Brilio.net - Kegagalan dan kekecewaan terkadang bisa jadi sebuah pengalaman baru. Pelajaran agar kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama dan jadi lebih baik lagi kelak. Daripada terus murung meratapi nasib sedih, alangkah baiknya kamu mencari pedoman yang inspiratif dari kata-kata bahasa Jawa.

Kata-kata bagus bahasa Jawa mencakup banyak hal yang berkaitan tentang hidup. Nggak heran jika kata-kata ini bisa jadi panutan, suntikan motivasi, hingga pembelajaran dalam menjalani susahnya masalah hidup. Bahasa Jawa yang kerap dipakai orang zaman dulu pun identik pesan moral dari para tetua.

Bahasa Jawa dikenal menjunjung tinggi unggah-ungguhnya. Ada kalanya intonasi dan tata bahasanya yang unik, membuat bahasa Jawa kerap jadi obrolan santai hingga candaan. Bahasa yang satu ini sudah nggak asing lagi di telinga masyarakat era modern sekarang.

Penasaran seperti apa kata-kata bagus berbahasa Jawa yang bisa kamu jadikan inspirasi hidup? Berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Rabu (23/12).

Kata-kata bagus bahasa Jawa dan artinya.

Kata bagus bahasa Jawa © Instagram

Loading...

foto: Instagram/@dhicka_project

Filosofi hidup orang zaman dulu bisa jadi panutan hingga sekarang. Arti dan makna yang terkandung di dalam kata-kata bagus ini bisa menuntun kamu jadi lebih baik lagi.

1. "Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno." (Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)

2. "Rino wengi aku tansah kelingan, pengenku kowe tak sayang." (Siang malam aku selalu teringat, inginku kau kucintai)

3. "Gagal niku kuncine sukses, ben kegagalan iku ngajari kene ilmu." (Kegagalan adalah kunci kesuksesan. Setiap kesalahan mengajarkan kita ilmu)

4. "Pusaka ingkang paling sekti iku dudu tombak,pedang lan keris,pusaka kang paling sekti yaiku dumunung ing jati diri." (Pusaka yang paling sakti bukanlah tombak, pedang ataupun keris tapi terletak dalam diri sendiri)

5. "Sing lunga lalekna, sing durung teko entenana, sing wis ana syukurana." (Yang sudah pergi relakanlah, yang belum datang tunggulah, yang sudah ada syukurilah)

6. "Kadang mripat iso salah ndelok, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, tapi ati ora bakal iso diapusi." (Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah dengar, mulut salah bicara, tetapi hati tidak bisa dibohongi)

7. "Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo." (Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain)

8. "Wong menang iku wong sing bisa ngasorake priyanggane dhewe." (Orang yang menan adalah orang yang bisa melawan nafsunya sendiri)

9. "Adhang-adhang tetese embun, pasrah peparing marang gusti." (Setelah usaha dengan maksimal, kita juga harus pasrah pada Tuhan)

10. "Ra ono wong mulyo tanpo urip rekoso." (Tidak ada orang yang hidup sukses tanpa kerja keras)

11. "Aja milik barang kang melok." (Jangan tergiur barang yang berkilau)

12. "Urip iku urup." (Hidup itu hendaknya menyala atau memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita)

13. "mbeg utomo,andhap asor." (Boleh menjadi yang utama, namun tetap rendah hati)

14. "Senadyan aku sengit banget karo kowe, tapi roso ning ati ora iso di apusi. Roso tresno iki mung kanggo sliramu." (Walau sebenarnya aku sangat membencimu, perasaan di hati ini tidak bisa dibohongi. Rasa sayang yang ada di dalamnya hanyalah untukmu)

15. "Golek jodho ojo mung mburu endhaning warna, pala krama aja ngeceh-ngeceh banda." (Cari Jodoh jangan hanya memperhatikan warna kulitnya, tetapi juga hatinya)

16. "Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur." (Berpegang teguhlah pada mimpi. Mimpi yang mati ibarat burung yang sayapnya rusak dan nggak bisa terbang)

17. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti." (Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)

18. "Ra usah kakean cangkem, sing penting kui buktine." (Tidak usah banyak mulut, yang penting itu buktinya)

19. "Pondasine sukses iku integritas, yakin, amanah, karakter sing mulyo, tresno lan setia." (Pondasi kesuksesan adalah integritas, keyakinan, amanah, karakter, cinta, dan setia)

20. "Wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah." (Orang sabar rezekinya luas, mengalah hidup lebih berkah)

Kata-kata bagus bahasa Jawa, jadi suntikan motivasi.

Kata bagus bahasa Jawa © Instagram

foto: Instagram/@mashandoko_

Tidak ada manusia sempurna di dunia. Wajah jika kamu melakukan kesalahan, tapi ke depannya jangan sampai terulang lagi.

21. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu." (Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)

22. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mblancangi, dhuwur tan nungkuli." (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi)

23. "Yen kowe tresna mung amarga rupa, banjur kepiye anggonmu tresna marang gusti kang tanpa rupa?" (Kalau Kamu cinta hanya karena wajah, lalu bagaimana kamu mencintai Tuhan yang tanpa rupa?)

24. "Urip ing dunyo iki mung sedelok. Kabeh iku yak opo caramu ngadepi ujiane gusti Allah." (Hidup di dunia ini hanya sebentar. Semuanya tinggal bagaimana caramu menghadapi ujian dari Allah)

25. "Sukses lan gagal iku bagian tekan urip, Ojo leren lan dilakoni terus nganti sukses." (Sukses dan gagal adalah bagian dalam kehidupan. Jangan menyerah dan dijalani saja sampai sukses)

26. "Basa iku busananing bangsa." (Budi pekerti seseorang bisa terlihat dari tutur kata yang diucapkannya)

27. "Ngeluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bhanda." (Berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta)

28. "Kebo nyusu gudel." (Tidak ada yang salah apabila orang yang lebih tua meminta petunjuk atau diajari oleh yang lebih muda)

29. "Ngilo marang ghito’e dewe." (Berkaca barangkali aneh sendiri)

30. "Yen kabih wis ginaris nyata, aja nganti ana ati sing rumangsa sengsara narima pacoba." (Jika semua sudah menjadi ketentuan Tuhan, jangan ada lagi hati yang merasa sedih disaat menerima cobaan)

31. "Akeh wong sing ngrasake tresna, namung mek setitik wong sing ngrasakne hakekate tresna." (Banyak orang yang bisa merasakan cinta, tapi hanya sedikit orang yang bisa merasakan hakikat dari cinta)

32. "Cuplak andheng-andheng, yen ora pernah panggonane bakal disingkirake." (Orang yang menyebabkan keburukan maka semua kebaikannya akan terhapus)

33. "Gusti paring mergi kangge tyang ingkang purun teng merginipun." (Tuhan akan memberikan jalan, bagi mereka yang mengikuti jalan kebenaran)

34. "Aku ancene wedi kelangan kowe, namung aku luweh wedi yen kowe ora nemu kebahagiaan gegara aku." (Aku memang takut kehilanganmu, namun aku lebih takut jika kamu tidak menemukan kebahagiaan hanya karena aku)

35. "Eling lan waspada, sadar lan sabar, setiti lan ngabekti, sumeleh tur sareh." (Ingat dan waspada, sadar dan sabar, hemat dan mengabdi, ikhlas dan tenang)

36. "Sapa wani rekasa, bakal nggayuh mulya." (Siapapun yang bersungguh-sungguh dalam usahanya pasti akan meraih kemulyaan)

37. "Kebo sapi dikeluhi, uwong dikandani." (Jika kerbau atau sapi dalam melakukan sesuatu perlu dicambuk, berbeda dengan orang atau pribadi manusia yang hanya diajak berbicara saja untuk bertindak)

38. "Beras kui bakale soko pari, kandas kui asale soko ngapusi." (Beras itu ada dari padi, putus cinta ada dari sebuah kebohongan)

39. "Kegedhen endas kurang utek." (Orang pandai bukan hanya soal intelegensi saja, melainkan pandai dalam menempatkan dirinya serta pandai membaca situasi yang terjadi)

40. "kawula namung saderma.mobah-mosik kersaning hyang sukmo." (akukan semua sebisa mungkin, setelah itu serahkan kepada Tuhan)