Brilio.net - Ketika kamu sedang merasakan kesedihan, kamu butuh teman untuk berbagi pikiran. Sayangnya tidak semua orang mau dan sempat menjadi teman curhat buat kamu. Pada akhirnya kamu justru bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Di satu sisi ingin terus berjuang optimis, satu sisi lain kamu takut patah semangat.

Manusiawi jika kamu merasakan hal itu. Tapi alangkah baiknya jika kamu bisa merubah kesedihan itu. Kamu bisa meluapkan emosi kamu dengan cara lain. Salah satu cara sederhana yang bisa kamu pakai adalah dengan membaca dan menulis kata-kata sedih. Bukan berniat alay atau hiperbola, tapi itu sebagai bentuk usaha.

Agar terlihat beda dari kata-kata sedih lainnya, kamu bisa memilih untaian kalimat bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang sudah banyak dimengerti orang lain. Bahasa Jawa diyakini mampu mengubah kalimat sedih jadi terlihat lebih santai dan bernada humor. Alhasil rasa sedihmu akan tersamarkan jika kamu menggunakan bahasa Jawa.

Berikut kata-kata sedih bahasa Jawa, pilihan tepat untuk mengekspresikan kegalauan hati yang brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Jumat (4/9).

Kata-kata sedih bahasa Jawa, singkat tapi penuh makna. 

sedih bahasa Jawa instagram

Loading...

foto: Instagram/@boucinners

Perasaan sedih itu bisa muncul jika ada keinginan yang tidak sesuai harapan. Semua masalah bisa terkait cinta, mimpi, hubungan keluarga, dan lainnya.

1. "Aku wes ra kuat. Tresno seng tak bangon kawet 0 karo kowe, mbok ambrokne ngnono wae."

(Aku sudah tidak kuat. Cinta yang aku bangun dari 0 bersama mu, kamu robohkahkan begitu saja)

2. "Kabeh uwong kui duwe kekurangan."

(Semua orang itu punya kekurangan masing-masing)

3. "Pangarapku marang sampeyan bubar nyritakake sapa sejatine sampeyan."

(Harapanku kepadamu hilang setelah tahu siapa kamu sebenarnya)

4. "Isih tetep bertahan karo kowe sing tiap dino klarani aku."

(Masih bertahan sama kamu yang setiap hari menyakiti aku)

5. "Pangarepan iku sumbere lara ati."

(Keinginan adalah akar dari semua sakit hati)

6. "Abot dipikul bareng, enteng digowo bareng, nek abot loro karone dipaketno ae."

(Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, kalo sama sama berat dipaketin aja)

7. "Nelongso rasane, sing tak tresno ono sing nduwe."

(Sedih rasanya, yang aku cinta sudah ada yang punya)

8. "Aku pengin ndhelik ing endi wae. Donya iki kebak goroh."

(Aku ingin bersembunyi di suatu tempat. Dunia ini penuh dengan kebohongan)

9. "Arep pie wae sikapmu neng aku, aku tetep nerimo meski atiku ngenes, mergone aku iki sayang."

(Arep pie wae sikapmu neng aku, aku tetep nerimo meski atiku ngenes, mergone aku iki sayang)

10. "Lorone untu ono mantri seng iso ngobati, tapi lorone ati sampek mati ra iso lali."

(Sakitnya gigi ada dokter yang bisa mengobati, tapi sakitnya hati sampai mati gak bisa melupakanya)

11. "Ora penting mikir malam mingguan, seng penting malam lamaran."

(Tidak penting memikirkan malam minggu, yang penting adalah malam lamaran)

12. "Saking suwe ngejomblo oleh sms teko operator langsung tak balesi ‘Entuk nomerku teko sopo?"

(Saking lamanya menjomblo, dapat sms dari operator langsung aku balas 'dapat nomorku dari siapa?')

13. "Nek enek uwong sing nglarani kowe, ojo pernah mikir dinggo mbales. Ngguwak-ngguwak tenogo, sinau ikhlas ya."

(Kalau ada orang yang sudah melukaimu, jangan pernah berpikir untuk membalasnya. Menghabiskan tenaga saja, belajarlah untuk ikhlas)

14. "Aku lagi sedih amarga ditinggal lungo karo sedulurku."

(Aku baru merasakan sedih karena ditinggal saudaraku)

15. "Suwon wes tau gawe aku seneng."

(Terima kasih sudah pernah membuat ku bahagia)

16. "Rasane wis kesel banget nyoba amarga kabeh sing tak coba mung muspra."

(Rasanya lelah untuk berusaha karena semua yang aku usahakan hanya sia-sia)

17. "Ojo ragu mecahno masalah, kecuali nek onok tulisan, 'Mecahno tuku'."

(Jangan ragu untuk sekedar memecahkan msalah, kecuali kalu ada tulisan 'Memecahkan berarti membeli')

18. "Aku rumangsa wedi ngrasakne seneng amarga saben aku seneng, ana sing ala mesthi kedadeyan."

(Aku merasa takut merasakan bahagia, karena setiap aku bahagia pasti ada saja musibah yang terjadi)

19. "Ora ana sing luwih nggawe lara ati ketimbang ndelok kancamu alon-alon nggantike kowe karo sing liyane."

(Tidak ada yang lebih sakit daripada melihat temanmu perlahan-lahan menggantikan dirimu dengan teman yang lain)

20. "Aku sing loro ati, ngopo wong liyo sing mbok obati?"

(Aku yang sakit hati, kenapa orang lain yang kamu obati?)

Kata-kata sedih bahasa Jawa dan artinya, bikin hati lebih tenang.

sedih bahasa Jawa instagram

foto: Instagram/@kha31ris

Sedih itu bisa dirasakan oleh semua orang, termasuk kamu. Namun jangan terlalu meratapi kesedihan itu berlebihan.

21. "Kowe pancen pinter nggawe uwong sayang. Tapi, ngopo kowe kok malah ninggalke aku pas lagi sayang-sayange?"

(Kamu memang pandai membuat orang sayang, tapi mengapa kamu meninggalkanku di saat aku sayang banget sama kamu?)

22. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

(Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelumnya)

23. "Bukane ngadoh, aku mung njagani awakku dhewe ben ora kok gawe sak penake."

(Bukannya menjauh, aku hanya menjaga diriku supaya tidak kamu perlakukan seenaknya)

24. "Kenopo kowe isih bertahan karo wong sing wis nglarani kowe? Opo kuwi sing jenenge sayang?"

(Mengapa kamu masih bertahan pada orang yang telah menyakitimu? Apakah itu yang dinamakan sayang?)

25. "Kudu semangat masio gak ono sing nyemangati."

(Harus semangat walaupun tidak ada yang menyemangati)

26. "Wong diapiki mesti bakal mbales ngapiki nek wes diapiki tapi malah ngalarani mungkin udu wong."

(Orang dibaiki pasti akan membalas dengan kebaikan, tapi ternyata justru menyakiti itu berarti bukan orang)

27. "Pacar iku kudu kuat bareng-bareng nglakoni urip."

(Pacar itu harus kuat bersama menjalani hidup)

28. "Ana sing marakke aku loro ati, yaiku sikapmu marang awakku."

(Ada hal yang membuat hatiku sakit, yaitu sikapmu padaku)

29. "Tak nikmati urep iki, meskipun wingi uwes milih uwong seng salah. Aku yakin sesok uleh gantine seng lebih apik."

(Kunikmati hidup ini, meskipun kemarin sudah memilih orang yang salah. Aku yakin besok mendapatkan penggantinya yang lebih baik lagi)

30. "Aku nangis dudu mergo aku gembeng. Tapi, aku nangis mergo wis kesel etok-etok kuat terus."

(Aku menangis bukan karena aku cengeng. Akan tetapi, aku menangis karena telah lelah pura-pura kuat dalam waktu yang lama)

31. "Seng modus dipercaya sing tulus malah digawe sengsara."

(Yang modus malah dipercaya tapi yang tulus justru dibuat sengsara)

32. "Umpama pacar iso di-download, aku bakalan ora jomblo."

(Seandainya pacar bisa didownload, aku pasti nggak jomblo)

33. "Aku wis lilo kowe dai nggone wong liyo."

(Aku sudah ikhlas kamu jadi milik orang lain)

34. "Ana siji wae sing bisa mbok tindakake kanthi apik, yaiku ngremukke ati."

(Hanya satu hal yang bisa kamu lakukan dengan baik, yaitu meremukkan hati)

35. "Koyone aku seng terlalu ngarep, dadi saiki yo aku seng loro ati. Mergone tresnoku ra mbok ajeni."

(Mungkin aku yang terlalu berharap, sehingga sekarang aku yang sakit hati. Karena cintaku tak kau hargai)

36. "Es degan, enak rasane, kembang melati, aja dipangan, nek arep dolanan ajan eng kene. kiye ati udu lapangan."

(Es kelapa, rasanya enak, bunga melati, jangan dimakan, kalau mau mainan jangan di sini. Ini hati bukan lapangan)

37. "Dudu jarak sing nggawe awake dewe pisah, nanging sikapmu kui sing saiki uwis bedho."

(Bukan jarak yang membuat kita terpisah, tapi sikapmu yang sekarang sudah berubah)

38. "Nelangsa rasane, sing tak tresno ono sing nduwe."

(Sedih rasanya, yang aku sukai sudah ada yang punya)

39. "Pacar iku kudune mendoakan ora malah menduakan."

(Pacar itu harusnya mendoakan, bukan malah menduakan)

40. "Galau kui mung perasaan ati ku seng amburadul."

(Galau itu hanya perasaan hatiku yang sedang bubrah)