 siakapkeli.my

"Siapa sangka ini juadah terakhir yang dimakan arwah suami… Allahu Akhbar… sayu rasa hati… mohon dapat sedekahkan Al-fatihah buat arwah suami saya yang baru sahaja menghadap Illahi pd 10/12/2018 jam 11 malam tadi…

Mohon doakan semoga saya kuat hadapi dugaan Allah serta dapat menjaga amanah beliau yang berusia 3 tahun serta yang bakal lahir pada raya tahun hadapan… Al-fatihah…," tulis Faraizzati.