Brilio.net - Pepatah 'cinta itu buta' benar adanya. Buktinya, banyak pasangan yang menikah dengan perbedaan drastis seperti usia terpaut jauh, berbeda ras, atau ekonomi. Walaupun perbedaan menghadang, mereka tetap mengucap janji suci sehidup semati bersama. Langsung dari hati, cinta seperti inilah yang sejati.

Meski dari hati, kisah cinta pasti akan diwarnai beragam cobaan. Salah satu halangan yang paling sering terlihat adalah stereotip yang melekat kuat di diri seseorang saat menjalin asmara. Padahal, stereotip hanyalah generalisasi sifat secara umum yang bukanlah faktor valid penentu kepribadian. Sayangnya, stereotip ini tak bisa mudah dihilangkan begitu saja.

Kadangkala ada yang cintanya harus kandas di tengah jalan karena terbentur stereotip. Pandangan negatif masyarakat dan keluarga akan menjadi duri yang sangat menyakitkan.

Seperti apa stereotip umum yang sering menjerat orang saat menjalin asmara? Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Senin (30/3).

1. Cewek berpacaran dengan pria berusia jauh lebih tua.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Tak jarang dijumpai cewek yang berpacaran atau menikah dengan pria yang jauh lebih tua, bahkan hingga 19 tahun. Stereotip yang muncul adalah si cewek seorang Gold Digger atau matre. Cewek tipe seperti ini dinilai selalu menomorsatukan harta dan tahta si pria daripada cinta. Padahal bukan tak mungkin perasaan tulus cinta lahir dari si cewek untuk pria yang dianggapnya lebih mengayomi jika usianya lebih tua. 

2. Cewek atau cowok berhubungan dengan pria bule.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Cewek atau cowok yang berpacaran dengan bule memiliki stereotip bahwa si dia ingin memperbaiki keturunan. Dia seolah-olah tidak mempercayai genetik orang Indonesia. Baginya, hanya seorang bule sajalah yang pantas bersanding dengannya di pelaminan. Tapi tak semuanya seperti ini. Ada juga yang menikah dengan bule karena memang sudah jatuh hati. Cinta memang buta, banyak alasan di balik pernikahan antar ras yang tidak banyak diketahui publik.

3. Cewek atau cowok bekerja freelance.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Freelancer bekerja dari rumah mengandalkan laptop dan internet. Sayangnya, di mata tetangga, cewek atau cowok freelancer terlihat seperti pengangguran. Stereotip ini diperparah dengan gunjingan bahwa pekerja ini tak memiliki masa depan cerah.

4. Cewek atau cowok suku tertentu terkenal galak atau kasar.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Suku tertentu terkenal dengan gaya bicara yang blak-blakan. Sayangnya, ada stereotip yang mengatakan mereka juga sering bermain tangan dan galaknya minta ampun. Bahkan ada yang bilang, sekalinya marah, piring dan gelas bisa berterbangan dari dalam rumah.

5. Cewek punya karier cemerlang.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Bekerja dan memperoleh karier yang cemerlang adalah hak setiap orang. Sayangnya cewek jika mempunyai karier bagus malah jadi bahan gunjingan. Takutnya, tak ada cowok yang berani melamar karena kalah pamor. Cewek berkarier cemerlang ditakutkan malah mendominasi suaminya dan membuat pernikahan jadi tidak harmonis.

6. Cewek cantik pacaran dengan cowok biasa saja.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: shutterstock.com

Pasangan tipe seperti ini akan mendapat pandangan miring ketika sedang jalan-jalan. Si cowok akan dicap punya banyak duit, sedangkan si cewek dicap matre. Stereotip ini akan menguat ketika pasangan ini sedang main ke mal dan si cowok menenteng banyak tas belanjaan berisi item branded si cewek.

Membina hubungan yang langgeng membutuhkan cara bijak dan dewasa menyikapi stereotip yang menjerat ini. Sekarang bukan saatnya terjebak dalam kotak-kotak stereotip dalam melihat pasanganmu.

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara berbagai sumber

foto: Close Up

Stereotip hanyalah ilusi, bukan jati diri yang asli. Karakter asli akan terlihat setelah memalui proses PDKT yang Panjang. Memahami perbedaan karakter satu sama lain jadi kunci hubungan mesra yang kuat. Komunikasi memegang peran kunci.

Karenanya, wajib diperhatikan juga soal kebersihan mulut agar nafas tetap segar saat berkomunikasi. Bau tak sedap saat berbicara bisa mengganggu komunikasi, hingga membuat si dia ilfil dan mencap dirimu jorok. Let’s #SpeakUpForLove.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada dirimu. Untuk nafas segar, gunakan Close Up dengan 4 formula utama menjaga kesegaran yang tahan lama. Microshine crystal berguna untuk gigi yang lebih putih. Deep Cleaning Gel bertugas menjangkau bagian mulut terdalam.

Flouride memastikan tak ada gigi berlubang. Terakhir, Formula Anti-bacterial mouthwash membasmi kuman dan memberikanmu nafas segar selama 12 jam.

Ingin lebih percaya diri saat ngobrol dengan si dia? Cari tahu informasi lengkap tentang Close Up di sini.

 

6 Orang ini kerap jadi sasaran stereotip saat menjalin asmara